• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Senin, Januari 12, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Peringati 25 Tahun Reformasi, Perjuangan Reformasi Belum Selesai

Reporter YN
13 Mei 2023
Peringati 25 Tahun Reformasi
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Dalam peringatan 25 tahun reformasi, Persatuan Nasional Aktivis (PENA) 98 gelar diskusi bersama mahasiswa berbagai Universitas di Rafah tower UIN Raden Fatah Palembang, Sabtu (13/5/2023).

Tenaga Ahli Kementerian Desa, Yudhi Habibi yang juga tergabung dalam PENA 98 mengatakan, Perjuangan Reformasi belum selesai.

“Sebagai contoh, di Sumsel desa tertingal ada 22 atau 23 yang 10 diantaranya disumbangkan oleh kabupaten Musi Banyuasin baik listrik, ambulan desa, air dan sebagainya,” ungkap Yudhi.

Maka mahasiswa diharapkan dapat memperbanyak kajian, kelompok diskusi dengan beragam referensi dan sebagainya.

Sementara itu, narasumber Jurnalis pada masa itu, Darwin Syarkowi menambahkan sekitar tahun 1997-1998 merupakan kondisi yang sangat rumit dimana pemikiran rakyat dan ruang bergerak hingga aspirasi pun dibatasi. “Kita masih dipenjara termasuk otak dan pikiran yang ada di Republik ini,” ucapnya.

Menurutnya, berorganisasi adalah salah satu proses untuk menjadi pemimpin maka mahasiswa diharapkan dapat keluar dari zona nyaman. “Mudah-mudahan akan berhasil dan bisa menjadi motivasi dalam membangun dan menjadi lebih baik,” katanya.

Sementara Juru bicara PENA 98 Sumatera Selatan, Muhammad Iqbal menjelaskan kriteria capres yang harus didukung oleh rakyat Indonesia pada pemilu tahun 2024 diantaranya;

  1. Capres 2024 harus menjaga pancasila, berpegang UUD 1945, setia NKRI, menghargai perbedaan dan menjaga kebhinekaan.
  2. Tidak memiliki rekam jejak menggunakan kekerasan dan bukan bagian dari orde baru.

“Seorang capres harusnya tidak memiliki watak bercorak orde baru, yakni militeristik dan melakukan nepotisme. Apalagi berafiliasi dengan rezim orde baru, dipastikan tidak akan mampu membawa Indonesia melangkah maju tanpa beban masa lalu,” paparnya.

  1. Tidak pernah terlibat dalam penggunaan politik identitas, sebab diharapkan Indonesia akan menjadi negara modern yang multi etnis, ras, kultur, identitas, dan keyakinan.

“Karena itu, mencermati rekam jejak capres menjadi penting, seperti apakah ia pernah terlibat, menggunakan, membiarkan penggunaan politik identitas, menjadi penting dicermati dan diwaspadai,” bebernya.

  1. Seorang capres tidak pernah terlibat dalam kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Pelanggaran HAM merupakan kejahatan kemanusiaan. Ia mengajak masyarakat memastikan capres 2024 mendatang bukan bagian dari kasus pelanggaran HAM.
  2. Capres 2024 tidak pernah terlibat kasus korupsi, figur yang dipastikan tidak sedang atau pernah tersangkut kasus korupsi.
  3. Capres tersebut harus dipastikan bakal melanjutkan program kerja Presiden Joko Widodo. “Tujuannya agar pembangunan yang dilakukan setiap pemimpin dilanjutkan sehingga tidak mangkrak dan sia-sia,” ucapnya.
  4. Capres 2024 harus berkomitmen memperjuangkan agenda reformasi menyelesaikan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu, menjaga lingkungan, dan mewujudkan reforma agraria.

“Kita tidak ingin bangsa ini berjalan dengan beban sejarah masa lalu,” katanya.

  1. Capres 2024 harus berkomitmen memperkuat ekonomi yang berpihak kepada rakyat.

“PENA 98 memandang, keberpihakan kepada rakyat ini harus tercermin dan bukan hanya kata-kata. Tapi jauh lebih konkret mesti terwujud dalam tindakan dan laku sosial,” tandasnya. 

Tags: peringatan 25 tahun reformasirekam jejak capreswatak bercorak orde baru
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dengan Berbekal Kuda Tunggangan, Bacaleg Partai Gerindra Tampil Beda Menuju KPUD Banyuwangi

Next Post

Serahkan Berkas Caleg Ke KPU Sumsel, Cik Ujang : Kita Harus Berjuang Untuk Kembalikan Kejayaan Partai Demokrat

YN

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Terimakasih, Nisya: Sebuah Audit dari Balik Sanggul Palsu

Operasi Gaktiblin, Propam Sasar Anggota Polri

Perkuat Budaya Kerja Unggul, Kilang Pertamina Plaju Konsisten Bangun Mindset Keselamatan

Kejati Sumsel Selamatkan Keuangan Negara Rp 616 Milyar Dalam Perkara Dugaan Tipikor Fasilitas Pinjaman Kredit di Salah Satu Bank Pemerintah Kepada PT. BSS dan PT. SAL

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Launching Penerimaan Mahasiswa Baru dan RPL Tahun 2026

Meriahkan HAB ke-80, Kemenag Sumsel Gelar Bazar Kerukunan

Dibalik Toga Hitam Chairul S Matdiah Pernah Gugat Presiden Megawati Soekarnoputri

Bintang Sumsel Bersinar Nasional, Daeng Supriyanto Pimpin Urusan Umum KSMI

Marciano Norman Apresiasi Kegiatan KSMI, Arahkan Perbaikan Roda Organisasi untuk Keberlanjutan Sepak Bola Mini

Berita Populer

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Launching Penerimaan Mahasiswa Baru dan RPL Tahun 2026

UIN Raden Fatah Palembang
Reporter YN
7 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang secara resmi melaunching Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dan Rekognisi Pembelajaran...

Read more

Meriahkan HAB ke-80, Kemenag Sumsel Gelar Bazar Kerukunan

HAB ke-80
Reporter YN
7 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Sumsel menggelar kegiatan Bazar Kerukunan dalam rangka memeriahkan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80...

Read more

Dibalik Toga Hitam Chairul S Matdiah Pernah Gugat Presiden Megawati Soekarnoputri

Toga Hitam Chairul S Matdiah
Reporter YN
7 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Sosok advokat senior sekaligus legislator, Chairul S Matdiah, SH, MHKes, bersiap meluncurkan karya literatur terbarunya yang bertajuk...

Read more

Matinya Nyali Garuda : Menagih Wibawa Indonesia di Tengah Terorisme Global Washington

Terorisme Global Washington
Reporter YN
4 Januari 2026

​Oleh: Ki Edi Susilo Sekretaris Jenderal Himpunan Keluarga Tamansiswa Indonesia (HIMPKA Tamansiswa) Palembang, LamanQu.Com - ​Dunia mengawali tahun 2026 dengan...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In