• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Kamis, Februari 12, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Dari Ngulak ke Panggung Nasional: Kisah Tasya, Pembawa Obor Peparprov Sumsel yang Menyalakan Harapan

Reporter YN
2 November 2025
Pembawa Obor Peparprov Sumsel
Bagikan ke Whatsapp

Musi Banyuasin – Malam di Stable Horse, Sekayu, Sabtu (1/11/2025), bukan sekadar pesta olahraga. Ketika obor Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) ke-V Sumatera Selatan dinyalakan, cahaya itu tak hanya membakar semangat 751 atlet disabilitas dari 17 kabupaten/kota, tapi juga menyorot satu sosok muda berhijab yang menjadi simbol harapan: Tasya Permata Sari, atlet para bulu tangkis asal Musi Banyuasin.

Dengan langkah mantap dan senyum penuh keyakinan, dara berusia 21 tahun itu membawa obor ke panggung utama, puncak seremoni yang membuat ribuan pasang mata terpaku.

“Senang sekali rasanya diberi kepercayaan menjadi pembawa obor. Orang tua hadir langsung, dan saya merasa sangat bangga,” kata Tasya dengan mata berkaca-kaca, usai acara pembukaan.

Tasya lahir di Ngulak, Musi Banyuasin, 2 Oktober 2004, sebagai anak bungsu dari empat bersaudara, dari pasangan Herman Sawiran dan Wasilawati. Hidup sederhana tak pernah menjadi penghalang, tetapi justru jadi bahan bakar perjuangannya.

“Menjadi disabilitas saat remaja itu sulit. Saya dulu minder, bahkan sempat tidak mau melanjutkan sekolah setelah SMP,” kenangnya.

Keputusan untuk tinggal di Sentra Budi Perkasa Palembang menjadi titik balik. Awalnya Tasya hanya mengikuti pelatihan menjahit, tapi di sela waktu, ia sering bermain bulu tangkis, hobi masa kecil yang pelan-pelan membuka jalan menuju dunia baru.

Bakatnya tak luput dari mata pelatih NPCI Sumatera Selatan, yang kemudian menawarinya latihan serius.
“Tahun 2019 saya ikut kejuaraan provinsi, tapi kalah. Waktu itu pelatih saya, Pak Tomo, bilang jangan menyerah. Dari situlah saya mulai latihan sungguh-sungguh,” ujarnya.

Kerja keras Tasya berbuah manis. Di bawah pembinaan NPCI Sumatera Selatan, teknik dan mentalnya tumbuh pesat. Ia membalas kekalahan masa lalu dengan torehan emas di Peparnas Papua 2021, dan kembali mempersembahkan emas di Peparnas Solo 2024.

Kini, bulu tangkis bukan sekadar olahraga, tetapi bagian dari jati dirinya. “Dulu saya sering merasa tidak percaya diri. Tapi jadi atlet membuat saya lebih kuat dan bahagia. Saya bisa punya banyak teman, dan melihat dunia dengan cara yang lebih luas,” kata Tasya yang juga gemar melukis dan mendesain busana.

Menjadi pembawa obor di Peparprov Sumsel V bukan hanya kehormatan simbolik bagi Tasya, tetapi juga pengakuan atas perjuangan panjangnya. Ia kini menatap satu tujuan besar: masuk Pelatnas dan mengibarkan Merah Putih di ajang internasional.

“Tasya ingin bergabung di Pelatnas dan membawa nama Indonesia ke luar negeri,” ujarnya mantap.

Kepada sesama penyandang disabilitas, Tasya menitipkan pesan sederhana namun menggugah:

“Tetap semangat, jangan malu, dan terus berjuang. Disaat ada kemauan, pasti ada jalan.”

Peparprov Sumsel V bukan sekadar pesta olahraga, melainkan panggung pembuktian bahwa semangat tak mengenal batas fisik. Dan di malam yang gemerlap itu, obor yang dibawa Tasya bukan sekadar simbol pertandingan, tetapi api perjuangan yang menyala dari desa kecil di Musi Banyuasin, menuju panggung nasional.

Dari Ngulak untuk Indonesia, Tasya Permata Sari membuktikan: keterbatasan bukan akhir, melainkan awal dari sebuah perjalanan luar biasa.

Tags: Pembawa Obor Peparprov Sumselpesta olahraga
ADVERTISEMENT
Previous Post

Perdana, STIHPADA Rayakan Dies Natalis Bersama Alumni dari Berbagai Angkatan

Next Post

H Hidayat Comsu SE, Tokoh dan Pemerhati Olahraga, Ketua Perguruan Karate Gojukai Sumsel, Kegagalan Total Porprov XV Muba 2025, Sebuah Evaluasi Mendalam dan Rekomendasi

YN

Info Terkait

Porprov MUBA 2025

Porprov MUBA 2025: Antara Semangat Juara dan Anggaran Terbatas – Mampukah Dokumentasi Minimalis Meraih Sukses Maksimal?

27 September 2025

Berita Terbaru

Pegadaian Resmikan TGCL ke-30 di Unila, Dorong Mahasiswa Kreatif dan Melek Investasi

Forum Komite SMA/SMK Sumsel Matangkan Struktur dan Standarisasi AD/ART

Komisi IV DPRD Palembang Terima Audiensi FORKESI, Dorong Penguatan Perlindungan dan Layanan Anak Berkebutuhan Khusus

Pembela Egy Sudjana Sumsel Minta Kapolri Segera Proses Laporan Dugaan Pencemaran Nama Baik Egy Sudjana

Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Tuai Polemik, DPRD Palembang Minta Dikaji Ulang

Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Dorong Penegakan Hukum Tegas terhadap ODOL di Sumsel

Muktamar Ke-33 PII di Palembang Bakal Pilih Ketum Baru

Warga Royyan Mulya Dukung Penyelesaian Santun, Apresiasi Respons PT TSM

Penetapan Tersangka Dugaan Tipikor Kegiatan Pendistribusian Semen di Provinsi Sumsel Oleh Distributor PT KMM

Berita Populer

Peringati Isra Mi’raj dan Sambutan Ramadhan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bapenda Palembang Perkuat Silaturahmi

Peringati Isra Mi’raj
Reporter YN
5 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palembang, Dian Marhaen, menggelar kegiatan syukuran yang...

Read more

Dit Intelkam Polda Sumsel Lakukan Kurvei (Bersih-Bersih) di Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

kegiatan kurvei
Reporter YN
6 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Personel Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intelkam) Polda Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan kurvei atau bersih-bersih di kawasan...

Read more

Kompetensi First Aider Jadi Pilar Pencegahan Risiko Operasional di Kilang Plaju

Kompetensi First Aider Jadi Pilar Pencegahan Risiko Operasional di Kilang Plaju
Reporter YN
5 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan operasional sekaligus melindungi setiap pekerja di lingkungan...

Read more

Jose Rico Sukses Besarkan Brand Earthy Genova Memikat Pasar Lokal dan Ekspor

Brand Earthy Genova
Reporter UMR
7 Februari 2026

Bandung, LamanQu.Com - Produk Earthy Genova adalah brand fesyen berasal dari Kota Bandung yang berfokus memakai bahan denim, dengan kualitas...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In