• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Jumat, Februari 6, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

BNNP Sumsel Musnahkan 47 ribu Pil Ekstasi, 10,624 gram Sabu dan Seribu Batang Ganja

Reporter Editor Sumsel
21 April 2022
bnnp sumsel musnakan pil ekstasi, mengenali tanaman ganja, seribu batang ganja
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP), Sumsel melakukan pemusnahan barang bukti Narkotika di halaman kantor BNNP Sumsel Kamis (21/4/2022). Narkotika yang dimusnahkan yakni sabu seberat 10,624 gram, pil ekstasi sebanyak 47 ribu butir dan ganja sebanyak 1000 batang atau 70 kg.

Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Djoko Prihadi SH mengatakan, kegiatan pada hari ini adalah pemusnahan barang bukti Narkotika. Dimana barang ini didapatkan dari bulan Januari sampai bulan Maret 2022 ini.

“Kita musnahkan ketiga jenis Narkotika yang di dapatkan. Yakni sabu seberat 10,624 gram, pil ekstasi sebanyak 47ribu butir dan ganja sebanyak 1000 batang atau 70 kg. Semua barang bukti ini akan dimusnahkan pada hari ini,” ujarnya.

Djoko menerangkan, untuk sabu didapatkan dari dua laporan kejadian dengan tersangka dari Padang. Hal ini bersama jajarannya akan dikembangkan. Kemudian sabu dari wilayah Palembang di daerah kenten, berstatus sebagai penjaga gudang inisal R, serta sebagai pemasok dan pengedali dengan berat 7,1 kg sabu dan 47ribu butir pil ekstasi.

Kemudian untuk narkotika jenis ganja ditemukan di daerah empat lawang. hampir 1000 batang dengan berat 70kg. Tanaman ganja ini ditanam gabung dengan wilayah kebun kopi.

“Pohon ganja yang ditanam ini agak berbeda dengan ganja yang berada diwilayah Aceh. Tinggi batang ganja itu sendiri cuman satu meter. Sedangkan jika di wilayah Aceh tinggi ganja bisa sampai 2 meter lebih,” bebernya.

“Kami cukup kesulitan dalam mengenali tanaman ganja ini. Pertama tanaman ini di bonsai menjadi sangat pendek. Serta ditanam digabung dengan tanaman kopi. Jadi jika dilihat sekilas tidak dapat dibedakan dengan tanaman liar. Tetapi setelah diperiksa secara sesama baru bisa dipastikan itu tanaman ganja,” terang Djoko.

Lebih lanjut Djoko menuturkan, peyalagunaan Narkotika sudah sangat memprihatinkan saat ini. Apa lagi untuk wilayah Sumsel masih ada di 2 terbesar di Indonesia untuk peyalagunaan narkotika. Dalam hal ini perlu kerja keras semua pihak. Bukan hanya kewajiban penegak hukum saja tapi semua stakeholder yang ada.

Pihaknya akan di melakukan pendataan sampai ke tingkat RT, bahkan sampai ke desa-desa. Natinya jika didapatkan data yang akurat. Maka wilayah tersebut akan di kelompokkan. Menjadi wilayah kategori waspada, bahaya, siaga dan aman,

“Upaya yang dilakukan di daerah bahaya akan berbeda dengan daerah aman. Jadi pihak kami dapat menekan di wilayah yang paling rawan. Sampai nanti tidak ada kebutuhan di Sumsel terhadap barang haram tersebut,” ucapnya.

Djoko menambahkan, pihaknya akan berkerjasama dengan semua pihak dalam hal pendataan nanti. Jika program kerja ini berhasil dan didapatkan data akurat. Maka cara bertindak yang cepat dan tepat akan dapat dilakukan dilapangan.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPR RI Siti Nurizka mengatakan, sangat mengapresiasi kegiatan ini. Pemusnahan barang bukti agar tidak di salah gunakan.

“Di Muratara banyak anak muda yang menyalahgunakan narkoba. Lebih baik direhabilitasi, sedangkan untuk dipenjara hanya bandar, kurir dan tokoh utama,” bebernya.

Siti mengungkapkan, pihknya mendukung program BNNP untuk melakukan pendataan. Agar bisa mengindikatorkan desa mana saja untuk zona hitam dan lainnya.

“Saya harap di LP tidak penuh pelaku peyalagunaan narkoba. Jika ada yang masuk LP harusnya hanya bandar dan aktor intelek saja,” ucapnya.

Ketua DPRD Palembang Zainal Abidin SH mengatakan, memang saat ini untuk SDM di BNNP sendiri kekurangan anggota. Seharusnya untuk wilayah Sumsel sudah ada sebanyak seribu anggota. Tapi saat ini baru ada sebanyak 200 anggota di BNNP Sumsel. Berarti untuk jumlah yang seharusnya hanya 20% saja terpenuhi. Untuk itu maka diperlukan sinergi semua stakeholder di lingkungan Sumsel.

“Barang ini sulit dilacak. Sebab Indonesia sendiri terdiri dari Kepulauan yang sangat luas. Tentu hal ini membuat peran kerja dari pihak BNNP dan kepolisian semakin berat dalam memberantas peredaran barang tersebut,” paparnya.

“Jika berhubungan dengan anggaran kami siap untuk wilayah Palembang. Sebab kami yakin peran BNNP sudah sangat baik dalam pemberantasan narkoba di wilayah Sumsel,” tandasnya.

Tags: kebutuhan terhadap barang harammengenali tanaman ganjaSeribu Batang Ganja
ADVERTISEMENT
Previous Post

35 WBP Lapas di Sumsel Dipindahkan Ke Nusakambangan

Next Post

Ramadhan Berbagi Berkah, Polwan Polda Sumsel Bagikan 1.000 Paket Nasi Kotak dan Takjil

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Sat Binmas Polres Muratara Dipimpin Kanit Binpolmas dan Kaur Bin Ops Penyuluhan Kampung Anti Narkoba

Sumsel Tiga Besar Peningkatan Produksi Padi, Herman Deru: Ini Berkat Semangat Petani

PPAM Indonesia: Tangkap Kembali Pelaku Pembacokan atau Rakyat Kehilangan Kepercayaan pada Polri

Kompetensi First Aider Jadi Pilar Pencegahan Risiko Operasional di Kilang Plaju

Peringati Isra Mi’raj dan Sambutan Ramadhan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bapenda Palembang Perkuat Silaturahmi

Grand Good Housekeeping, Komitmen Kilang Pertamina Plaju Jaga Area Kerja Aman dan Tertib

Kepsek SMKN 2 Palembang Suparman: Silahkan Di ambil Kalau ijazah dan Raport nya ada di Sekolah

Haul dan Ziarah Kubra Ulama dan Auliya Palembang Darussalam 1447 Hijriah, Diperkirakan Dihadiri Lebih Dari 20 Ribu Orang Dari Dalam Dan Luar Negeri

HDCU Cetak Sejarah, Angka Kemiskinan Sumsel Turun ke Satu Digit

Berita Populer

Proyek Gudang PT Sriwijaya Ban Diduga Langgar Hak Pekerja, Karyawan Tanpa APD dan Tak Terdaftar BPJS

proyek pembangunan gudang
Reporter YN
31 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com — Proyek pembangunan gudang dan bengkel milik PT Sriwijaya Ban diduga melanggar hak dasar pekerja terkait keselamatan dan...

Read more

SKABIGA SPARDHA 2026 Ditutup, Disdik Sumsel Apresiasi Pembinaan Karakter Siswa

SKABIGA SPARDHA
Reporter YN
31 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Rangkaian lomba SKABIGA SPARDHA 2026 yang digelar SMK Bakti Ibu 3 Palembang resmi berakhir pada Sabtu (31/1/2026). Event...

Read more

Sumsel Health Tourism Diluncurkan, Pemprov Bidik Pasien Dalam dan Luar Negeri

Sumsel Health Tourism
Reporter YN
30 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) resmi meluncurkan program Sumsel Health Tourism atau wisata kesehatan, sebuah langkah strategis...

Read more

Sekretariat Baru BPC HIPMI Palembang Diresmikan, Walikota Palembang Ratu Dewa Dorong Kolaborasi Pengusaha Muda

BPC HIPMI Palembang
Reporter YN
4 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Walikota Palembang Ratu Dewa meresmikan Sekretariat Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Palembang masa...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In