• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Kamis, Februari 12, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News Hukum

Pemberitaan yang Beredar Tidak Akurat dan Terkesan Menyesatkan, Sunda Ariana Dkk Melawan Tuntut Keadilan untuk UBD

Reporter YN
2 Juni 2025
Rektor Universitas Bina Darma
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, LamanQu.Com – Rektor Universitas Bina Darma Sunda Ariana dan dkk melawan ketidakadilan yang diderakan terhadapnya, bahkan iapun penyiapkan langkah hukum untuk menuntut keadilan bagi dirinya dan Universitas Bina Darma (UBD)

Reinhard R.A. Wattimena, S.H., Donald Mamusung, S.H., M.H., Ronald Siahaan, S.H., M.H., Gibson Maroloan Pandiangan, S.H., yang merupakan Advocates and Legal Consultant, D&A Law Firm mengatakan berdasarkan Surat Kuasa KHusus Nomor: 38/SK/D&A/III/2025 tertanggal 17 Maret 2025 bertindak untuk dan atas nama: Sunda Ariana, NIK: 3175095305700001, beralamat dan berdomisili Tanjung barangan Indah, RT/RW: 001/003, Kelurahan Bukit Baru, Kec. Ilir Barat I, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.

Menurut Pengacara Donald mengatakan bahwa pemberitaan tersebut, tidak hanya tidak benar tetapi tidak akurat dan terkesan menyesatkan.

Iapun menjelaskan poin-poin berita yang salah dan keliru sebagaimana yang dimaksud antaranya

  1. Bahwa tidak benar narasi tentang Suheriyatmono dan Rifa Ariani telah membeli 2 beberapa bidang tanah di Kota Palembang dengan luas 5771 M seharga Rp 4.600.000.000 dari Andy Effendy dan Yudi Amiyudin dengan pembayaran melalui transfer kepada dua orang yang dimaksud;
  2. Bahwa transfer uang senilai Rp 4.600.000.000 kepada Andy Effendy dan Yudi Amiyudin yang dijadikan dasar oleh Suheriyatmono dan Rifa Ariani adalah bukti pembelian beberapa bidang tanah yang dimaksud, tidak secara tegas termuat dalam berita transfernya peruntukan atau kegunaannya untuk apa. Lazimnya bukti transfer yang dijadikan bukti tentunya akan memuat berita tentang peruntukan atau kegunaan transaksi tersebut. Itu artinya bahwa dalam bukti transfer yang dimaksud kosong dan tidak berisikan berita tentang pembelian tanah;
  3. Bahwa Yudi Amiyudin melalui Surat Pernyataannya, pada pokoknya menyebutkan uang senilai Rp 2.300.000.000 yang ditransferkan Suheriyatmono dan Rifa Ariani
    kepadanya merupakan uang Tali Asih dan bukan merupakan uang pembelian beberapa bidang tanah sebagaiman yang dimaksudkan oleh Suheriyatmono dan Rifa Ariani;
  4. Bahwa terhadap beberapa bidang tanah yang dimaksud sebenarnya milik dari Yayasan Bina Darma Palembang dan/atau Badan Usahanya Yayasan, yakni Universitas Bina Darma. Pernyataan ini dapat dibuktikan dengan berbagai bukti-bukti pembelian dan bukti-bukti lainnya yang mengukuhkan Yayasan Bina Darma Palembang adalah pemilik terhadap beberapa bidang tanah tersebut;
  5. Bahwa sampai dengan saat surat kalrifikasi ini dibuat Suheriyatmono dan Rifa Ariani bahkan Penyidik Dittipideksus yang menangani perkara ini tidak dapat menunjukan legalitas peralihan hak berupa Dokumen Jual beli atau Akta Jual Beli sebagai dokumen ontentik terjadinya peralihan hak atas beberapa bidang tanah yang dimaksud. Menurut kami pernyataan atau pengakuan Suheriyatmono dan Rifa Ariani tersebut tidak lain tidak bukan hanya isapan jempol semata;
  6. Bahwa pernyataan Suheriyatmono dan Rifa Ariani yang tidak mengetahui tanahnya ditumpangi oleh YBDP dan UBD adalah penyartaan yang tidak berbanding lurus dengan pelaporannya yang ditangani oleh Dittipideksus yang mana mereka secara sadar mengatakan bahwa telah terjadi kesepakatan secara lisan antara mereka dengan UBD terkait dengan sewa-menyewa pemanfaatan lahan senilai RP 75.000.000, walaupun pernyataan tersebut hanyalah omong kosong belaka. Karena pada hakikatnya, Yayasan Bina Darma Palembang atau Universitas bina Darma tidak pernah berkontrak atau membuat kesepakatan dengan pihak manapun terkait dengan sewa-menyewa pemanfaatan tanah. Selain itu, dokumen ontentik berupa kontrak atau surat perjanjian sewa menyewa pemanfaatan tanah yang dimaksud tidak pernah ada dan tidak pernah dapat ditunjukan oleh Suheriyatmono dan Rifa Ariani;
  7. Bahwa uang senilai RP 75.000.000 yang menurut Suheriyatmono dan Rifa adalah uang sewa-menyewa pemanfaatan tanah sejatinya sangat bertolak belakang dengan draft atau tabel fasilitas pendiri yang dibuat dan ditandatangani oleh Rifa Ariani yang pada waktu itu menjabat sebagai wakil rektor bagian keuangan, menyebutkan uang senilai RP 75.000.000 adalah gaji;
  8. Bahwa beberapa bidang tanah yang diakui kepemilikan oleh Suhariyatmono dan Rifa Ariani berupa tanah tanah yang meliputi 11 Sertipikat Hak Milik dan 2 Akta Pengoperan Hak yang secara terang tercatat dan tersurat pemiliknya ada 4 orang, yakni Bochari Rachman, Zainuddin Ismail, Suheriyatmono dan Rifa Ariani;
  9. Bahwa Rifa Ariani, Sunda Ariana, Linda Unsriana, Fery Corly dan Ade Kemala Jaya merupakan Ahli Waris dari Bochari Rachman, sednagkan Suhriyatmono adalah suami dari Rifa Ariani. Dengan kata lain Kedudukan Suheriyatmono dalam keluarga Bochari Rachman sebagai ipar dari saudara-saudari istrinya Rifa Ariani dan menantu dari Bochari Rachman ayahnya Rifa Ariani.
  10. Bahwa penegasan akhirnya, klaim hak atas 11 SHM dan 2 APH oleh Rifa Ariani dan suaminya Suheriyatmono sebagai mantan tersangka kasus penggelapan dalam jabatan sewaktu menjabat sebagai Ketua Pengurus Yayasan Bina Darma Palembang, adalah tidak benar dan sangat kuat kesannya dibuat-buat atau mengada-ada.

Bahkan terhadap tindakan penetapan tersangka oleh penyidik dittipideksus bareskrim polri, menurut kami merupakan dugaan kriminalisasi karena penetapan tersangka tersebut tidak berdasar dan sesat fakta.

“Yang jelas ini sudah zolim dan kami melawan ketidak adilan. Tentunya kami akan menyiapkan langkah hukum,” tegasnya.

Tags: Melawan KetidakadilanRektor Universitas Bina Darma
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dandim Palembang Diwakili PasiRen Kodim Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila Di Halaman Kantor Walikota Palembang

Next Post

Siswa MAN 1 Muba Lolos Seleksi Universitas Al Azhar Mesir

YN

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Pegadaian Resmikan TGCL ke-30 di Unila, Dorong Mahasiswa Kreatif dan Melek Investasi

Forum Komite SMA/SMK Sumsel Matangkan Struktur dan Standarisasi AD/ART

Komisi IV DPRD Palembang Terima Audiensi FORKESI, Dorong Penguatan Perlindungan dan Layanan Anak Berkebutuhan Khusus

Pembela Egy Sudjana Sumsel Minta Kapolri Segera Proses Laporan Dugaan Pencemaran Nama Baik Egy Sudjana

Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Tuai Polemik, DPRD Palembang Minta Dikaji Ulang

Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Dorong Penegakan Hukum Tegas terhadap ODOL di Sumsel

Muktamar Ke-33 PII di Palembang Bakal Pilih Ketum Baru

Warga Royyan Mulya Dukung Penyelesaian Santun, Apresiasi Respons PT TSM

Penetapan Tersangka Dugaan Tipikor Kegiatan Pendistribusian Semen di Provinsi Sumsel Oleh Distributor PT KMM

Berita Populer

Peringati Isra Mi’raj dan Sambutan Ramadhan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bapenda Palembang Perkuat Silaturahmi

Peringati Isra Mi’raj
Reporter YN
5 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palembang, Dian Marhaen, menggelar kegiatan syukuran yang...

Read more

Dit Intelkam Polda Sumsel Lakukan Kurvei (Bersih-Bersih) di Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

kegiatan kurvei
Reporter YN
6 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Personel Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intelkam) Polda Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan kurvei atau bersih-bersih di kawasan...

Read more

Kompetensi First Aider Jadi Pilar Pencegahan Risiko Operasional di Kilang Plaju

Kompetensi First Aider Jadi Pilar Pencegahan Risiko Operasional di Kilang Plaju
Reporter YN
5 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan operasional sekaligus melindungi setiap pekerja di lingkungan...

Read more

Jose Rico Sukses Besarkan Brand Earthy Genova Memikat Pasar Lokal dan Ekspor

Brand Earthy Genova
Reporter UMR
7 Februari 2026

Bandung, LamanQu.Com - Produk Earthy Genova adalah brand fesyen berasal dari Kota Bandung yang berfokus memakai bahan denim, dengan kualitas...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In