• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Jumat, Februari 6, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

DPP POSE RI Demo di Kantor Walikota, Desak PJ Walikota Palembang Tutup Galian C Diduga Ilegal di Kepuh Kecamatan Gandus Telang Kemang Cenago Kota Palembang

Reporter YN
29 Januari 2024
Galian C Diduga Ilegal
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Puluhan massa dari LSM POSE RI melakukan aksi demo di Kantor Walikota Palembang, Senin (29/1/2014). Aksi demo ini menuntut PJ Walikota dan Aparat Penegak Hukum untuk mengusut tuntas perizinan Galian C milik AJN, TN dan MRN di Kepuh Kecamatan Gandus Telang Kemang Cenago Kota Palembang yang diduga ilegal dan merusak lingkungan.

Ketua Umum LSM POSE RI Desri SH didampingi Koordinator Lapangan Philipus Pito Sogen, SH mengatakan, Rumah PJ Walikota dekat dengan lokasi Galian C di di Kepuh Kecamatan Gandus Telang Kemang Cenago Kota Palembang arah Villa Mantan Gubernur Sumsel. “PJ Walikota dan Aparat penegak hukum tutup galian C tanah yang diduga tidak jelas izinnya dikawasan di Kepuh Kecamatan Gandus Telang Kemang Cenago Kota Palembang. Sehingga otomatis pasti akan terhenti sendiri armada-armada melintas di Talang Kepuh dan Jalan Tanjung Barangan. Apabila galian C tersebut ditutup dan hanya mempersoalkan kontribusi recehan angkutan armada melintas di Talang Kepuh dan Jalan Tanjung Barangan itu hanya sia sia dan tidak profesional.”Hentikan pungutan itu dan tutup Galian C ilegal itu,” ujar Desri.

Lebih lanjut Desri menuturkan, oleh karena itu Pemerhati Organisasi Sosial & Ekonomi Republik Indonesia (POSE RI) Mendukung dan Mendesak Pj. Walikota Palembang dan Aparat Penegak Hukum yang Berkompeten atas dugaan pelanggaran Pasal 98 ayat (1) Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup terkait Galian C diduga Milik Oknum berinisial “TN”, “AJ”, dan “MRN” di wilayah Talang Kepuh Kelurahan Gandus Kecamatan Gandus Kota Palembang yang diduga Tidak Memiliki Izin, Merusak dan Mencemarkan Lingkungan.

Tuntutan dan sikap, mendukung dan medesak pj. walikota palembang, gubernur sumatera selatan, dan aparat penegak hukum yang berkompeten, kapolrestabes palembang, kapolda sumatera selatan, dinas lingkungan hidup provinsi sumatera selatan:

  1. Agar mengaudit secara faktual, uji petik terhadap kegiatan tersebut.
  2. Agar memanggil, memeriksa pemilik Galian C beriisial “TN”, “AJ”, dan “MRN” diduga bos galian c ilegal yang diduga kebal hukum.
  3. Agar memeriksa administrasi perizinannya, karena menurut informasi ada diantaraperizinan tersebut diduga beda lokasi dan letaknya, seperti diduga izinnya untuk ogan ilir, tetapi melakukan penggalian di daerah lain.
  4. Agar menghentikan secara tegas puluhan/ratusan armada colt dump truck colt diesel yang melakukan convoi secara ugal-ugalan di jalan tanjung barangan dan talang kepuh kecamatan gandus membawa tanah Galian C (terindikasi ilegal) yang sangat membahayakan kendaraan/pengendara lain r2 maupun r4 dan masyarakat sekitar yang melintasi jalan tersebut serta menghasilkan polusi debu yang dapat menyebabkan berbagai macam penyakit.
  5. Agar menghentikan secara permanen kegiatan galian c tersebut, jangan hanya menindak tegas terhadap oknum-oknum yang melakukan pungutan terhadap puluhan / ratusan armada colt dump truck colt diesel yang membawa tanah Galian C (terindikasi ilegal) tersebut.
  6. Agar menerapkan terhadap galian c tersebut undang-undang nomor 32 tahun 2009 pasal 98 ayat (1) yang uraiannya sudah jelas dan pidana sedikit 3 miliar dan paling banyak 10 miliar atau 3 tahun penjara (lingkungan hidup).
  7. Agar menerapkan pasal 158 undang-undang republik indonesia nomor 4 tahun 2009 terhadap pelaku oknum inisial “TN”, “AJ”, dan “MRSN” diduga bos tambang Galian C yang terindikasi diduga melakukan perbuatan melawan hukum serta memeriksa legal peirizinan terkait Galian C yang mereka lakukan untuk kepentingan pribadi dan mempekaya diri seindiri secara berkompok atau pihak pihak tertentu.
  8. Bahwa ditetapkan sebagaimana dimaksud dalam pasal 61 huruf a yang mengakibatkan perubahan fungsi ruang, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).
  9. Bahwa ditetapkan sebagaimana dimaksud dalam pasal 61 huruf a yang mengakibatkan perubahan fungsi ruang, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).

“Oleh karena itu kami menyatakan sikap  tangkap dan proses hukum oknum “TN”, “AJ”, dan “MRSN” atas dugaan pelanggaranpidana lingkungan berdasarkan bukti yang ada. serta memproses dan menindak oknum “TN”, “AJ”, DAN “MRSN” atas dugaan terlibat tidak pidana lingkungan hidup. kemudian, menetapkan oknum “TN”, “AJ”, DAN “MRSN” atas dugaan pidana minerba pasal 158 uu minerba dan pidana tata ruang pasal 17 uu 6 tahun 2023 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 2 tahun 2022 tentang cipta kerja menjadi undang-undang,” tandasnya.

Sementara itu, Bang Ambon menambahkan,  pihaknya merasa terganggu truk besar lewat.” Anak kami terganggu. PJ Walikota segera mengecek dan mengevaluasi izin galian C. Galian C sangat merugikan masyarakat Palembang. Kalau digali terus, peta Gandus akan hilang,” teriaknya.

“Tutup Galian C, dan usut tuntas perizinannya. Karena itu tidak ada izin tapi dibiarkan. Kami mintak aparat kepolisian tangkap pelaku yang melakukan galian C ilegal. Kami menolak galian C di Talang Kepuh,” bebernya.

Menanggapi aksi demo tersebut, Asisten 3 Bidang Administrasi Umum Setda Kota Palembang, Alex Fernandus mengatakan, pihaknya mengapresiasi tuntutan LSM POSE RI yang menyampaikan aspirasinya, dari informasi di Talang Kepuh itu tidak ada izinnya. “Saya komunikasi PUPR walaupun terkait izin galian C itu kewenangan Provinsi. Karena terkait wilayah di Kota Palembang, jangan sampai terjadi hal yang merugikan masyarakat. Saya akan segera perintahkan Sat Pol PP. Saya akan telpon Camat Gandus, atas ada tidak ada izin galian C. Kalau tidak ada izin harus ada tindakan tegas seperti penertiban. Karena ini aspirasi yang sangat baik sekali. Yakinlah dari POSE RI, akan segera kita tindaklanjuti dilapangan,” pungkasnya.

Tags: Galian C Diduga IlegalTalang Kepuh
ADVERTISEMENT
Previous Post

Nopri : Diduga, Herly Kaban Bapenda Anti Demokrasi, Arogan Bergaya Preman. Buntut Dari Dihalangi Aksi Demo Macan Tutul Di Kantor BAPENDA Palembang

Next Post

Caleg Partai Garuda Gelar Lomba Gaple, Pemeriksaan Gratis Ratusan Warga Antusias

YN

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Sat Binmas Polres Muratara Dipimpin Kanit Binpolmas dan Kaur Bin Ops Penyuluhan Kampung Anti Narkoba

Sumsel Tiga Besar Peningkatan Produksi Padi, Herman Deru: Ini Berkat Semangat Petani

PPAM Indonesia: Tangkap Kembali Pelaku Pembacokan atau Rakyat Kehilangan Kepercayaan pada Polri

Kompetensi First Aider Jadi Pilar Pencegahan Risiko Operasional di Kilang Plaju

Peringati Isra Mi’raj dan Sambutan Ramadhan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bapenda Palembang Perkuat Silaturahmi

Grand Good Housekeeping, Komitmen Kilang Pertamina Plaju Jaga Area Kerja Aman dan Tertib

Kepsek SMKN 2 Palembang Suparman: Silahkan Di ambil Kalau ijazah dan Raport nya ada di Sekolah

Haul dan Ziarah Kubra Ulama dan Auliya Palembang Darussalam 1447 Hijriah, Diperkirakan Dihadiri Lebih Dari 20 Ribu Orang Dari Dalam Dan Luar Negeri

HDCU Cetak Sejarah, Angka Kemiskinan Sumsel Turun ke Satu Digit

Berita Populer

Proyek Gudang PT Sriwijaya Ban Diduga Langgar Hak Pekerja, Karyawan Tanpa APD dan Tak Terdaftar BPJS

proyek pembangunan gudang
Reporter YN
31 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com — Proyek pembangunan gudang dan bengkel milik PT Sriwijaya Ban diduga melanggar hak dasar pekerja terkait keselamatan dan...

Read more

SKABIGA SPARDHA 2026 Ditutup, Disdik Sumsel Apresiasi Pembinaan Karakter Siswa

SKABIGA SPARDHA
Reporter YN
31 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Rangkaian lomba SKABIGA SPARDHA 2026 yang digelar SMK Bakti Ibu 3 Palembang resmi berakhir pada Sabtu (31/1/2026). Event...

Read more

Sumsel Health Tourism Diluncurkan, Pemprov Bidik Pasien Dalam dan Luar Negeri

Sumsel Health Tourism
Reporter YN
30 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) resmi meluncurkan program Sumsel Health Tourism atau wisata kesehatan, sebuah langkah strategis...

Read more

Sekretariat Baru BPC HIPMI Palembang Diresmikan, Walikota Palembang Ratu Dewa Dorong Kolaborasi Pengusaha Muda

BPC HIPMI Palembang
Reporter YN
4 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Walikota Palembang Ratu Dewa meresmikan Sekretariat Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Palembang masa...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In