Palembang, LamanQu.Com – DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Kelas Memasak Riang Gembira bersama Bunda Rayya di Kantor DPD PDI Perjuangan Sumsel, Sabtu (7/2/2026). Kegiatan ini diikuti ibu-ibu dan anak muda sebagai upaya meningkatkan keterampilan memasak sekaligus mempererat kebersamaan.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pengurus dan kader PDI Perjuangan Sumsel, di antaranya Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumsel sekaligus Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel Ilyas Panji, Bendahara DPD PDI Perjuangan Sumsel Made, Indrawan, serta para fungsionaris DPD PDI Perjuangan Sumsel lainnya.
Kegiatan yang diikuti sekitar 55 peserta dengan rentang usia 17 hingga 32 tahun ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Para peserta tidak hanya mendapatkan ilmu kuliner secara langsung dari praktisi profesional, tetapi juga menjalin silaturahmi dengan sesama peserta.
Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel, H. Devi Suhartoni, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen partai untuk lebih dekat dengan masyarakat, khususnya kaum perempuan dan generasi muda.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bunda Rayya yang telah berbagi ilmu dan pengalamannya secara profesional di bidang kuliner. Kelas memasak ini kami gelar menjelang bulan Ramadan agar peserta memiliki bekal keterampilan, terutama dalam menyiapkan makanan berbuka puasa,” ujar Devi Suhartoni.
Lebih lanjut dia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi wadah silaturahmi sekaligus sarana pemberdayaan masyarakat.
“Kami ingin ibu-ibu dan anak muda mengikuti kegiatan ini dengan suasana gembira. Ke depan, kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan, termasuk kelas-kelas keterampilan lainnya serta pengembangan UMKM di Sumatera Selatan,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kebudayaan dan Pendidikan DPD PDI Perjuangan Sumsel sekaligus Ketua Panitia, Tunteja, mengatakan kelas memasak ini merupakan agenda partai untuk mendekatkan diri dengan generasi muda dan ibu-ibu.
“Kegiatan ini digagas langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel. Kami ingin menunjukkan bahwa PDI Perjuangan terbuka untuk masyarakat umum,” jelas Tunteja.
Ia menjelaskan, pendaftaran dilakukan melalui Google Form selama tiga hari dan berhasil menjaring 55 peserta, melebihi target awal sekitar 50 peserta.
“Ini merupakan bentuk apresiasi dari Ketua DPD kepada anak-anak muda yang aktif dan ingin belajar. Hasil dari pelatihan ini nantinya akan kami seleksi untuk dilibatkan dalam Bazar Ramadan, sehingga membuka peluang usaha di bidang kuliner,” tambahnya.
Selain kelas memasak, DPD PDI Perjuangan Sumsel juga akan menggelar berbagai kegiatan kepemudaan lainnya, seperti olahraga, pemberdayaan UMKM, serta kegiatan sosial Jumat Berbagi atau Jumat Marhaen yang rutin dilaksanakan oleh seluruh DPC di 17 kabupaten/kota.
“Setiap Jumat, minimal disiapkan 100 porsi makanan gratis untuk masyarakat. Kegiatan ini murni dari dana pribadi para kader dan anggota dewan. Jika ada yang ingin berbagi lebih, kami persilakan,” katanya.
Tunteja menegaskan, seluruh kegiatan tersebut merupakan bentuk pelaksanaan arahan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri agar kader partai selalu dekat dengan rakyat melalui aksi nyata.
“Sesuai arahan Ketua Umum, kami diminta untuk benar-benar hadir di tengah masyarakat. Itu kami wujudkan melalui kegiatan riil, seperti pelatihan keterampilan, kegiatan sosial, hingga penanaman pohon yang rutin kami lakukan setiap tahun,” pungkasnya.




