• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Minggu, Maret 1, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home Ekobis

Raup Keuntungan dari Urban Farming di Pekarangan

Reporter Editor Sumsel
27 Juni 2021
Keuntungan dari Urban Farming
Bagikan ke Whatsapp

lamanqu.com – Di tengah tren urban farming yang terus meningkat, Toko Trubus menggelar Ngobrol di Warung Trubus yang bertajuk Tren Urban Farming: dari Pekarangan Jadi Penghasilan.

Acara tersebut membahas seputar urban farming yang telah terbukti mampu memberikan keuntungan yang menggiurkan.

Ngobrol di Warung Trubus diselenggarakan bersamaan dengan soft opening Toko Trubus Jakabaring, Palembang. Urban farming di pekarangan rumah dapat dilakukan untuk menanam tanaman hias, tanaman sayur, ataupun tanaman buah. Acara Ngobrol di Warung Trubus kali ini mengundang para narasumber yang telah berhasil membudidayakan ketiga jenis tanaman tersebut di pekarangan rumah sekaligus mengembangkannya menjadi penghasilan.

Tika Nilawati, penghobi sekaligus pemilik Tika Hidroponik sudah cukup lama membudidayakan tanaman hias dari pekarangan rumahnya yang disebut sebagai Teras Bunga. Hal ini karena tanaman hiasnya memang dibudidayakan di teras rumah.

Tidak seperti kebanyakan penjual tanaman hias di Palembang yang mengambil tanaman di Bandung, dirinya lebih memilih membudidayakan tanaman hiasnya dari biji langsung di Palembang. Oleh karena itu, tanaman yang dihasilkan oleh Tika memiliki daya tahan yang lebih lama. Pasalnya, kebanyakan tanaman yang diambil dari luar Palembang tidak mampu bertahan cukup lama dengan kondisi lingkungan di Palembang.

Tak hanya tanaman hias lokal, Tika juga berhasil membudidayakan tanaman hias impor.  Salah satunya adalah tanaman dischidia.

komoditas tanaman sayur

Tika mengatakan bahwa untuk memulai budidaya tanaman hias tidak selalu dengan tanaman mahal yang diimpor. Tanaman impor lebih sering dipilih oleh mereka yang memang sudah mengoleksi tanaman hias. Tanaman lokal pun bisa mendatangkan keuntungan, asalkan pembudidaya mampu merawatnya dengan baik.

“Hampir semua tanaman hias itu menguntungkan sebenarnya, asal kita bisa mengembangbiakkan atau membudidayakan. Jangan kita cuma jadi reseller. Kalau jadi reseller kan keuntungannya, sangat dikit, terus habis. Beli satu, dijual habis,” papar Tika.

Untuk komoditas tanaman sayur, ada Adie Alqodery, pemerhati hidroponik, pemilik Green Corner Hidroponik yang sudah merambah dunia bisnis hidroponik sejak 2013. Ia menjelaskan hidroponik merupakan cara bertanam yang dapat memudahkan untuk berkebun di lahan yang terbatas. Ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan dari hidroponik, selain keuntungan materi.

“Dengan adanya hidroponik ini, kita itu muncul kreativitasnya. Mulai dari membuat media-media tanam pipa yang bentuknya bertingkat. Ada yang instalasinya berbentuk spiral atau vertical growing. Jadi, (dapat) memunculkan ide-ide kreatif dari hidroponik ini,” papar Adie.

Adie mengatakan saat ini peluang permintaan sayuran organik sedang meningkat. Hal ini karena saat pandemi masyarakat membutuhkan asupan makanan yang bergizi. Kini, permintaan sayuran dari kebun Adie banyak berasal dari rumah sakit, kafe dan resto, serta konsumen langsung.

Tanaman buah pun bisa dibudidayakan di pot untuk mengefisiensikan lahan yang dimiliki. Saat ini sudah cukup populer tren menanam tanaman buah di dalam pot atau biasa disebut tabulampo

Tabulampot yang dipelihara dengan baik dapat menghasilkan panen yang tidak jauh berbeda dengan tanaman yang ditanam langsung di lahan. Namun, memang tidak semua jenis tanaman buah bisa ditanam sebagai tabulampot. Asmoro, Trainer Agribisnis Toko Trubus menjelaskan tabulampot bisa hidup lebih lama dibanding tanaman yang ditanam di lahan.

“Karena unsur haranya bisa kita cukupi, bisa kita atur sendiri sampai dia berproduksi secara maksimal. Berbeda dengan di tanah, semakin besar tanamannya, akarnya semakin luas semakin panjang. Kebutuhannya tidak bisa dikontrol sehingga umurnya lebih pendek atau tidak lebih lama dari tanaman tabulampot,” pungkas Asmoro.

Sebagai informasi tambahan, selama periode soft opening Toko Trubus Jakabaring, yakni 25—30 Juni 2021, Toko Trubus Jakabaring memberi diskon hingga 50{8683c2092de492d2a190cf7fbc06166f47c1e4e1eec97bd8c795afb1b4b0e460} untuk bibit tanaman buah dan produk saprotan kepada masyarakat Palembang. Yuk, jangan lewatkan kesempatan ini!

Tags: Green Corner Hidroponikkomoditas tanaman sayurPekarangan Jadi Penghasilantren urban farming
ADVERTISEMENT
Previous Post

Herman Deru : Pemerintah Hadir dan Menghargai Ide-ide Kreatif  Pemuda Sumsel

Next Post

Beri Hadiah Langsung Kepada Konsumen, REI Sumsel Optimis Penjualan Rumah MBR Capai Target

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Eks Ketua PSI Musi Rawas dan Dua Pengurus PSI Muba Resmi Bergabung ke PDIP Sumsel

Bupati HM.Toha Tohet Mari Kita Wujudkan Muba Zero Escalation Tahun 2026, Tidak Ada Konflik Hubungan Industrial maupun PHK Menjelang Hari Raya

Bata dan Bakti Prajurit, Dari Lumpur ke Martabat, MCK Itu Menjadi Titik Balik di Somagede

Semangat Ramadhan, Satgas TMMD Kodim 0624/Kabupaten Bandung Betonisasi Jalan Capai 1.194 Meter

Forum Jurnalis Berbagi Bagikan 200 Paket Takjil di Monpera

Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama, Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie Ajak Perkuat Persatuan

Menjaga Nadi Kehidupan, Langkah Sang Komandan Kodim 0709/Kebumen Menyusuri Mata Air Harapan

Dari Deru Molen ke Derap Harapan: Prajurit dan Warga Menyatu di Jalur Beton Somagede

Peringati Hari LSM Sedunia, 50 Ormas dan LSM Sumsel Deklarasi Damai Dukung Polri Humanis

Berita Populer

PLN UID S2JB Imbau Masyarakat Melapor Jika Menemukan Kondisi Jaringan Listrik yang Dinilai Tidak Aman

Kondisi Jaringan Listrik
Reporter YN
22 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan...

Read more

Tak Terima Dikaitkan Kasus Lubuklinggau, UMMI Wisata Tour & Travel Ancam Gugat Penyebar Hoaks

kasus travel umroh bermasalah
Reporter YN
23 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Polemik yang menyeret nama “UMMI” dalam kasus travel umroh bermasalah di Lubuklinggau memicu respons keras dari manajemen...

Read more

Pegadaian Kanwil III Sumbagsel Gelar Program Mudik Aman Berbagi Harapan 2026, Gratis untuk Masyarakat

Program Mudik Gratis
Reporter YN
23 Februari 2026

Jakarta, LamanQu.Com - PT Pegadaian Kantor Wilayah III Sumbagsel kembali menghadirkan program sosial tahunan “Mudik Aman Berbagi Harapan 2026” sebagai...

Read more

Capai 33,4 Persen, Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda Tahap II di Wilayah Kodim 0624/Kabupaten Bandung

Jembatan Gantung Perintis Garuda
Reporter lian
24 Februari 2026

Kabupaten Bandung, LamanQu.Com – Pembangunan jembatan gantung perintis garuda tahap II di wilayah Kodim 0624/Kabupaten Bandung sedang dikerjakan. Yang mana...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In