• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Sabtu, Oktober 24, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
kpid sumsel HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Plt Bupati Beni Hernedi Gelar Sarasehan Bersama Ratusan Anggota UPPB

Reporter Editor Sumsel
21 Maret 2022
peningkatan kualitas produksi
Bagikan ke Whatsapp

Sekayu, lamanqu.com – Tercatat sebagai kabupaten yang memiliki UPPB terbanyak di Indonesia ( 121 UPPB), membuat Kabupaten Musi Banyuasin terus meningkatkan mutu UPPB di Muba.

Hari ini, Senin (21/03/2022), Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menggelar sarasehan Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) Se-Kabupaten Musi Banyuasin, di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate.

Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi SIP saat membuka acara mengatakan, UPPB dibentuk berdasarkan Permentan Nomor 38 Tahun 2008 Tentang Pedoman Pengolahan dan Pemasaran Bahan Olah Karet (Bokar).

Keuntungannya, kata Beni, perusahaan leluasa menampung bokar dari UPPB dalam kondisi bersih yang sudah memenuhi persyaratan teknis sehingga biaya pengolahan menjadi lebih murah. Bokar bersih juga mengurangi pencemaran lingkungan karena, tidak perlu lagi mencuci dan membuang kontaminan bokar. Selain itu, mutu bokar semakin meningkat karena harus memenuhi standar teknis yang ditetapkan. Dengan kadar karet kering yang lebih tinggi maka harga bokar juga lebih tinggi.

“Dampak implementasi yang dirasakan yakni peningkatan pendapatan petani dengan penjualan harga bokar melalui sistem lelang UPPB dengan kisaran Rp.11.000 – Rp.12.000/Kg. Harga akan makin tinggi setelah diversifikasi menjadi lateks pekat yang sudah dicentrifuge yakni RP. 19.000 – RP.21.000/Kg,” ulasnya.

Menurut Beni, UPPB juga dapat mendorong kewirausahaan petani. Mengubah kebiasaan petani karet untuk memproduksi karet bersih, dan merubah petani dari On-Farm menjadi Off-Farm sehingga mampu mengolah dan menjual sendiri produksinya.

“Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Muba akan terus membantu UPPB diantaranya mendorong hilirisasi karet. pengembangan sektor hilir komoditas perkebunan di Muba diperkuat dengan pengembangan infrastruktur pembangunan jalan berbasis aspal karet lateks. Pembangunan pabrik centrifuge lateks di 3 Kecamatan yaitu Keluang, Sekayu dan Babat Toman,” ungkapnya.

Dikatakan juga oleh Beni, Pemkab Muba sangat memperhatikan para petani karet. Di tahun 2021 telah dibangun 37 gedung UPPB dan 17 pelataran lelang serta bantuan Sintas (Pembeku Lateks) untuk 76 UPPB dengan luas kebun karet 21.250 Ha. Di tahun 2022 bantuan bangunan UPPB sebanyak 16 gedung dan 6 pelataran lelang dan 80 kelompok tani yang tergabung dalam 45 UPPB dengan luas kebun karet 4.032,5 Ha serta bantuan alat pasca panen karet.

“Pemerintah Kabupaten Muba sangat yakin dengan bantuan tersebut, produktivitas sub sektor perkebunan sebagai penopang pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan para petani pekebun dapat dirasakan. Semoga kedepannya petani pekebun khususnya petani karet akan lebih sejahtera,” harapnya.

Sementara, Plt Kepala Disbun Muba Ahmad Toyibir SSTP MM menyampaikan, karet sebagai salah satu komoditi unggulan Kabupaten Muba, dalam pengembangannya ke depan memerlukan bukan hanya perluasan lahan dan peningkatan kualitas produksi.

Namun, tandas Ibir, perlu strategi pola pengembangan pemasarannya untuk mendapatkan kepastian pasar yang memberikan keuntungan yang adil bagi semua lembaga yang terlibat dalam rantai pemasaran. Salah satu strateginya melalui Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) yang saat ini telah berdiri 121 UPPB di Kabupaten Muba terbanyak di Indonesia.

Proses pemasarannya yang dilakukan melalui kelompok UPPB dengan sistem lelang yang tersebar di 15 kecamatan di Muba.

“Melalui UPPB yang terbentuk di seluruh kecamatan dalam Kabupaten Muba terlihat jelas dan nyata peningkatan harga jual bokar dan hasil yang diterima oleh
petani pekebun. Perbedaan harga antara penjualan melalui UPPB maupun melalui tengkulak atau pedagang perantara terlihat range yang jauh berbeda dengan selisih jual Rp. 3.000, sd Rp. 5.000,PerKg. Dengan kualitas yang terjamin,” bebernya.

Toyibir juga mengungkapkan, sarasehan digelar dengan para anggota UPPB se-Kabupaten Muba bertujuan untuk menjalin silahturahmi. Serta melalui kegiatan ini dapat menjadi forum untuk menerima masukan agar UPPB di Muba dapat semakin berkembang.

“Dirinya berharap diskusi ini bisa menghasilkan informasi yang tepat dan lengkap, untuk referensi dalam rangka penguatan ekonomi. Dengan hadirnya tiga narasumber diantaranya, dari Gapkindo Dr Ir Nur Ahmadi MS, PT Kirana Megatara Agung Nugroho, BRI Sekayu Anangga Harpitando, Puslit Karet Sembawa Martini Aji SP MSc. Semoga dapat menambah wawasan untuk kita,” tandasnya.

Pada kesempatan yang sama dilakukan penyerahan bantuan pembeku lateks Pemerintah Tahun 2022, kepada kelompok tani yang tergabung dalam UPPB Muba secara simbolis kepada 5 UPPB perwakilan.

Tags: meningkatkan mutu UPPB di Mubapeningkatan kualitas produksipenopang pertumbuhan ekonomi
ADVERTISEMENT
Previous Post

Fitrianti Agustinda Memastikan Optimalisasi Pelayanan Publik Secara Langsung di Puskesmas Jalan Medeka

Next Post

Adzanu Getar Nusantara Resmi Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Palembang

Editor Sumsel

Info Terkait

salah satu provinsi terbesar penghasil karet

Serahkan Bantuan Alat Ukur Kadar Air Karet dan Oven Pengering Kopra

15 Juli 2021

Berita Terbaru

THE 1O1 Palembang Rajawali Gelar CSR “1O1 Cares – Little Lungs, Big Care” untuk Dukung Kesehatan Anak di Kawasan TPA Karya Jaya

Ribuan Masker Dibagikan Kepada Masyarakat, Berikut Disampaikan Ketua Astindo Sumsel

Kematian Jon Daus Dipertanyakan, Keluarga Desak Polda Sumsel Segera Ekshumasi Jenazah

Polda Sumsel Tangani 62 Perkara Karhutla, Kapolda Tegaskan Penegakan Hukum Berbasis Ilmiah

Akselarasi Investasi Sumsel Harus Berkolaborasi Seluruh Pemangku Kepentingan, Ini Beberapa Hal Diungkap Kadis

Chairul Matdiah: Jangan Beri Ampun Korporasi Pembakar Lahan

Jaga Kondusivitas Sumsel, Bagindo Togar Apresiasi Dirintelkam Polda Sumsel Kedepankan Dialog dan Kolaborasi

Herison Bidik Yongmoodo Sumsel Mandiri, Pembinaan Atlet Diperluas ke 17 Kabupaten/Kota

Berita Populer

Bagikan Seribu Bingkisan Vitamin, Madu, Air Mineral, dan Masker FOKAL IMM Bergerak Bersama Peduli Kabut Asap

Bagikan Seribu Bingkisan Vitamin, Madu, Air Mineral, dan Masker FOKAL IMM Bergerak Bersama Peduli Kabut Asap
Reporter YN
14 Oktober 2026

Palembang,LamanQu.Com-Forum Komunikasi Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FOKAL IMM) Sumatera Selatan terlihat melakukan kegiatan sosial membagikan seribu bingkisan berupa vitamin, madu,...

Read more

Ponpes Darul Quran Mufidatul Ilmi Menjadi Pilot Projek Penanaman Perdana GSMP, Ini Yang Disampaikan

Ponpes Darul Quran Mufidatul Ilmi Menjadi Pilot Projek Penanaman Perdana GSMP, Ini Yang Disampaikan
Reporter YN
17 Oktober 2026

Banyuasin,LamanQu.Com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Gubernur Sumsel dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin (Pemkab) dalam ini Bupati Banyuasin...

Read more

Bersama Masyarakat, Polda Sumsel Berantas Premanisme demi Keamanan dan Kelancaran Pembangunan

Bersama Masyarakat, Polda Sumsel Berantas Premanisme demi Keamanan dan Kelancaran Pembangunan
Reporter YN
14 Oktober 2026

PALEMBANG,LamanQu.Com— Polda Sumatera Selatan memperkuat komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui penindakan terhadap aksi premanisme di seluruh wilayah...

Read more

Lebri Oktora Desak Kapolda Sumsel Usut Tuntas Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa Cipayung dan Insan Pers

Pengeroyokan Mahasiswa Cipayung
Reporter Editor Sumsel
14 Oktober 2026

Palembang, LamanQu.Com — Konsultan Hukum dan Aktivis Sumatera Selatan dari Yayasan Bantuan Hukum Sumsel Berkeadilan, Lebri Oktora, S.H., mendesak Kapolda...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In