• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Kamis, Februari 12, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home Serba Serbi Discovery

Naga: Simbol Kuat, Inti dari Peradaban

Reporter lian
17 September 2025
naga, peradaban, mitos naga, hewan buas
Bagikan ke Whatsapp

LamanQu.Com – Dari timur hingga barat, dalam setiap jalinan sejarah dan budaya, satu makhluk mitos terus menghidupkan imajinasi manusia. Naga. Bukan sekadar binatang buas biasa, naga adalah simbol kuat yang mencerminkan ketakutan, harapan, dan nilai-nilai inti dari peradaban yang melahirkannya.

Mari kita selami dunia fantastis ini dan jelajahi bagaimana naga menjelma dalam wujud dan makna yang beragam di seluruh peradaban global.

Naga dari berbagai Peradaban

1. Naga di Peradaban Asia (Tiongkok, Jepang, Korea)

Naga di Asia, terutama di Tiongkok, memiliki representasi yang sangat berbeda dari naga Barat. Mereka umumnya digambarkan sebagai makhluk baik hati, bijaksana, dan membawa keberuntungan.

  • Penampilan: Naga Asia sering kali tidak memiliki sayap, tetapi bisa terbang dengan kekuatan magis. Mereka memiliki tubuh panjang, seperti ular, dengan cakar empat atau lima jari, serta kumis.
  • Makna dan Simbolisme: Naga Asia adalah lambang kekuasaan kaisar, kekuatan, dan kemakmuran. Mereka dipercaya menguasai air—mengendalikan hujan, sungai, dan laut—sehingga sangat dihormati dalam ritual pertanian. Dalam mitologi Tiongkok, ada empat naga utama yang menguasai empat lautan.

2. Naga di Peradaban Eropa (Barat)

Naga Barat, yang sering muncul dalam mitologi Yunani, Romawi, dan cerita rakyat Eropa abad pertengahan, memiliki karakter yang sangat berbeda.

  • Penampilan: Naga Barat digambarkan sebagai reptil raksasa bersayap, bernapas api, dan seringkali memiliki tanduk atau sisik yang keras. Mereka mirip dengan kadal atau dinosaurus.
  • Makna dan Simbolisme: Naga Barat sering melambangkan kejahatan, keserakahan, dan kehancuran. Mereka digambarkan sebagai penjaga harta karun yang serakah, dan pahlawan seringkali harus membunuh naga untuk menyelamatkan desa atau putri. Ini mencerminkan pertarungan antara kebaikan dan kejahatan.

3. Naga di Mitologi Skandinavia

Di mitologi Norse (Skandinavia), naga adalah makhluk berbahaya yang melambangkan kehancuran kosmik.

  • Contoh: Naga paling terkenal adalah Jörmungandr, sang Ular Midgard yang begitu besar sehingga tubuhnya melingkari dunia. Ada juga Níðhöggr, naga yang menggerogoti akar pohon dunia Yggdrasil, melambangkan kehancuran dan kerusakan yang tak henti.
  • Makna: Mereka tidak digambarkan sebagai penjaga harta karun, melainkan sebagai kekuatan primal yang mengancam keseimbangan alam semesta.

4. Naga di Mitologi Mesoamerika (Aztek, Maya)

Di peradaban Aztek dan Maya, makhluk mirip naga seringkali digambarkan sebagai perpaduan antara ular dan burung, yang melambangkan hubungan antara surga dan bumi.

  • Contoh: Quetzalcoatl, “Ular Berbulu,” adalah dewa utama bagi bangsa Aztek. Ia adalah dewa pencipta, kebijaksanaan, dan angin.
  • Makna: Makhluk ini adalah simbol kebijaksanaan, kehidupan, dan kekuatan alam. Ia tidak bernapas api atau melambangkan kejahatan, melainkan membawa pengetahuan dan peradaban.

5. Naga di Mitologi Slavia dan Rusia

Naga di mitologi Slavia, seperti Zmey Gorynych dari cerita rakyat Rusia, umumnya adalah monster berkepala tiga.

  • Penampilan: Digambarkan sebagai naga berkepala banyak yang sering menculik putri dan mengancam desa, bernapas api, dan memiliki sisik hijau.
  • Makna: Mirip dengan naga Barat, mereka melambangkan kejahatan dan kekuatan jahat yang harus dikalahkan oleh pahlawan.

Secara keseluruhan, meskipun konsep naga ada di hampir setiap budaya, bentuk, perilaku, dan simbolismenya sangat bervariasi. Hal ini menunjukkan bagaimana sebuah mitos bisa beradaptasi untuk mencerminkan nilai-nilai moral dan spiritual yang berbeda di seluruh dunia.

Tags: Binatang BuasNagaPeradaban
ADVERTISEMENT
Previous Post

Wabah Hitam: Kisah Horor dari Eropa Pada Abad Ke-14

Next Post

Komisi I DPRD Palembang Bahas RAPBD Perubahan 2025

lian

Info Terkait

kambing, sejarah, peradaban

Kambing: Hewan Kecil yang Telah Mengubah Sejarah Manusia

20 September 2025
kuda, peradaban manusia

Kuda: Hewan yang Hadir di Setiap Peradaban Manusia

19 September 2025
naga asia, istana naga

Naga Asia, Sebuah Simbol Hidup dalam Budaya dan Sejarah

17 September 2025

Berita Terbaru

Ketua Harian APKASI Kang DS Salurkan Bantuan Bencana ke Situbondo

Workshop PSR dan Pekan Benih Sawit 2026 Dorong Produktivitas Petani Sumsel

Yayasan Bhakti Bela Negara Gelar Panen Raya Padi Organik PS-08

Pegadaian Resmikan TGCL ke-30 di Unila, Dorong Mahasiswa Kreatif dan Melek Investasi

Forum Komite SMA/SMK Sumsel Matangkan Struktur dan Standarisasi AD/ART

Komisi IV DPRD Palembang Terima Audiensi FORKESI, Dorong Penguatan Perlindungan dan Layanan Anak Berkebutuhan Khusus

Pembela Egy Sudjana Sumsel Minta Kapolri Segera Proses Laporan Dugaan Pencemaran Nama Baik Egy Sudjana

Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Tuai Polemik, DPRD Palembang Minta Dikaji Ulang

Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Dorong Penegakan Hukum Tegas terhadap ODOL di Sumsel

Berita Populer

Peringati Isra Mi’raj dan Sambutan Ramadhan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bapenda Palembang Perkuat Silaturahmi

Peringati Isra Mi’raj
Reporter YN
5 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palembang, Dian Marhaen, menggelar kegiatan syukuran yang...

Read more

Dit Intelkam Polda Sumsel Lakukan Kurvei (Bersih-Bersih) di Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

kegiatan kurvei
Reporter YN
6 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Personel Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intelkam) Polda Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan kurvei atau bersih-bersih di kawasan...

Read more

Kompetensi First Aider Jadi Pilar Pencegahan Risiko Operasional di Kilang Plaju

Kompetensi First Aider Jadi Pilar Pencegahan Risiko Operasional di Kilang Plaju
Reporter YN
5 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan operasional sekaligus melindungi setiap pekerja di lingkungan...

Read more

Jose Rico Sukses Besarkan Brand Earthy Genova Memikat Pasar Lokal dan Ekspor

Brand Earthy Genova
Reporter UMR
7 Februari 2026

Bandung, LamanQu.Com - Produk Earthy Genova adalah brand fesyen berasal dari Kota Bandung yang berfokus memakai bahan denim, dengan kualitas...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In