• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Minggu, Januari 11, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News Hukum

Kredit Bermasalah BRI Diprotes, Aksi Massa Tuntut Transparansi dan Penyelidikan Kejati

Reporter YN
7 Agustus 2025
Kredit Bermasalah BRI
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, LamanQu.Com – Puluhan massa aksi dari Koalisi Ormas, Aktivis dan Mahasiswa Sumsel menggelar aksi demo di kantor Kejati Sumsel, Kamis (7/8/2025). Massa aksi mendesak Kejati Sumsel mengusut tuntas dugaan indikasi Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) terkait pemberian fasilitas pinjaman atau kredit yang dilakukan oleh Bank BRI kepada Perusahaan PT.BSS dan PT.SAL. serta terjadinya Kerugian Negara yang di estimasi 1,3 T.

Koordinator Aksi Germaki Umar Yuli Abbas didampingi M. Almi, Aminudin, Mukri As mengatakan, kepada Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan untuk menindak lanjuti laporan kegiatan kami terkait Dugaan Tindak Pidana Korupsi yang merugikan
Negara dan juga mencederai Demokrasi.

“Kami sangat mendukung Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan dalam melakukan Tindak Pidana Korupsi dengan telah menurunkan Tim Penyidik dalam menangani Persoalan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Kolusi dan Nepotisme terkait pemberian Fasilitas
Pinjaman atau Kredit dari salah satu Bank Plat Merah kepada PT.BSS dan PT.SAL yang telah merugikan Negara di Estimasi oleh Kejati Sumsel 1.3 T. Oleh karena itu kami meminta Kejati mengusut tuntas persoalan ini,” ujarnya.

Lebih lanjut dia menuturkan, pihaknya Mempertanyakan Bank Rakyat Indoinesia (BRI) yang telah memberikan fasilitas pinjaman atau kredit kepada PT.BSS dan PT.SAL. Tangkap dan periksa Oknum, KPKNL, BRI, PT. Sejati pangan Persada diduga
mempermainkan Nilai Lelang PT. SAL.

“Kami mempertanyakan kerugian Negara dengan estimasi 1.3T didapat dari mana? Apakah sudah dihitung oleh pihak yang berkompeten. Kami mempertanyakan kepada pihak Kejati Sumsel yang telah mengumumkan estimasi kerugian Negara dengan nilai 1.3T atas perkara ini, pertanyaan kami angka tersebut didapat dari rincihan apa saja dan berikan penjelasannya secara transparansi,” katanya.

“Berdasarkan pengumuman lelang tanggal 3 Desember 2024, PT. BSS memiliki Aset Sebesar Rp. 786.122.970 dan PT. SAL memiliki Aset Senilai Rp. 955.002.000 jika di total Nilai aset Sebesar 1,7 T. Berdasarkan info yang kami dapat atas pengumuman lelang yang diterbitkan oleh salah satu media cetak di Sumatera Selatan, tanggal 03 Desember 2024. Adapun nilai lelang yang terterah dengan limit Rp.995 Milyar Milik PT. SAL, namun terakhir kami mendapatkan informasi bahwa KPKNL telah melelang perusahaan tersebut dengan nilai Rp.550 Milyar, artinya ada perselisihan angka yang sangat fantastis, ada apa ini? Kepada siapa terjual aset tersebut? Adakah pemenang lelang ini kaitannya dengan para pihak?,” bebernya.

Selanjutnya sambung Umar, apakah boleh pihak KPKNL melakukan pelelangan sementara asaet-aset ini sedang dalam proses penyidikan Kejaksaan Tinggi Sumsel?

“Berdasarkan Pengumuman lelang PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang
dilakukan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Palembang pada koran Sumatera Ekpres 3 Desember 2024, tertera nilai limit lelang terhadap PT. SRI ANDAL LESTARI (PT.SAL) adalah Rp.995.002.000.000,- (sembilan ratus sembilan puluh lima milyar dua juta rupiah) lalu berdasarkan pengumuman lelang Eksekusi Hak Tanggungan yang di umumkan pada koran yang sama edisi 25 Februari 2025, nilai limit lelang menjadi Rp. 500.000.000.000 ( lima Ratus Milyar Rupiah), dan informasi yang kami dapatkan PT.SAL tersebut terjual ke salah satu perusahaan di tanggal 20 juni 2025. Angka ini sungguh mendapatkan selisih yang sangat fantastis, selisih hampir setengah trilyun. apakah pihak Kejaksaan Tinggi Sumsel menutup mata
atas hal ini,” paparnya.

Apakah tidak menaruh curiga tentang ada apa dengan perbuatan ini.

a. Sedang dalam proses hukum koq dilelang ?

b. Selisih harga yang terlalu jauh, tidakkah menduga ada permainan disini baik BRI, KPKNL, Tuan WS dan Pemenang Lelang, oleh karena itu panggil mereka
semuanya, sidik dan tangkap jika terbukti bersalah.

c. Jika Kejati Sumsel tetap diam saja, kami juga menduga ada apa dengan ini, oleh
karena itu kami akan akan terus mengawal perkara ini hingga ke Kejaksaan Agung di Jakarta.

“Kami mendesak kepada Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan untuk melakukan penyitaan seluruh aset-aset PT.BSS dan PT.SAL. agar tidak terjadinya kehilangan barang bukti. Kami juga meminta kepada Kejaksaan Tinggi sumatera Selatan untuk melakukan rincihan secara transparan, apa dan dimana letak letak kesalahan pada PT.BSS dan PT.SAL. serta usut tuntas kasus korupsi dan fasilitas pinjaman yang diberikan oleh Bank Rakyat Indonesia,” terangnya.

Dia mengatakan, usut tuntas dugaan korupsi terkait pelelangan atas beberapa aset yang merupakan barang bukti kejahatan korupsi yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait.Segera tangkap dan usut keterlibatan Bank Rakyat Indonesia dan KPKNL yang telah melakukan pelelangan aset yang disita oleh pihak kejaksaan tinggi sumsel.

“Kami akan terus mengawal dan menjadi control social dalam kasus ini, serta kami akan
melakukan aksi demonstrasi lanjutan ke Kantor Kejagung RI, Kantor KPKNL Pusat,
dan Kantor Bank BRI Pusat,” ucapnya.

Menanggapi massa aksi, Belmento, SH.,MH Kasi B Kejati Sumsel mengatakan, pihaknya mengapresiasi rekan-rekan yang datang ke sini dalam memberikan informasi yang sangat berarti buat tim penyidik Kejati Sumsel.

“Kami akan menilai masukan dan informasi yang diberikan kepada kami. Tim penyidik melihat perkembangan dan data-data yang masuk. Data ini kan kami teruskan ke penyidik Pidsus untuk dibaca dan dilihat lagi sebagai materi selanjutnya terkait kredit bermasalah yang diberikan BRI,” katanya.

“Mari kita awasi bersama penyidikan perkara ini. Terima kasih kepada sembilan lembaga yang memberikan dukungan dalam memberantas tindak pidana korupsi di Sumsel,” tandasnya.

Sementara itu, saat awak media menghubungi via WhatsApp salah satu pegawai Kantor Wilayah (Kanwil) BRI yang berlokasi di Jalan Kapten A. Rivai, Palembang, belum memberikan banyak tanggapan. “Itu bukan kewenangan region Kanwil BRI tapi kewenangan pusat untuk menjawab,” ujarnya singkat.

Tags: Fasilitas PinjamanKorupsi Kolusi dan NepotismeKredit Bermasalah BRI
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tingkatkan Produktivitas Kesehatan Pekerja, KAI Divre III Palembang Jalankan Program Employee Well-Being

Next Post

Penyitaan Barang Bukti Uang Rp 506 Milyar Terkait Perkara Dugaan Tipikor Pemberian Fasilitas Pinjaman/Kredit Bank Plat Merah ke PT BSS dan PT SAL

YN

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Terimakasih, Nisya: Sebuah Audit dari Balik Sanggul Palsu

Operasi Gaktiblin, Propam Sasar Anggota Polri

Perkuat Budaya Kerja Unggul, Kilang Pertamina Plaju Konsisten Bangun Mindset Keselamatan

Kejati Sumsel Selamatkan Keuangan Negara Rp 616 Milyar Dalam Perkara Dugaan Tipikor Fasilitas Pinjaman Kredit di Salah Satu Bank Pemerintah Kepada PT. BSS dan PT. SAL

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Launching Penerimaan Mahasiswa Baru dan RPL Tahun 2026

Meriahkan HAB ke-80, Kemenag Sumsel Gelar Bazar Kerukunan

Dibalik Toga Hitam Chairul S Matdiah Pernah Gugat Presiden Megawati Soekarnoputri

Bintang Sumsel Bersinar Nasional, Daeng Supriyanto Pimpin Urusan Umum KSMI

Marciano Norman Apresiasi Kegiatan KSMI, Arahkan Perbaikan Roda Organisasi untuk Keberlanjutan Sepak Bola Mini

Berita Populer

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Launching Penerimaan Mahasiswa Baru dan RPL Tahun 2026

UIN Raden Fatah Palembang
Reporter YN
7 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang secara resmi melaunching Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dan Rekognisi Pembelajaran...

Read more

Meriahkan HAB ke-80, Kemenag Sumsel Gelar Bazar Kerukunan

HAB ke-80
Reporter YN
7 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Sumsel menggelar kegiatan Bazar Kerukunan dalam rangka memeriahkan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80...

Read more

Dibalik Toga Hitam Chairul S Matdiah Pernah Gugat Presiden Megawati Soekarnoputri

Toga Hitam Chairul S Matdiah
Reporter YN
7 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Sosok advokat senior sekaligus legislator, Chairul S Matdiah, SH, MHKes, bersiap meluncurkan karya literatur terbarunya yang bertajuk...

Read more

Matinya Nyali Garuda : Menagih Wibawa Indonesia di Tengah Terorisme Global Washington

Terorisme Global Washington
Reporter YN
4 Januari 2026

​Oleh: Ki Edi Susilo Sekretaris Jenderal Himpunan Keluarga Tamansiswa Indonesia (HIMPKA Tamansiswa) Palembang, LamanQu.Com - ​Dunia mengawali tahun 2026 dengan...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In