• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Rabu, Februari 25, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News Kesehatan

Tempe Dituding Pemicu Keracunan Massal 173 Siswa di PALI, Pemasok Sebut Produksi 120 Kilogram Hanya di MBG yang Bermasalah

Reporter RZ
23 Mei 2025
Pemicu Keracunan Massal
Bagikan ke Whatsapp

PALI, LamanQu.Com – Kasus keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berbuntut panjang setelah hasil uji laboratorium resmi diumumkan oleh Dinas Kesehatan PALI, Jum’at (23/5/2025).

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Kesehatan PALI Andre Fajar Wijaya, menyatakan bahwa berdasarkan hasil uji laboratorium diketahui terdapat dua sumber yang diduga kuat menjadi penyebab keracunan massal tersebut, yakni pada tempe goreng dan air yang digunakan. Sementara untuk ikan tongkol hasilnya negatif.

“Hasil uji laboratorium mengungkap bahwa kandungan bakteri Staphylococcus aureus pada tempe goreng melebihi nilai baku mutu, dimana hasilnya mencapai 45.000 CFU,” ujarnya.

Namun setelah hasil uji laboratorium tersebut keluar, protes keras justru datang dari pengusaha tempe usai tempe dituding menjadi penyebab keracunan massal 173 siswa.

Maryati, pemasok tempe program Makan Bergizi Gratis (MBG) di PALI menegaskan bahwa dalam memenuhi pasokan tempe pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut, pihaknya sejauh ini selalu menyediakan tempe dengan kualitas terbaik.

“Kami ni bingung kalau memang dari tempe jelaskan dari mananya, kami merasa dirugikan lantaran tempe yang kami anter tempe baru, tempe yang masih bagus,” tegasnya.

Dijelaskannya, bahwa di hari yang sama pihaknya memproduksi total sekitar 120 kilogram tempe yang juga dipasok ke beberapa tempat seperti pasar dan rumah makan termasuk dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

“hari kejadian itu 120 kilo, kesana 50 kilo yang 70 kilo dipasok keluar tapi gak ada kendala, yang bermasalah hanya di MBG,” jelasnya.

Bahkan, ia menduga jika persoalan keracunan massal itu bukan berasal dari tempe yang diproduksi, namun bisa jadi disebabkan oleh cara penyimpanan dan pengolahan pihak dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kurang tepat.

Lebih lanjut, ia pun mengungkap bahwa pada hari insiden keracunan massal tersebut pihak dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) hanya memesan 300 keping tempe dari yang biasanya 600 keping dengan alasan masih ada stok lama.

“Kejadian terakhir itu mereka cuma pesan 300 dari yang biasanya 600 keping, alasannya masih ada stok yang dibekukan, jadikan bisa jadi sebabnya dari sana,” ungkapnya.

Tags: MBG yang BermasalahPemicu Keracunan Massal
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kepemimpinan Baru HIPMI Palembang: Peby Anggi Bawa Visi Kolaboratif dan Inklusif

Next Post

Kunjungan Dinkominfo Palembang Studi Tiru dan Sharing Pelaksanaan E-Walidata SIPD RI ke Dinkominfo Muba

RZ

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Harper Palembang Tawarkan Promo Spesial dan Live Music di Program Bukber Ruby Al Barakah

Idham Faca Buka Suara Soal Tudingan SCW Terkait Dugaan Keterlibatan KSOP dalam Penyelundupan BBM Ilegal

Satgas TMMD ke-127 Tinjau Lokasi Bak Penampungan Air dan Pipanisasi di Desa Cipelah

Tiba di Bandung, KASAD Resmikan Taman Merdeka dan Serahkan Tali Asih Kepada Enam Panti Asuhan

Satgas TMMD ke-127 Kebut hingga Malam Hari, Pengecoran Jalan di Cipelah Capai 903 Meter

Capai 33,4 Persen, Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda Tahap II di Wilayah Kodim 0624/Kabupaten Bandung

Konsistensi Jaga Mutu, Laboratory Kilang Plaju Raih 5 Penghargaan di Laboratory Awards 2025

Tak Terima Dikaitkan Kasus Lubuklinggau, UMMI Wisata Tour & Travel Ancam Gugat Penyebar Hoaks

Satgas TMMD ke-127 Bersama Warga Cipelah Cor Jalan Hingga Tuntas 1500 M

Berita Populer

Dari Kepedulian Menjadi Aksi, SPP RU III Dukung Pemulihan Sumatera

Pemulihan Sumatera
Reporter YN
20 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Semangat solidaritas dan kepedulian terhadap sesama terus menjadi nilai yang hidup di lingkungan PT Pertamina Patra Niaga...

Read more

Sinergi TNI dan Rakyat di TMMD ke-127 Kodim 0624/Kabupaten Bandung

TMMD ke-127 Kodim 0624
Reporter UMR
20 Februari 2026

Kabupaten Bandung, LamanQu.Com Semangat kebersamaan TNI dan masyarakat terus membara di Kabupaten Bandung. Hal ini terlihat jelas dalam pelaksanaan program...

Read more

Satgas TMMD Kodim 0624/Kabupaten Bandung Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Reporter UMR
18 Februari 2026

Kabupaten Bandung, LamanQu.Com - Tim Kesehatan Satgas TMMD ke-127 Kodim 0624/Kabupaten Bandung memberikan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat Kampung Kubangsari,...

Read more

Lahan Teh PTPN di Pangalengan Dialih Fungsihkan Tanam Kentang Picu Ancaman Longsor

Lahan Teh PTPN di Pangalengan
Reporter UMR
16 Februari 2026

Pangalengan, LamanQu.Com - Penguasaan lahan kebun teh PTPN secara ilegal di Pangalengan kerap dilakukan guna alih fungsi lahan, hal ini...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In