• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Kamis, Oktober 22, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
kpid sumsel HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Pertemuan Penyelenggara Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Kelembagaan Desa di Provinsi Sumsel

Reporter YN
13 Desember 2024
Program Jaminan Sosial
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, LamanQu.Com – Pertemuan Penyelenggara Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Kelembagaan Desa di Provinsi Sumsel diselenggarakan oleh Ditjen Bina Pemerintah Desa, Kementrian Dalam Negeri RI dilaksanakan di Hotel Novotel, Jumat 13 Desember 2024.

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbagsel, Muhyidin mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membangun komitmen pemerintah provinsi kota kabupaten yang ada di Sumatera Selatan terkait dengan universal coverage Jamsostek. Pertama melalui kebijakan dan regulasi. Kemudian melalui penganggaran, di samping itu terkait kelembagaan desa.

“Karena potensi di desa itu masih sangat besar, masih banyak belum sekali belum tercover program jaminan sosial ketenagakerjaan misalnya RT RW. Karena untuk RT RW ini sedikit sekalian terlindungi dalam program sosial ketenagakerjaan. Kemudian pekerjaan miskin tidak mampu atau pekerjaan rentan masih banyak sekali dari hampir 937.000 pekerja miskin tidak mampu atau pekerja rentan di Sumsel ini yang terlindungi jaminan sosial baru 65.000 pekerja,” katanya.

“Artinya masih banyak sekali masyarakat pekerja informal atau pekerja miskin tidak mampu ini belum terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan, jadi kita bahas hari ini,” tambahnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, saat ini yang baru tercover baru 37% di Sumsel sementara tahun depan itu sudah harus menyentuh angka 50%, tepatnya 1,4 juta pekerja yang ada di provinsi Sumsel ini tahun depan harus terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Ini masuk 45 indikator pembangunan nasional di daerah masih ada 325.000 lagi yang belum tercover, yang perlu kita lindungi. Kalau kita bicara target dari pemerintah yang harus dilindungi oleh provinsi Sumsel,” bebernya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, pertama support dari pemerintah provinsi sangat bagus dan kabupaten kota juga bagus.

“Jadi tinggal kita optimalkan lagi , buktinya tahun ini provinsi Sumsel secara keseluruhan itu tercapai target coverage diangka 37% itu surplus 12.000-an. kita tahun depan harus di angka 1,4 juta,” katanya.

Dia menjelaskan, yang paling penting untuk mensukseskan universal coverage jaminan sosial itu komitmen dari pemerintah provinsi kota kabupaten.

“Tadi saya sampaikan wujud komitmen itu yang bisa direalisasikan tentu dari sisi kebijakan dan regulasi. Kemudian yang kedua dari sisi penganggarannya bagi pekerja yang memang belum mampu untuk membayar iuran sendiri untuk pekerjaan miskin dan tidak mampu. Untuk upaya lain BPJS sebagai badan penyelenggara kami masih fokus pada empat hal pertama fokus ekosistem desa kami ingin memastikan seluruh pekerjaan yang ada di desa mulai kepala desa perangkat desa BPD RT RW, nelayan, pedagang kaki lima itu terlindungi dalam program jaminan sosial,” paparnya

” Kedua kami fokus pada ekosistem pasar, kami ingin memastikan pekerja yang ada di pasar baik itu pasar modern atau pasar tradisional itu terlindungi dalam program jaminan sosial tenaga kerja. Tentu kami harus kolaborasi dengan seluruh stakeholder yang ada di pemerintah daerah dengan komunitas. Kemudian yang ketiga kami fokus kepada UKM ini kami juga harus kolaborasi juga bersama pemerintah daerah dengan komunitas dengan perbankan. Kemudian yang keempat fokus pada perlindungan pekerja rentan atau pekerjaan pekerjaan bisnis tidak mampu yang masih ada 937.000 pekerja, itu sama-sama kita komunikasikan dengan pemerintah daerah agar orang-orang ini banyak terlindungi,” tuturnya.

“Harapan kami 50% target universal coverage Jamsostek di tahun 2025 itu bisa tercapai, dan tentu ketika semakin banyak pekerja baik formal informal terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaannya,” tandasnya.

Tags: Program Jaminan Sosial
ADVERTISEMENT
Previous Post

DPD GRIB Jaya Sumsel Bagikan 450 Nasi Kotak Pada Kegiatan Jumat Berbagi

Next Post

Jelang Nataru, KAI Divre III Terus Upayakan Penggantian Bantalan dengan Sintetis dan Catat Penjualan 35.006 Tiket

YN

Info Terkait

Unit Layanan Disabilitas Ketenagakerjaan di Muba Resmi Operasional

Unit Layanan Disabilitas Ketenagakerjaan di Muba Resmi Operasional

18 Desember 2020

Berita Terbaru

Herison Bidik Yongmoodo Sumsel Mandiri, Pembinaan Atlet Diperluas ke 17 Kabupaten/Kota

Vonis 5 Bulan untuk Irza Prasetya, Kuasa Hukum Singgung Perbedaan Perkara dengan Ajun

Kapolda Sumsel Tegaskan Kesiapan Jajaran dalam Pencegahan dan Penanganan Karhutla

Kapolda Sumsel Apresiasi Peran Media, Dorong Kolaborasi untuk Sumsel yang Aman dan Kondusif

Polda Sumsel Pererat Hubungan dengan Pimpinan Media, Perkuat Transparansi dan Pelayanan Publik

Air Mata Pedagang UMKM 2 Ulu Tumpah Karena Lapak Disegel, Pedagang : Kami Berjualan Untuk Makan dan Biaya Sekolah Anak Anak

Terdakwa Irza Prasetya Minta Majelis Hakim Perintahkan Penyidik dan Jaksa Periksa PT. Catur Putra Manggala

Skandal Lahan 64 Hektar Banyuasin Memanas: Dokumen HGB PT Bumisarana Karangindah Dituding Bodong dan Cacat Hukum!

Asrul Indrawan: Bantuan Beras Pemprov Sumsel Ringankan Beban Driver Ojol di Tengah Dampak Karhutla

Berita Populer

Bagikan Seribu Bingkisan Vitamin, Madu, Air Mineral, dan Masker FOKAL IMM Bergerak Bersama Peduli Kabut Asap

Bagikan Seribu Bingkisan Vitamin, Madu, Air Mineral, dan Masker FOKAL IMM Bergerak Bersama Peduli Kabut Asap
Reporter YN
14 Oktober 2026

Palembang,LamanQu.Com-Forum Komunikasi Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FOKAL IMM) Sumatera Selatan terlihat melakukan kegiatan sosial membagikan seribu bingkisan berupa vitamin, madu,...

Read more

Ponpes Darul Quran Mufidatul Ilmi Menjadi Pilot Projek Penanaman Perdana GSMP, Ini Yang Disampaikan

Ponpes Darul Quran Mufidatul Ilmi Menjadi Pilot Projek Penanaman Perdana GSMP, Ini Yang Disampaikan
Reporter YN
17 Oktober 2026

Banyuasin,LamanQu.Com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Gubernur Sumsel dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin (Pemkab) dalam ini Bupati Banyuasin...

Read more

Bersama Masyarakat, Polda Sumsel Berantas Premanisme demi Keamanan dan Kelancaran Pembangunan

Bersama Masyarakat, Polda Sumsel Berantas Premanisme demi Keamanan dan Kelancaran Pembangunan
Reporter YN
14 Oktober 2026

PALEMBANG,LamanQu.Com— Polda Sumatera Selatan memperkuat komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui penindakan terhadap aksi premanisme di seluruh wilayah...

Read more

Lebri Oktora Desak Kapolda Sumsel Usut Tuntas Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa Cipayung dan Insan Pers

Pengeroyokan Mahasiswa Cipayung
Reporter Editor Sumsel
14 Oktober 2026

Palembang, LamanQu.Com — Konsultan Hukum dan Aktivis Sumatera Selatan dari Yayasan Bantuan Hukum Sumsel Berkeadilan, Lebri Oktora, S.H., mendesak Kapolda...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In