• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Kamis, April 30, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Isu Mencekam, Faktanya Desa Suka Mukti Aman dan Kondusif

Reporter Editor Sumsel
19 Desember 2021
awal mula terjadinya transmigrasi, panen kelapa sawit
Bagikan ke Whatsapp

Oki, lamanqu.com – Adanya isu suasana mencekam di desa Suka Mukti Kecamatan Mesuji Kabupaten OKI, Sumatera Selatan atas kisruh sengketa lahan yang terjadi antara warga dan PT. TMM.

Dimana warga menduduki lahan perusahan milik PT.TMM tersebut karena mengklaim jika lahan itu milik mereka para warga.

Sehingga informasi tersebut menjadi simpang siur bahkan ada yang menilai jika suasananya mencekam dan tidak kondusif karena telah terjadi perlawanan antara warga dan aparat yang menyatakan jika ada warga yang ditangkap oleh petugas kepolisian.

Namun fakta di lapangan hal itu sama sekali tidak benar, suasana yang ada tetap kondusif, aman dan terkendali. Aktivitas pun berjalan normal seperti biasa.

Kapolres OKI, AKBP Dili Yanto, melalui Kasat Reskrim, AKP Sapta Eka Yanto, mengatakan, memang benar ada proses penegakan hukum terhadap beberapa oknum masyarakat terkait adanya laporan salah satu warga desa Suka Mukti yang merasa dirugikan.

Selain itu, adanya penegakan hukum terkait kepemilikan senjata api dan sajam yang saat ini diproses hukum oleh dit reskrimum Polda Sumsel tetapi situasi tetap dalam suasana kondusif.

Suasana kondusif tersebut juga diakui oleh tokoh masyarakat desa Suka Mukti, Sutamar, yang menyatakan jika situasi desa aman-aman saja, kondusif dan terkendali.

“Aman-aman saja kok tidak ada yang mencekam, aktivitas warga juga normal, bertani, berkebun, ke pasar juga buka tokoh, tidak ada yang mencekam, kondusif banget malah”, ujar Sutamar

Sutamar menuturkan, warga yang menduduki lahan PT.TMM juga sudah pulang ke daerah masing-masing. Mereka (warga-red) yang menduduki lahan itu sebagian besar bukan penduduk asli Desa Suka Mukti melainkan pendatang.

“Dari 100 orang yang menduduki lahan tersebut, penduduk asli hanya sekitar antara 20-30 orang saja. Sisanya merupakan pendatang semua,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Tata Usaha PT. TMM, Masluki, mengatakan, untuk kegiatan membawa saksi yang terjadi pada Kamis (16/12/2021) sekitar jam 20.00 WIB awalnya aman tidak terjadi keributan.

Pembubaran warga yang menduduki lahan sudah selesai dilakukan yang dilakukan apel oleh petugas gabungan.

Namun tidak berselang lama, datang sekelompok masyarakat dari arah Desa Sungai Sodong dengan memakai beberapa mobil pribadi dan truk.

Sekelompok warga itu tiba-tiba turun dari mobil dan terdengarlah suara ledakan yang berasal arah oknum masyarakat.

Mendengar adanya suara ledakan, maka anggota polisi juga mengeluarkan tembakan peringatan yang memberitahu jika ada polisi dilokasi. Kejadian itu kurang lebih berlangsung 30 menitan.

“Waktu saya melihat adanya penangkapan terhadap beberapa oknum masyarakat tersebut, di lokasi juga ditemukan beberapa senjata tajam seperti bambu runcing, dan pedang” ujar Masluki.

Atas kejadian tersebut Lanjut Masluki, sebanyak 33 tenaga kerja panen kelapa sawit langsung memutuskan pulang Jambi karena takut.

Sedangkan untuk aktivitas perusahaan seperti memanen tetap dilakukan seperti biasa dengan menggunakan tenaga penduduk asli setempat dalam pengawalan ketat dari kepolisian dan TNI.

“Untuk lahan yang sebelumnya diduduki warga kini sudah kosong yang tinggal hanya barang berupa tenda dan lainnya,” bebernya.

Masluki berharap tidak ada lagi kejadian serupa sehingga aktivitas berjalan lancar serta tidak ada lagi oknum yang tidak bertanggungjawab.

Ditempat terpisah, dari keterangan mantan Sekdes Suka Mukti, Surruri, awal mula terjadinya kronologi transmigrasi sekitar tahun 1981 lalu yang terdiri dari 450 kepala keluarga.

Karena ingin mengembangkan Desa Suka Mukti, maka pemerintah desa mendatangkan warga desa lain untuk tinggal dan menetap yang dinamakan dusun Tanjung Rancing.

“Warga yang datang tersebut berasal dari desa Karang Melati OKU Timur, namun tidak lama kembali lagi ke desanya. Yang tinggal hanya beberapa warga saja dengan fasilitas 2 hektar tanah,” katanya.

“Saat ini kemungkinan ada oknum yang ingin mendapatkan kembali lahan tersebut sehingga berinisiatif menduduki lahan PT.TMM,” tandas Surruri.

Tags: awal mula terjadinya transmigrasipanen kelapa sawitwarga menduduki lahan perusahan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Luar Biasa, Royal Resort Resideces Berikan Hadiah 61 Undian Doorprise kepada Penghuni

Next Post

Harnojoyo Kembali Turun ke Sungai

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Langkah Sertu Sunardi, Meratakan Jalan, Menumbuhkan Harapan

Anik Kristiana, Menguatkan TMMD Lewat Peran Sederhana yang Bermakna

Hasil Lelang SUN April 2026: Seri FR0109 Jadi Primadona dengan Serapan Rp15,75 Triliun

Muhammad Qodari Pimpin Bakom, Komunikasi Pemerintah Harus Agresif dan Berbasis Data

Dari Material hingga Personel, Babinsa Puro Jaga Ritme TMMD Tetap Berjalan

Presiden Prabowo Tinjau Inovasi Pengolahan Sampah Menjadi Genteng di TPST BLE Banyumas

Pacu Ekonomi Daerah, Wamendagri Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Anggaran Rasional

Demi Air Bersih, Serka Sugeng Turun Tangan Bantu Warga Desa Puro

Jabar Dipastikan Aman dan Kondusif Saat May Day, Mayjen Kosasih Beri Imbauan Humanis Kepada Buruh

Berita Populer

Reses Dapil II DPRD Palembang: Mie Gacoan Dinilai Bantu Kurangi Pengangguran di Alang-Alang Lebar

Reses Dapil II DPRD Palembang: Mie Gacoan Dinilai Bantu Kurangi Pengangguran di Alang-Alang Lebar
Reporter YN
24 April 2026

Palembang. Lamanqu. Com Dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, anggota DPRD Kota Palembang dari Daerah Pemilihan (Dapil) II yang...

Read more

IKA KSMA Ada Dibeberapa Daerah Di Indonesia, Berikut Beberapa Pesan Disampaikan

IKA KSMA Ada Dibeberapa Daerah Di Indonesia, Berikut Beberapa Pesan Disampaikan
Reporter YN
19 April 2026

Palembang. Lamanqu. Com Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru, S.H., M.M...

Read more

Chairul S Matdiah : Gubernur adalah Wajah Provinsi, Fasilitas Sesuai Kebutuhan Tugas

Chairul S Matdiah : Gubernur adalah Wajah Provinsi, Fasilitas Sesuai Kebutuhan Tugas
Reporter YN
19 April 2026

Palembang. Lamanqu. Com Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Chairul S Matdiah, angkat bicara terkait dinamika rencana pengadaan mobil dinas senilai...

Read more

Gubernur Herman Deru Ajak Mahasiswa Gunakan AI Secara Bijak

Lomba Video AI
Reporter YN
19 April 2026

Palembang, LamanQu.Com - Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, mengajak para mahasiswa untuk menggunakan Artificial Intelligence (AI) secara bijak....

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In