• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Sabtu, Mei 9, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Lima Pansus Sampaikan Laporan Hasil Pembahasan Penelitian dan Penelitian terhadap LKPJ Gubernur Sumsel Tahun Anggaran 2023

Reporter YN
4 April 2024
LKPJ Gubernur Sumsel
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Sebanyak lima panitia khusus menyampaikan Laporan Hasil Pembahasan Penelitian dan Penelitian Pansus-Pansus DPRD Provinsi Sumsel terhadap LKPJ Gubernur Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2023 di Palembang, Kamis (4/4/2024).

Laporan tersebut disampaikan ada Rapat Paripurna LXXXI (81) DPRD Provinsi Sumsel Penyampaian Laporan Hasil Pembahasan Penelitian dan Penelitian Pansus Pansus DPRD Provinsi Sumsel terhadap LKPJ Gubernur Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2023 yang dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Sumsel HJ RA Anita Noeringhati didampingi Wakil Ketua DPRD Sumsel, HM Giri Ramanda N Kiemas dan Muchendi Mahzareki serta anggota DPRD Provinsi Sumsel. Hadir pula PJ Gubernur Sumsel Agus Fatoni, pejabat di lingkungan Pemprov Sumsel dan undangan lainnya.

Laporan pansus tersebut disampaikan masing-masing juru bicara pansus yakni Pansus I DPRD Sumsel, Antoni Yuzar, Pansus II DPRD Sumsel, Nurhilya, Pansus III DPRD Sumsel, Nyimas Sarah Halim, Pansus IV DPRD Sumsel, Hj Meli Mustika, Pansus V DPRD Sumsel, Herman.

Dalam laporannya, Pansus I yang dibacakan Antoni Yuzar mengatakan, berdasarkan hasil pembahasan dan penelitian terhadap sejumlah OPD diketahui Sekretariat DPRD Sumsel serapan anggaran tahun anggaran 2023 sebesar Rp 388.193.438.730,90 atau 86,86% dengan sisa anggaran sebesar Rp 58.736.159.643,10. Sisa anggaran tersebut utamanya berasal dari kegiatan Sosialisasi Perundang-undangan, serta kegiatan Kajian Undang undang dan Kode Etik yang tidak dapat dilaksanakan.

Tidak dapat dibayarkannya Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) bulan Desember 2023 juga berkontribusi memperbesar sisa anggaran Sekretariat DPRD. Sementara itu, untuk Dinas Kearsipan Sumselanggaran yang diserap 2023 sebesar Rp 11.631.906.894,00 atau 86,83% dengan sisa anggaran sebesar Rp 1.764.561.565,00. Silpa ini juga berasal dari TPP yang tidak dapat dilaksanakan.

Biro Humas dan Protokol Setda Prov Sumsel jumlah serapan anggaran tahun 2023 sebesar Rp 44.221.572.240,00 atau 90,25% dengan sisa anggaran sebesar Rp 4.776.485.760,00. Tahun 2023 ada dua kegiatan yang tidak terlaksana yaitu Diklat Tugas Pokok dan Fungsi, dan Bimbingan Teknis Implementasi peraturan perundang-undangan. Kegiatan lain yang banyak menyisakan anggaran adalah Fasilitasi Materi dan Komunikasi Pimpinan yitu sebesar Rp 3.542.663.828,00. Selain 3 OPD tersebut, silpa juga terjadi di OPD lainnya di wilayah pansus I.

Sementara itu, Pansus II yang disampaikan Nurhilyah memberikan sejumlah catatan untuk sejumlah OPD, untuk ditindaklanjuti, diantaranya di Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov Sumsel, Pansus II mengapresiasi keberhasilan OPD yang masuk 5 besar provinsi dengan produksi padi tertinggi secara nasional. Agar keberhasilan itu tetap dipertahankan, pansus II meminta agar kebutuhan tenaga penyuluh dipenuhi kembali, dan melakukan revitalisasi keberadaan Balai Pelatihan Penyuluh Pertanian Martapura di Kabupaten OKU Timur yang sekarang ini kondisi mati suri.

“Kami juga minta pemerintah memberikan kemudahan bagi petani untuk mendapatkan pupuk bersubsidi,” imbuhnya.

Untuk Dinas Kehutanan Sumsel, pansus II menyinggung soal pengawasan dan pelestarian hutan yang kurang terkoordinir. Untuk itu mereka minta Dinas Kehutanan proaktif untuk berkonsultasi dan berkoordinasi ke pemerintah pusat terkait permasalahan kehutanan seperti ilegal loging, perambahan hutan oleh perusahaan ataupun warga masyarakat.

Untuk Dinas Perkebunan Sumsel, pansus II minta Disbun berkoordinasi dengan PU, sehingga jalan yang dibangun didahulukan untuk jalan mengangkut hasil pertanian. Guna memutus permainan harga oleh tengkulak, pansus II minta disbun memperbanyak pasar peleangan hasil perkebunan disetiap desa. Catatan juga dibrikan pansus II untuk sejumlah OPD lainnya.
Juru bicara Pansus III DPRD Sumsel, Nyimas Sarah Halim menyampaikan rekomendasi antara lain dalam pengelolaan Dana Bantuan Keuangan kepada kabupaten/kota agar BPKAD membuat SOP yang baku yang ditetapkan dengan Peraturan Gubemur tentang Persyaratan Penyaluran serta Format Laporan Pelaksanaan Kegiatan sehingga seragam untuk seluruh daerah guna kelancaran, efektif dan efisien serta oftimalnya pelaksanaan Program Bantuan Keuangan Gubernur Sumatera Selatan.

Kemudian meminta agar Direksi PT Swarnadwipa Sumsel Gemilang lebih meningkatkan inovasi dalam mengembangkan usaha guna meningkatkan kinerja perusahaan, dan segera melakukan pembenahan terhadap fasilitas Graha Sumsel di Jakarta dan Mess Syailendra di Cisarua Bogor, mengingat saat ini fasilitas di kedua unit usaha tersebut perlu perbaikan dan penambahan sarana dan prasarana guna meningkatkan okupansi yang akan mendongkrak kinerja perusahaan sehingga dengan meningkatnya Pendapatan akan membuat PT Swarnadwipa Sumsel Gemilang dapat lebih berkontribusi bagi Pendapatan Daerah Provinsi Sumsel.

Selanjutnya dalam rangka meningkatkan kontribusi bagi Pendapatan Daerah dan memajukan usaha BUMD-BUMD milik Pemerintah Provinsi Sumsel, Bank SumselBabel sebagai BUMD yang paling produktif agar menjadi pionir dan mengajak para Direksi masing-masing BUMD meningkatkan koordinasi dan sinergitas serta berkerjasama dalam kegiatan usahanya dengan mendukung dan saling memanfaatkan fasilitas usaha yang dimiliki secara professional sehingga dapat mengembangkan dan meningkatkan Kinerja masing-masing BUMD.

Sementara juru bicara Pansus IV DPRD Sumsel, Hj Meli Mustika mengatakan, berdasarkan hasil pembahasan dengan Dinas PU. Bina Marga dan Tata Ruang Prov. Sumsel diketahui jumlah kendaraan yang tinggi menyebabkan kemacetan serta banyaknya jalan-jalan provinsi yang berlubang dan rusak parah sehingga terjadi kecelakaan. Karena itu, Pansus IV mengharapkan agar hal tersebut menjadi prioritas utama dalam menyusun anggaran Dinas PU Bina Marga ke depan.

Panitia Khusus IV juga berharap dinas terkait mengoptimalkan pengawasan terhadap Pihak ke 3 atau kontraktor yang melaksanakan pembangunan, pemeliharaan dan peningkatan jalan. Serta meminta agar program yang ibuat sesuai kebutuhan masyarakat.

Untuk Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Prov. Sumsel, pansus IV berharap agar pembangunan Jalan Lingkungan di wilayah Sumatera Selatan dipercepat, serta meminta agar pembangunan dititik beratkan kepada program yang berdampak kepada kepentingan masarakat yang tidak mampu, seperti MCK, pembangunan Rusunawa, Pembangunan Rumah Murah, Pembangunan jalan-jalan setapak, Pembangunan tembok penahan, Pembuatan Sumbur Bor di daerah-daerah terpencil dan daerah lainnya.

Sedangkan di Dinas Perhubungan Prov. Sumsel, pansus IV menyoroti masalah jalan khusus Batubara yang masih menjadi permasalahan. Mereka berharap pemprov mencarikan solusi yang tepat. Selain itu Pansus IV juga mengapresiasi Dishub yang sukses memberikan PAD yang terbesar untuk sumsel.

Sementara itu Pansus V yang dilaporkan Herman menyampaikan, pihaknya telah memberikan rekomendasi kepada OPD diwilayah kerjanya. Untuk Dina Kesehatan, pansus V mengafresiasi Pelaksanaan program jaminanan kesehatan yang sudah berjalan baik, diamana 14 dari 17 kabupaten/Kota di Sumsel sudah UHC, dengan cakupan kepesertaan per April tahun 2024 mencapai 97,84% dan keaktifan peserta 79,57%.

Untuk dinas Kesehatan, Pansus V menyoroti belum meratanya jumlah sekolah dan sarana Pendidikan di Sumsel, kurangnya meubeler dan prasarana lainnya. Pendanaan sekolah berkeadilan agar ditingkatkan efektifitasnya, yaitu dengan memberikan melalui PSB prestasi dan PSB afirmasi, serta masalah peningkatan gaji dan kesejahteraan guru honorer agar setara UMR.

“Pansus V juga meminta agar siswa miskin mendapatkan bantuan melalui kartu sumsel cerdas dan lainya,” ujar Herman.

Sedangkan untuk inas Sosial, pansus V menyoroti data DTKS, tenaga operator di desa/kelurahan masih kurang atau terbatas, anggaran untuk verifikasi dan validasi sangat minim, kurangnya SDM dalam pengelolaan data dan tidak adanya honor untuk supevisor dan operator data.

Untuk itu Pansus V merekomendasikan merekrut tenaga operator data minmal 1 desa ada 2 operator, menambah anggaran khusus untuk verifikasi dan validasi data di 17 Kabupaten/Kota, merekrut tenaga ahli computer untuk pengelolaan data dan mengusulkan honor operator desa melalui Dana Pemerintah desa (APBD Desa). (ADV)

Laporan Hasil Pembahasan Penelitian
Laporan Hasil Pembahasan Penelitian
Tags: LKPJ Gubernur SumselPenelitian terhadap LKPJ
ADVERTISEMENT
Previous Post

Polda Sumsel Berbagi THR Sembako Kepada Ormas Cipayung dan BEM di Palembang

Next Post

Silaturahmi Dengan Para Driver Online, Bakal Calon Walikota Palembang Yudha Pratomo Mahyuddin Siap Perjuangkan Kesejahteraan Driver Online

YN

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Kebutuhan Siswa Tinggi, BPMP Setujui Penambahan Rombel di SMPN 15 Palembang

Kawal Kesuksesan TMMD Reguler ke-128 Kodim Sragen, Pasiter Pastikan Seluruh Sasaran Rampung Tepat Waktu

Akselerasi Membuahkan Hasil Pengecoran Jalan TMMD Reguler ke-128 Kodim Sragen Capai 50 Persen

Dengan Ikhlas, Ibu Suwarti Berikan Makanan dan Minuman Kepada Anggota Satgas Setiap Hari

Komisi IV DPRD Palembang Minta Penataan Rombel Tak Ganggu SPMB 2026

Bupati Muara Enim Edison Apresiasi Prestasi Atlet Disabilitas, NPCI Muara Enim Pasang Target Tinggi

Sinergi Perlindungan Jaminan Sosial, Kanwil Kemenag Sumsel dan BPJS Ketenagakerjaan Teken MoU

Disnakertrans Muba Umumkan Lowongan Kerja Dokter Perusahaan di PT Salim Ivomas Pratama Tbk untuk Wilayah Bayung Lencir

Forum Lintas Asosiasi Jasa Konstruksi Sumatera Selatan Siap Kawal Regulasi dan Kualitas Pembangunan di Sumsel

Berita Populer

Erick Thohir Ajak Menteri Olahraga Se-Asia Tenggara Reformasi Tata Kelola SEA Games

Tata Kelola SEA Games
Reporter lian
5 Mei 2026

LamanQu.Com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mendorong transformasi besar-besaran dalam penyelenggaraan SEA Games. Selain itu, ia menegaskan...

Read more

Dari Senam hingga Komedi, Disdik Sumsel Peringati Hardiknas dengan Nuansa Kebersamaan

Dari Senam hingga Komedi, Disdik Sumsel Peringati Hardiknas dengan Nuansa Kebersamaan
Reporter YN
5 Mei 2026

Palembang. Lamanqu. Com Suasana Aula Handayani Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan pada Senin, 4 Mei 2026, tampak berbeda dari biasanya....

Read more

Percepat Reforma Agraria, DPR RI Segera Bentuk Command Center Penanganan Konflik

Reforma Agraria
Reporter lian
2 Mei 2026

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan bahwa DPR RI akan membentuk pusat komando atau command center khusus. Selain...

Read more

Ringankan Beban Pekerja, Bulog Salurkan 350 Ribu Paket Sembako di May Day 2026

Paket Sembako di May Day
Reporter lian
2 Mei 2026

LamanQu.Com - Perum Bulog menyalurkan 350 ribu paket sembako kepada seluruh buruh dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In