• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Kamis, Februari 12, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home Opini

Lentera di Sudut Burjo; Menggugat Syahwat Korporasi, Membela Ekonomi Rakyat

Reporter Editor Sumsel
23 Desember 2025
Lentera di Sudut Burjo; Menggugat Syahwat Korporasi, Membela Ekonomi Rakyat
Bagikan ke Whatsapp

Warung rakyat tak butuh insentif pajak triliunan untuk memberi makan jutaan orang. Mereka hanya butuh negara berhenti merusak tanah tempat mereka berpijak.

 

Oleh: Ki Edi Susilo

(Penikmat Kopi Hitam dengan Sedikit Gula)


LamanQu.Com – MALAM merayap di sebuah Burjo. Di depan saya, segelas kopi hitam dengan sedikit gula, setia dengan pahit yang jujur dan manis yang malu-malu. masih mengepulkan uap tipis. Di sela sesapan, saya memperhatikan sekeliling, seorang pengemudi ojek daring yang kepalanya terkantuk-kantuk, mahasiswa yang dahinya berkerut menghitung sisa koin di saku, dan kepulan asap mi instan yang menari di bawah lampu neon 25 watt.

Tiba-tiba saya terperangah. Di meja kayu yang agak goyang ini, saya menemukan sebuah kebenaran yang sering kali dikubur hidup-hidup oleh laporan statistik mentereng di meja-meja birokrasi. Di sini, di warung-warung “kaum kalong” seperti Burjo, Warteg, Angkringan, dan Warung Madura yang nekat terjaga 24 jam, denyut nadi ekonomi rakyat yang sesungguhnya berdenyut. Mereka adalah malaikat penjaga yang memastikan perut rakyat kecil tetap terisi ketika negara sedang terlelap atau mungkin, sedang sibuk meracik narasi “hilirisasi” yang sering kali hanya manis di telinga para pemodal.

Namun, di balik kehangatan ini, rasa pahit kopi saya berubah menjadi getir yang lain. Di bawah bayang-bayang narasi besar keberlanjutan dan lompatan menuju negara maju, tanah air kita justru sedang dipaksa melayani nafsu korporasi yang tak pernah kenyang.

Kita menyaksikan ironi yang perih, banjir bandang di Sumatera yang kini jadi Sorotan dunia adalah “surat cinta” dari eksploitasi yang ugal-ugalan. Hutan digunduli dan perut bumi dirobek demi angka pertumbuhan yang hanya dinikmati segelintir orang. Pemerintah ini harus sadar bahwa memberikan izin HGU dan IUP secara serampangan bukan sedang membangun negara, melainkan sedang menggali kuburan bagi masa depan ekologi kita. Korporasi raksasa datang seperti kekasih yang penuh janji investasi, namun begitu laba dikeruk dan alam hancur, mereka bisa dengan mudah melipat koper. Sementara rakyat? Mereka tetap di sana, berenang dalam lumpur sisa tambang, hanya bisa bersandar pada kebaikan pemilik Burjo untuk sekadar “bon” sepiring nasi.

Konstitusi kita, melalui Pasal 33 UUD 1945, mengamanatkan Ekonomi Pancasila, sebuah simfoni yang disusun atas asas kekeluargaan. Namun hari ini, yang terdengar justru orkestra “Ekonomi Kanibal”. Negara tampak lebih tunduk pada bisikan oligarki ketimbang melindungi pedagang mikro yang secara heroik menjadi jaring pengaman sosial tanpa perlu disubsidi APBN.

Pikirkan ini dengan jernih, sebuah Warung Madura yang buka 24 jam tidak butuh insentif pajak triliunan, tidak butuh membabat hutan lindung, dan tidak pernah mem-PHK karyawannya saat bursa saham rontok. Mereka adalah ekonomi yang mandiri, tahan banting, dan yang terpenting, manusiawi. Jika pemerintahan saat ini benar-benar membawa semangat “keberlanjutan”, maka keberlanjutan itu seharusnya dimulai dari meja-meja angkringan, bukan dari lubang-lubang tambang.

Maka, dari meja Burjo yang sederhana ini, saya melontarkan tuntutan yang mungkin terdengar gila bagi para teknokrat.

Negara harus berani melakukan moratorium 75 tahun terhadap izin-izin konsesi baru, HGU, dan pertambangan*.

Cukup sudah kita menjadi bangsa yang hanya pandai menjual “badan” tanah air dalam bentuk mentah. Sudah saatnya penguasa bertobat dari kecanduan investasi ekstraktif dan beralih fokus total pada sektor riil ekonomi rakyat. Lindungi Warung Madura dari kepungan retail modern yang rakus lahan. Beri akses modal bagi pemilik Warteg agar tak tercekik rentenir. Pastikan para pahlawan ekonomi 24 jam ini mendapatkan jaminan keamanan, bukan malah dijadikan objek pungutan liar di jalanan.

Jika negara punya nyali untuk benar-benar berdaulat, berhentilah sibuk memoles citra di atas kerusakan alam. Mulailah memastikan rakyat bisa hidup bermartabat di atas tanahnya sendiri tanpa perlu takut banjir kiriman dari konsesi korporasi.

Kopi hitam saya sudah dingin. Rasa pahitnya tertinggal di lidah, namun kegelisahan ini harus tetap membara. Sebab, jika lentera-lentera di sudut jalan ini akhirnya padam karena kebijakan yang buta, maka saat itulah sejatinya bangsa ini sedang menuju kegelapan yang sesungguhnya.

Tags: Kopi hitamLentera di Sudut Burjo
ADVERTISEMENT
Previous Post

Akselerasi Budaya Kerja Inovatif, AoC RU III Perkuat Sinergi Lewat Interactive Movement Program

Next Post

PT Bukit Asam Gelar Khitanan Massal untuk Anak-anak Warga Kertapati dan Karang Anyar

Editor Sumsel

Info Terkait

Khasiat Minum Kopi Hitam Tanpa Gula

Khasiat Minum Kopi Hitam Tanpa Gula

17 Agustus 2020
Edisi Gagasan Kopi Hitam, Rumah Perjuangan Ir H Eddy Santana Putra, MT (Bagian I)

Edisi Gagasan Kopi Hitam, Rumah Perjuangan Ir H Eddy Santana Putra, MT (Bagian I)

6 Agustus 2019

Berita Terbaru

Komisi IV DPRD Palembang Terima Audiensi FORKESI, Dorong Penguatan Perlindungan dan Layanan Anak Berkebutuhan Khusus

Pembela Egy Sudjana Sumsel Minta Kapolri Segera Proses Laporan Dugaan Pencemaran Nama Baik Egy Sudjana

Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Tuai Polemik, DPRD Palembang Minta Dikaji Ulang

Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Dorong Penegakan Hukum Tegas terhadap ODOL di Sumsel

Muktamar Ke-33 PII di Palembang Bakal Pilih Ketum Baru

Warga Royyan Mulya Dukung Penyelesaian Santun, Apresiasi Respons PT TSM

Penetapan Tersangka Dugaan Tipikor Kegiatan Pendistribusian Semen di Provinsi Sumsel Oleh Distributor PT KMM

Hari Pers Nasional, Kilang Pertamina Plaju Perkuat Sinergi Media dalam Mendukung Kedaulatan Energi Negeri

Bidik Pembinaan Berkelanjutan, KSMI Kota Palembang Susun Arah Besar Sepak Bola Mini

Berita Populer

Peringati Isra Mi’raj dan Sambutan Ramadhan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bapenda Palembang Perkuat Silaturahmi

Peringati Isra Mi’raj
Reporter YN
5 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palembang, Dian Marhaen, menggelar kegiatan syukuran yang...

Read more

Dit Intelkam Polda Sumsel Lakukan Kurvei (Bersih-Bersih) di Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

kegiatan kurvei
Reporter YN
6 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Personel Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intelkam) Polda Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan kurvei atau bersih-bersih di kawasan...

Read more

Kompetensi First Aider Jadi Pilar Pencegahan Risiko Operasional di Kilang Plaju

Kompetensi First Aider Jadi Pilar Pencegahan Risiko Operasional di Kilang Plaju
Reporter YN
5 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan operasional sekaligus melindungi setiap pekerja di lingkungan...

Read more

Jose Rico Sukses Besarkan Brand Earthy Genova Memikat Pasar Lokal dan Ekspor

Brand Earthy Genova
Reporter UMR
7 Februari 2026

Bandung, LamanQu.Com - Produk Earthy Genova adalah brand fesyen berasal dari Kota Bandung yang berfokus memakai bahan denim, dengan kualitas...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In