• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Selasa, Juni 23, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home Serba Serbi Discovery

Mengenal Lebih Dekat Kain Songket Tradisional Palembang

Reporter Editor Sumsel
21 Februari 2021
Mengenal Lebih Dekat Kain Songket Tradisional Palembang
Bagikan ke Whatsapp

lamanqu.com – Palembang selain memiliki julukan kota empek-empek, juga memiliki beragam kain tradisional. Kain yang juga sering disebut dengan “sewet” di Palembang sudah menjadi primadona di kalangan masyarakat.

Salah satu kain tradisionalnya yaitu kain Songket Palembang. Songket khas palembang ini memiliki motif yang indah dan unik, keunikan itu lah yang membedakan songket Palembang dengan songket yang lain.

Nah untuk mengetahui lebih lanjut, yuk simak berikut ini!

Konon songket Palembang mucul pertama kali sekitar pada abad ke-7 hingga abad ke-13 Masehi. Keberadaan kain songket Palembang dikaitkan dengan masa kejayaan kerajaan Sriwijaya. Pada saat itu awal mula keberadaan kain songket ini merupakan berasal dari para pedagang negeri luar seperti, Cina yang membawa sutera, pedagang India dan timur tengah membawa emas. Hasil barang yang dibawa tersebut diolah menjadi benang untuk dijadikan bahan baku tenun songket oleh masyarakat Palembang. Tak heran, hingga saat ini di Palembang pengrajin Songket hampir dijumpai di setiap sudut.

Dulunya kain yang berbenang emas ini hanya digunakan khusus anggota kerajaan Sriwijaya. Namun, seiring perkembangan zaman kain ini digunakan dalam acara resmi dan pernikahan. Bahkan kini songket Palembang dapat dikenakan pada saat acara non formal, lho! Oiya, kain songket Palembang juga memiliki beragam jenisnya, diantaranya yaitu:

Songket palembang

Songket Lepus

Konon songket Lepus ini adalah songket pertama yang ada di Palembang. Motif songket ini hampir seluruhnya tertutup dengan benang emas yang ditenun. Songket ini dulunya hanya digunakan oleh kaum bangsawan saja. Oiya, songket ini juga dibagi menjadi tiga jenis yaitu songket Lepus Berekam, Lepus Berantai, dan Lepus Penuh. Untuk membedakan ketiga macam songket lepus yakni dapat dilihat dari motif dan benang yang digunakan.

Songket Tretes

Motif songket tretes ini biasanya hanya dibagian ujung songket saja. Sedangkan bagiannya dibiarkan tanpa motif atau diberi motif yang berbeda.

Songket Rumpak

Songket ini pada umumnya dipakai oleh kaum laki-laki saat menjalakan proses pernikahan. Motif songket rumpak hampir sama dengan songket tretes, tetapi kain yang digunakan sudah memiliki motif kotak-kotak.

Songket Limar
Motif songket ini sesuai dengan arti namanya, berlimar-limar artinya berwana-warni. Untuk membuat motif yang berwarna, selain menggunakan benang emas, songket ini juga dipadu dengan benang yang sudah dicelupkan warna terlebih dahulu.

Songket Tabur
Songket tabur atau bertaburan. Motif songket ini sesuai dengan namanya yang memiliki motif kecil-kecil yang menyebar. Motif yang biasa digunakan yaitu bunga, bintang dan lainnya.

Ciri khas Songket palembang selain berbahan baku dari benang emas dan sutera asli, songket ini juga dianggap memiliki motif yang rumit. Sehingga, pembuatannya membutuhkan ketelatenan dan waktu berbulan-bulan. Untuk harga kain songket ini berkisar mulai dari puluhan ribu hingga ratusan juta rupiah, tergantung dari kualitas benang yang digunakan.

Tags: beragam kain tradisionalkain Songket PalembangKeberadaan kain songket PalembangSongket LepusSongket Tretes
ADVERTISEMENT
Previous Post

Disangka Maling, Kepala Sekolah Tewas Dianiaya Warga

Next Post

Tiga Kunci Dorong Pertanian Inklusif di Era Industri 4.0

Editor Sumsel

Info Terkait

melestarikan budaya

Giat Non Fisik TMMD, Kenalkan Kain Songket Guna Melestarikan Budaya Sumsel

23 Maret 2021

Berita Terbaru

Perangkat Desa Cihanjuang Bermain Agresif Masuk 4 Tim Terbaik Semi Final Futsal Kapolsek Cisarua Cup

Fire Fun Learning with Fire Brigade Kilang Plaju, Tanamkan Kesadaran Keselamatan Sedari Dini

Kepala Rutan Kelas I Palembang Tinjau Pelatihan Barista, Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan Produktif

Wagub Cik Ujang Hadiri Wisuda ke-80 dan Milad ke-47 UMP, Dorong Perguruan Tinggi Cetak SDM Unggul dan Berdaya Saing

Wagub Cik Ujang Ajak Masyarakat Jadikan Hijrah Momentum Perubahan di Gebyar Muharam 1448 H dan Harlah Muslimat NU ke-80

Wagub Cik Ujang Dukung Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Sumsel Berpartisipasi Aktif

Wagub Cik Ujang Buka JAMDA IX Pramuka Sumsel 2026, Dorong Lahirnya Generasi Mandiri, Berkarakter, dan Siap Hadapi Era Digital

Terima Audiensi Polsri, Herman Deru Dorong Sinkronisasi Pendidikan Vokasi dengan Potensi Sumsel

Dibawah Komando Bambang Ismawan ,Vian Ketua CS 08 Sumsel Yakin PT Bukit Asam Akan Jauh Lebih Baik

Berita Populer

Kolaborasi Strategis Disnakertrans Muba dan PT AMS: Buka Lowongan Kerja 22 Posisi, Bupati Tegaskan Prioritas Warga Ber-KTP Muba Sesuai Perda No. 2 Tahun 2020

Kolaborasi Strategis Disnakertrans Muba dan PT AMS: Buka Lowongan Kerja 22 Posisi, Bupati Tegaskan Prioritas Warga Ber-KTP Muba Sesuai Perda No. 2 Tahun 2020
Reporter YN
9 Juni 2026

SEKAYU, MUBA, LamanQu. Com-Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus bergerak cepat dalam memperluas penyerapan...

Read more

Ekonomi Tumbuh 5,76 Persen, Wali Kota Bandung Dorong Koperasi jadi Penggerak Pemerataan

Koperasi
Reporter UMR
10 Juni 2026

Bandung, LamanQu.Com - Laju pertumbuhan ekonomi Kota Bandung mencapai 5,76 persen pada triwulan pertama tahun 2026, melampaui capaian tahun sebelumnya...

Read more

DPRD Sumsel Tetapkan 7 Komisioner KPID Periode 2026–2029, Tinggal Menunggu Pelantikan

DPRD Sumsel Tetapkan 7 Komisioner KPID Periode 2026–2029, Tinggal Menunggu Pelantikan
Reporter YN
9 Juni 2026

PALEMBANG,LamanQu. Com- Proses seleksi calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sumatera Selatan periode 2026–2029 akhirnya tuntas. Komisi I...

Read more

Kesederhanaan Wagub Cik Ujang Bikin Salfok, Ikut Masak di Dapur Warga

Kesederhanaan Wagub Cik Ujang Bikin Salfok, Ikut Masak di Dapur Warga
Reporter YN
31 Mei 2026

LAHAT,LamanQu.Com-Di balik gagah pakaian dinas Wakil Gubernur Sumatera Selatan, sosok Cik Ujang kembali menampakkan kesederhanaannya saat pulang ke kampung halaman....

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In