• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Selasa, Maret 24, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

DPP POSE RI Demo di Kantor Walikota, Desak PJ Walikota Palembang Tutup Galian C Diduga Ilegal di Kepuh Kecamatan Gandus Telang Kemang Cenago Kota Palembang

Reporter YN
29 Januari 2024
Galian C Diduga Ilegal
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Puluhan massa dari LSM POSE RI melakukan aksi demo di Kantor Walikota Palembang, Senin (29/1/2014). Aksi demo ini menuntut PJ Walikota dan Aparat Penegak Hukum untuk mengusut tuntas perizinan Galian C milik AJN, TN dan MRN di Kepuh Kecamatan Gandus Telang Kemang Cenago Kota Palembang yang diduga ilegal dan merusak lingkungan.

Ketua Umum LSM POSE RI Desri SH didampingi Koordinator Lapangan Philipus Pito Sogen, SH mengatakan, Rumah PJ Walikota dekat dengan lokasi Galian C di di Kepuh Kecamatan Gandus Telang Kemang Cenago Kota Palembang arah Villa Mantan Gubernur Sumsel. “PJ Walikota dan Aparat penegak hukum tutup galian C tanah yang diduga tidak jelas izinnya dikawasan di Kepuh Kecamatan Gandus Telang Kemang Cenago Kota Palembang. Sehingga otomatis pasti akan terhenti sendiri armada-armada melintas di Talang Kepuh dan Jalan Tanjung Barangan. Apabila galian C tersebut ditutup dan hanya mempersoalkan kontribusi recehan angkutan armada melintas di Talang Kepuh dan Jalan Tanjung Barangan itu hanya sia sia dan tidak profesional.”Hentikan pungutan itu dan tutup Galian C ilegal itu,” ujar Desri.

Lebih lanjut Desri menuturkan, oleh karena itu Pemerhati Organisasi Sosial & Ekonomi Republik Indonesia (POSE RI) Mendukung dan Mendesak Pj. Walikota Palembang dan Aparat Penegak Hukum yang Berkompeten atas dugaan pelanggaran Pasal 98 ayat (1) Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup terkait Galian C diduga Milik Oknum berinisial “TN”, “AJ”, dan “MRN” di wilayah Talang Kepuh Kelurahan Gandus Kecamatan Gandus Kota Palembang yang diduga Tidak Memiliki Izin, Merusak dan Mencemarkan Lingkungan.

Tuntutan dan sikap, mendukung dan medesak pj. walikota palembang, gubernur sumatera selatan, dan aparat penegak hukum yang berkompeten, kapolrestabes palembang, kapolda sumatera selatan, dinas lingkungan hidup provinsi sumatera selatan:

  1. Agar mengaudit secara faktual, uji petik terhadap kegiatan tersebut.
  2. Agar memanggil, memeriksa pemilik Galian C beriisial “TN”, “AJ”, dan “MRN” diduga bos galian c ilegal yang diduga kebal hukum.
  3. Agar memeriksa administrasi perizinannya, karena menurut informasi ada diantaraperizinan tersebut diduga beda lokasi dan letaknya, seperti diduga izinnya untuk ogan ilir, tetapi melakukan penggalian di daerah lain.
  4. Agar menghentikan secara tegas puluhan/ratusan armada colt dump truck colt diesel yang melakukan convoi secara ugal-ugalan di jalan tanjung barangan dan talang kepuh kecamatan gandus membawa tanah Galian C (terindikasi ilegal) yang sangat membahayakan kendaraan/pengendara lain r2 maupun r4 dan masyarakat sekitar yang melintasi jalan tersebut serta menghasilkan polusi debu yang dapat menyebabkan berbagai macam penyakit.
  5. Agar menghentikan secara permanen kegiatan galian c tersebut, jangan hanya menindak tegas terhadap oknum-oknum yang melakukan pungutan terhadap puluhan / ratusan armada colt dump truck colt diesel yang membawa tanah Galian C (terindikasi ilegal) tersebut.
  6. Agar menerapkan terhadap galian c tersebut undang-undang nomor 32 tahun 2009 pasal 98 ayat (1) yang uraiannya sudah jelas dan pidana sedikit 3 miliar dan paling banyak 10 miliar atau 3 tahun penjara (lingkungan hidup).
  7. Agar menerapkan pasal 158 undang-undang republik indonesia nomor 4 tahun 2009 terhadap pelaku oknum inisial “TN”, “AJ”, dan “MRSN” diduga bos tambang Galian C yang terindikasi diduga melakukan perbuatan melawan hukum serta memeriksa legal peirizinan terkait Galian C yang mereka lakukan untuk kepentingan pribadi dan mempekaya diri seindiri secara berkompok atau pihak pihak tertentu.
  8. Bahwa ditetapkan sebagaimana dimaksud dalam pasal 61 huruf a yang mengakibatkan perubahan fungsi ruang, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).
  9. Bahwa ditetapkan sebagaimana dimaksud dalam pasal 61 huruf a yang mengakibatkan perubahan fungsi ruang, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).

“Oleh karena itu kami menyatakan sikap  tangkap dan proses hukum oknum “TN”, “AJ”, dan “MRSN” atas dugaan pelanggaranpidana lingkungan berdasarkan bukti yang ada. serta memproses dan menindak oknum “TN”, “AJ”, DAN “MRSN” atas dugaan terlibat tidak pidana lingkungan hidup. kemudian, menetapkan oknum “TN”, “AJ”, DAN “MRSN” atas dugaan pidana minerba pasal 158 uu minerba dan pidana tata ruang pasal 17 uu 6 tahun 2023 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 2 tahun 2022 tentang cipta kerja menjadi undang-undang,” tandasnya.

Sementara itu, Bang Ambon menambahkan,  pihaknya merasa terganggu truk besar lewat.” Anak kami terganggu. PJ Walikota segera mengecek dan mengevaluasi izin galian C. Galian C sangat merugikan masyarakat Palembang. Kalau digali terus, peta Gandus akan hilang,” teriaknya.

“Tutup Galian C, dan usut tuntas perizinannya. Karena itu tidak ada izin tapi dibiarkan. Kami mintak aparat kepolisian tangkap pelaku yang melakukan galian C ilegal. Kami menolak galian C di Talang Kepuh,” bebernya.

Menanggapi aksi demo tersebut, Asisten 3 Bidang Administrasi Umum Setda Kota Palembang, Alex Fernandus mengatakan, pihaknya mengapresiasi tuntutan LSM POSE RI yang menyampaikan aspirasinya, dari informasi di Talang Kepuh itu tidak ada izinnya. “Saya komunikasi PUPR walaupun terkait izin galian C itu kewenangan Provinsi. Karena terkait wilayah di Kota Palembang, jangan sampai terjadi hal yang merugikan masyarakat. Saya akan segera perintahkan Sat Pol PP. Saya akan telpon Camat Gandus, atas ada tidak ada izin galian C. Kalau tidak ada izin harus ada tindakan tegas seperti penertiban. Karena ini aspirasi yang sangat baik sekali. Yakinlah dari POSE RI, akan segera kita tindaklanjuti dilapangan,” pungkasnya.

Tags: Galian C Diduga IlegalTalang Kepuh
ADVERTISEMENT
Previous Post

Nopri : Diduga, Herly Kaban Bapenda Anti Demokrasi, Arogan Bergaya Preman. Buntut Dari Dihalangi Aksi Demo Macan Tutul Di Kantor BAPENDA Palembang

Next Post

Caleg Partai Garuda Gelar Lomba Gaple, Pemeriksaan Gratis Ratusan Warga Antusias

YN

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Firdaus Hasbullah : Halal Bi Halal Jadi Momentum Perkuat Sinergi Alumni UMP

Polrestabes Palembang Gerak Cepat Tangani Kasus Kematian Pascakeributan di Sukarami

Berangkatkan 1.496 Peserta, KESDM Bersama PLN dan BUMN Energi Fasilitasi Mudik Gratis ke 20 Rute Tujuan

Gelar Apel Kelistrikan Nasional, Dirut PLN: 72.053 Personel Terus Siaga Jaga Keandalan Listrik Sambut Idulfitri 1447 H

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Gelar Salat Idulfitri 1447 H, Berlangsung Khusyuk dan Khidmat

Sekda Sumsel Sholat Ied Di Masjid Raya Taqwa Palembang, Berikut Beberapa Pesan Disampaikan

Kakanwil Ditjenpas Sumsel Ikuti Sholat Idul Fitri 1447 H, Penyerahan Remisi, dan Penguatan Pengamanan Kunjungan Lebaran di Rutan Palembang

Berita Populer

Menyusuri Jalan Terjal, Dedikasi Dansatgas Menjaga Asa TMMD

Menjaga Asa TMMD
Reporter UMR
1 Maret 2026

Kebumen, LamanQu.Com — Pagi merambat pelan di Desa Somagede. Kabut tipis masih bergelayut di pucuk-pucuk pepohonan ketika langkah tegas itu...

Read more

Bata dan Bakti Prajurit, Dari Lumpur ke Martabat, MCK Itu Menjadi Titik Balik di Somagede

Desa Somagede
Reporter UMR
28 Februari 2026

Kebumen, LamanQu.Com — Pagi di Desa Somagede, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, Sabtu (28/02/2026), merekah perlahan. Embun masih setia di ujung...

Read more

Eks Ketua PSI Musi Rawas dan Dua Pengurus PSI Muba Resmi Bergabung ke PDIP Sumsel

Pengurus PSI Muba
Reporter YN
28 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan/PDIP) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali menambah kekuatan politiknya. Bertempat di Kantor...

Read more

Ditengah Malam, Satgas TMMD Kodim 0624/Kabupaten Bandung Genjot Pengecoran Jalan

Satgas TMMD
Reporter UMR
1 Maret 2026

Kabupaten Bandung, LamanQu.Com – Semangat membangun dari akar rumput kembali menggema. Program Satuan Tugas (Satgas) TMMD Reguler ke-127 Kodim 0624/Kabupaten...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In