• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Senin, Januari 12, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home Ekobis

Raup Keuntungan dari Urban Farming di Pekarangan

Reporter Editor Sumsel
27 Juni 2021
Keuntungan dari Urban Farming
Bagikan ke Whatsapp

lamanqu.com – Di tengah tren urban farming yang terus meningkat, Toko Trubus menggelar Ngobrol di Warung Trubus yang bertajuk Tren Urban Farming: dari Pekarangan Jadi Penghasilan.

Acara tersebut membahas seputar urban farming yang telah terbukti mampu memberikan keuntungan yang menggiurkan.

Ngobrol di Warung Trubus diselenggarakan bersamaan dengan soft opening Toko Trubus Jakabaring, Palembang. Urban farming di pekarangan rumah dapat dilakukan untuk menanam tanaman hias, tanaman sayur, ataupun tanaman buah. Acara Ngobrol di Warung Trubus kali ini mengundang para narasumber yang telah berhasil membudidayakan ketiga jenis tanaman tersebut di pekarangan rumah sekaligus mengembangkannya menjadi penghasilan.

Tika Nilawati, penghobi sekaligus pemilik Tika Hidroponik sudah cukup lama membudidayakan tanaman hias dari pekarangan rumahnya yang disebut sebagai Teras Bunga. Hal ini karena tanaman hiasnya memang dibudidayakan di teras rumah.

Tidak seperti kebanyakan penjual tanaman hias di Palembang yang mengambil tanaman di Bandung, dirinya lebih memilih membudidayakan tanaman hiasnya dari biji langsung di Palembang. Oleh karena itu, tanaman yang dihasilkan oleh Tika memiliki daya tahan yang lebih lama. Pasalnya, kebanyakan tanaman yang diambil dari luar Palembang tidak mampu bertahan cukup lama dengan kondisi lingkungan di Palembang.

Tak hanya tanaman hias lokal, Tika juga berhasil membudidayakan tanaman hias impor.  Salah satunya adalah tanaman dischidia.

komoditas tanaman sayur

Tika mengatakan bahwa untuk memulai budidaya tanaman hias tidak selalu dengan tanaman mahal yang diimpor. Tanaman impor lebih sering dipilih oleh mereka yang memang sudah mengoleksi tanaman hias. Tanaman lokal pun bisa mendatangkan keuntungan, asalkan pembudidaya mampu merawatnya dengan baik.

“Hampir semua tanaman hias itu menguntungkan sebenarnya, asal kita bisa mengembangbiakkan atau membudidayakan. Jangan kita cuma jadi reseller. Kalau jadi reseller kan keuntungannya, sangat dikit, terus habis. Beli satu, dijual habis,” papar Tika.

Untuk komoditas tanaman sayur, ada Adie Alqodery, pemerhati hidroponik, pemilik Green Corner Hidroponik yang sudah merambah dunia bisnis hidroponik sejak 2013. Ia menjelaskan hidroponik merupakan cara bertanam yang dapat memudahkan untuk berkebun di lahan yang terbatas. Ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan dari hidroponik, selain keuntungan materi.

“Dengan adanya hidroponik ini, kita itu muncul kreativitasnya. Mulai dari membuat media-media tanam pipa yang bentuknya bertingkat. Ada yang instalasinya berbentuk spiral atau vertical growing. Jadi, (dapat) memunculkan ide-ide kreatif dari hidroponik ini,” papar Adie.

Adie mengatakan saat ini peluang permintaan sayuran organik sedang meningkat. Hal ini karena saat pandemi masyarakat membutuhkan asupan makanan yang bergizi. Kini, permintaan sayuran dari kebun Adie banyak berasal dari rumah sakit, kafe dan resto, serta konsumen langsung.

Tanaman buah pun bisa dibudidayakan di pot untuk mengefisiensikan lahan yang dimiliki. Saat ini sudah cukup populer tren menanam tanaman buah di dalam pot atau biasa disebut tabulampo

Tabulampot yang dipelihara dengan baik dapat menghasilkan panen yang tidak jauh berbeda dengan tanaman yang ditanam langsung di lahan. Namun, memang tidak semua jenis tanaman buah bisa ditanam sebagai tabulampot. Asmoro, Trainer Agribisnis Toko Trubus menjelaskan tabulampot bisa hidup lebih lama dibanding tanaman yang ditanam di lahan.

“Karena unsur haranya bisa kita cukupi, bisa kita atur sendiri sampai dia berproduksi secara maksimal. Berbeda dengan di tanah, semakin besar tanamannya, akarnya semakin luas semakin panjang. Kebutuhannya tidak bisa dikontrol sehingga umurnya lebih pendek atau tidak lebih lama dari tanaman tabulampot,” pungkas Asmoro.

Sebagai informasi tambahan, selama periode soft opening Toko Trubus Jakabaring, yakni 25—30 Juni 2021, Toko Trubus Jakabaring memberi diskon hingga 50{8683c2092de492d2a190cf7fbc06166f47c1e4e1eec97bd8c795afb1b4b0e460} untuk bibit tanaman buah dan produk saprotan kepada masyarakat Palembang. Yuk, jangan lewatkan kesempatan ini!

Tags: Green Corner Hidroponikkomoditas tanaman sayurPekarangan Jadi Penghasilantren urban farming
ADVERTISEMENT
Previous Post

Herman Deru : Pemerintah Hadir dan Menghargai Ide-ide Kreatif  Pemuda Sumsel

Next Post

Beri Hadiah Langsung Kepada Konsumen, REI Sumsel Optimis Penjualan Rumah MBR Capai Target

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Terimakasih, Nisya: Sebuah Audit dari Balik Sanggul Palsu

Operasi Gaktiblin, Propam Sasar Anggota Polri

Perkuat Budaya Kerja Unggul, Kilang Pertamina Plaju Konsisten Bangun Mindset Keselamatan

Kejati Sumsel Selamatkan Keuangan Negara Rp 616 Milyar Dalam Perkara Dugaan Tipikor Fasilitas Pinjaman Kredit di Salah Satu Bank Pemerintah Kepada PT. BSS dan PT. SAL

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Launching Penerimaan Mahasiswa Baru dan RPL Tahun 2026

Meriahkan HAB ke-80, Kemenag Sumsel Gelar Bazar Kerukunan

Dibalik Toga Hitam Chairul S Matdiah Pernah Gugat Presiden Megawati Soekarnoputri

Bintang Sumsel Bersinar Nasional, Daeng Supriyanto Pimpin Urusan Umum KSMI

Marciano Norman Apresiasi Kegiatan KSMI, Arahkan Perbaikan Roda Organisasi untuk Keberlanjutan Sepak Bola Mini

Berita Populer

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Launching Penerimaan Mahasiswa Baru dan RPL Tahun 2026

UIN Raden Fatah Palembang
Reporter YN
7 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang secara resmi melaunching Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dan Rekognisi Pembelajaran...

Read more

Meriahkan HAB ke-80, Kemenag Sumsel Gelar Bazar Kerukunan

HAB ke-80
Reporter YN
7 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Sumsel menggelar kegiatan Bazar Kerukunan dalam rangka memeriahkan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80...

Read more

Dibalik Toga Hitam Chairul S Matdiah Pernah Gugat Presiden Megawati Soekarnoputri

Toga Hitam Chairul S Matdiah
Reporter YN
7 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Sosok advokat senior sekaligus legislator, Chairul S Matdiah, SH, MHKes, bersiap meluncurkan karya literatur terbarunya yang bertajuk...

Read more

Matinya Nyali Garuda : Menagih Wibawa Indonesia di Tengah Terorisme Global Washington

Terorisme Global Washington
Reporter YN
4 Januari 2026

​Oleh: Ki Edi Susilo Sekretaris Jenderal Himpunan Keluarga Tamansiswa Indonesia (HIMPKA Tamansiswa) Palembang, LamanQu.Com - ​Dunia mengawali tahun 2026 dengan...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In