• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Selasa, Oktober 13, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
kpid sumsel HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News Nasional

Wantannas Optimistis Hilirisasi Karet Muba Kuatkan Perekonomian Nasional

Reporter Editor Sumsel
25 Januari 2021
inovasi pembangunan infrastruktur jalan
Bagikan ke Whatsapp

Bupati Dodi Reza Beri Tiga Rekomendasi

Jakarta, lamanqu.com – Inovasi hilirisasi karet di Musi Banyuasin (Muba) yakni salah satunya pembangunan jalan aspal karet dan pendirian pabrik aspal karet menjadi sorotan berbagai pihak karena diyakini menjadi jalan keluar dalam rangka penguatan ekonomi daerah ditengah lesunya harga karet.

Bahkan, inisiasi yang dilakukan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA tersebut tidak hanya menjadi perbincangan di tingkat nasional, namun juga di mancanegara.

Dalam kesempatan kali ini, Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin diundang Dewan Ketahanan Nasional sebagai Narasumber dalam Rapat Persiapan Pengkajian Daerah (Kajida) ke Sumatera Selatan Tentang Revitalisasi
Perkebunan Karet dalam rangka Penguatan Ekonomi Daerah di Ruang Rapat Kedeputian Pengembangan Jakarta Pusat, Senin (25/1/2021).

“Di Sumsel khususnya di Muba ini kan penghasil karet terbesar, dan sudah terbukti nyata berhasil menguatkan perekonomian daerah di Muba yang dominan merupakan petani karet. Nah, ke depan imbas dari inovasi hilirisasi yang dilakukan Bupati Muba Dodi Reza tidak hanya dirasakan di Muba, ke depan harus dirasakan seluruh petani karet di Sumsel bahkan Indonesia,” ungkap Deputi Pengembangan Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas), Marsda TNI Dr Sungkono SE MM.

Sungkono menilai, Kabupaten Muba dinilai sangat tepat untuk menjadi pilot project dan leader dalam implementasi penguatan ekonomi daerah di sektor perkebunan karet.

“Muba sudah mengimplementasikan hilirisasi berupa inovasi pembangunan infrastruktur jalan yang berbahan baku karet, dan saat ini juga sudah memiliki pabrik aspal karet sendiri yang telah operasional,” ucapnya.

Lanjut Sungkono, inovasi hilirisasi karet menjadi campuran aspal di Muba ini terobosan yang sangat luar biasa dan menjadi sorotan Presiden RI Joko Widodo. “Kebijakan hilirisasi karet yang sudah dijalankan di Muba ini riil menjadi jalan keluar keterpurukan harga karet yang selama ini menyentuh angka yang tidak wajar. Selanjutnya akan disusun rekomendasi sebagai bahan masukan kepada Presiden selaku Ketua Dewan Ketahanan Nasional untuk menentukan kebijakan lebih lanjut”, sebutnya.

Pembantu Deputi Urusan Ekonomi Setjen Wantannas, Brigjen Pol M Nazli MM. Ia mengatakan, sangat  mengapresiasi inovasi hilirisasi karet di Muba yang sudah berjalan saat ini. “Ini sangat tepat menjadi percontohan dalam upaya menguatkan perekonomian di sektor perkebunan karet, tentu harus disupport,” ungkapnya.

Menurutnya, terlebih Presiden RI Joko Widodo masih sangat gencar dan massif dalam meningkatkan kualitas serta kuantitas pembangunan infrastruktur terutama jalan sampai ke daerah pelosok.

“Dan inovasi hilirisasi aspal karet adalah jawaban untuk menguatkan perekonomian di sektor perkebunan karet, dan kami yakin serapan karet petani lokal dapat terserap dengan maksimal serta harga karet dapat stabil dan dirasakan petani rakyat,” tegas Nazli yang juga Ketua KAJIDA.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Umum Dewan Karet Indonesia (Dekarindo) Aziz Pane dan Ketua Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo), Moenardi Soedargo. Ia mengungkapkan, upaya hilirisasi karet di Muba yang telah berjalan saat ini merupakan langkah konkrit menggairahkan harga karet di kalangan petani rakyat serta realisasi mimpi nyata.

“Kami berharap inisiasi inovasi hilirisasi karet di Muba ini tidak hanya dirasakan petani dan para pemangku kepentingan di Muba dan Sumsel saja, namun juga dirasakan di skala nasional, juga dapat meningkatkan produksi karet lateks di Indonesia,” harapnya.

Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA memaparkan, banyak upaya yang sudah dilakukan Pemkab Muba dalam upaya menstabilkan harga karet di Muba yang selaras dengan gencarnya hilirisasi karet di Muba. Diantaranya, peningkatan kapasitas dan produktivitas pekebun yakni dengan
Penggunaan Bibit Unggul, pupuk Berimbang, Sekolah Lapang Petani Karet, dan Pelatihan dan Pendampingan Petani Implementasi Good Agricultural Practices (GAP).

“Kemudian, Pembentukan dan Membenahi Kelembagaan Petani Karet, Pembentukan Kelembagaan petani karet melalui Unit Pengolahan dan Pemasaran Bahan Olah Karet (UPPB) berdasarkan Perbup No. 324/2015,” imbuhnya.

“Saat ini terdapat 92 UPPB dengan anggota 13.580 KK, dan Karet dijual secara lelang online menggunakan aplikasi SANG BOKAR berkala tiap 1 minggu dengan harga lebih tinggi. Selisih harga mencapai Rp 4.000/kg, UPPB sebagai produsen lateks pekat (Keluang, Babat Toman, Plakat Tinggi), Transformasi UPPB menjadi entitas bisnis dengan Program UPPB Badan Hukum, dan Melatih petani untuk produksi lateks pekat dengan metode dadih,” tambahnya.

Kepala Daerah Inovatif ini menambahkan, dalam kaitan realisasi Pendirian Pabrik Aspal Karet Musi Banyuasin
yakni Bahan baku melimpah dan dekat bahan baku, Posisi strategis Muba memudahkan distribusi aspal karet, dan posisi Muba dilalui jalan nasional dan jalan penghubung kabupaten lainnya memerlukan aspal untuk pemeliharaan.

“Lalu, Dukungan teknologi produksi aspal karet dari Puslit Karet Bogor dan PT. Jaya Trade Indonesia, Tersedianya captive market dari APBN dan APBD, dan Upaya Pemerintah merubah paradigma produksi pada tataran petani,” bebernya.

Lanjut Dodi, pengembangan sektor hilir komoditas perkebunan di Muba diperkuat dengan pengembangan infrastruktur melalui optimalisasi ruas tol Betung (Sp.Sekayu)-Tempino-Jambi yang melintasi Kabupaten Musi Banyuasin, Optimalisasi ruas tol Betung (Sp. Sekayu)-Tempino-Jambi memperkuat konektivitas pada ruas jalan dalam Kabupaten Musi Banyuasin, memacu Pemerintah Daerah memanfaatkan sebesar-besarnya inovasi aspal karet lateks sebagai bahan baku konstruksi jalan dengan alokasi anggaran APBD sebesar 100 miliyar/tahun.

“Dampak implementasi yang dirasakan yakni Peningkatan pendapatan petani dengan penjualan harga bokar melalui
sistem lelang UPPB mencapai Rp.10.000-Rp.11.000/kg dan peningkatan harga dengan diversifikasi menjadi lateks pekat yang sudah dicentrifuge mencapai Rp. 19.000 – Rp.21.000/kg. Merubah kebiasaan petani karet untuk memproduksi karet bersih, dan Merubah petani dari on-farm menjadi off –farm dengan kemampuan untuk
mengolah dan menjual sendiri produksinya (ex. Produksi lateks pekat),” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, mantan anggota DPR RI dua periode itu juga memberikan tiga rekomendasi yakni diantaranya Diperlukan payung hukum (Perpres dll.) dalam pengggunaan aspal karet untuk pembangunan jalan yang berlaku secara nasional, Peremajaan karet rakyat ( mengadopsi pelaksanaan peremajaan sawit rakyat oleh BPDPKS, perlu juga dihimpun dana ekspor untuk pelaksanaan peremajaan karet rakyat), dan Industri berbahan baku lateks pekat agar mengutamakan lateks.

“Yakinlah, dengan realisasi hilirisasi karet yang kami lakukan ini ke depan kita tidak lagi bergantung dengan harga internasional, serapan karet lokal tetap stabil, dan ini juga menjawab bagian dari nawacita bapak Presiden RI Joko Widodo,” pungkasnya.

Dalam kesempatan Rapat Persiapan Pengkajian Daerah (Kajida) ke Sumatera Selatan Tentang Revitalisasi
Perkebunan Karet dalam rangka Penguatan Ekonomi Daerah juga turut diikuti Pembantu Deputi Urusan Hankam Setjen Wantannas Laksmana TNI Ir Rusmana MT, Kepala Biro POK Setjen Wantannas Marsma TNI Shopian, Analis Kebijakan Bidang Pengembangan Keuangan dan Moneter Dr Abdul Rokhman APi MM, Analis Kebijakan Bidang Pengembangan Sektor Rill Kolonel Sus Drs Agus Suharto MSi.

Kemudian, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA turut didampingi Kepala Bappeda Drs Iskandar Syahrianto MM, Kaban Kesbangpol Soleh Naim SE MM, Kepala Dinas PUPR Herman Mayori ST MT, dan Kadin Kominfo Herryandi Sinulingga AP.

Tags: inisiasi inovasi hilirisasi karetinovasi pembangunan infrastruktur jalanPenguatan Ekonomi Daerah
ADVERTISEMENT
Previous Post

Wagub Sumsel Sambut Baik Dua Raperda

Next Post

Pembukaan Olimpiade Tokyo 2021 Digelar Tepat Waktu

Editor Sumsel

Info Terkait

Inovasi Aspal Karet Muba Topang Stabilitas Ekonomi Daerah

25 Agustus 2021

Berita Terbaru

Emban Tugas di OKU Selatan, Kakanwil Minta Ikral Bekerja Ekstra dan Perkuat Sinergi Daerah

Kepala L2Dikti Wilayah 2 Terima Jajaran Civitas Akademika UM AD Palembang, Berikut Beberapa Hal Disampaikan

Ulama dan Ketua DKP Soroti Perbandingan Hukuman Irza dan Ajun: Jangan Ada Ketidakadilan

Irza Bantah Gelapkan Dump Truk, Kuasa Hukum Pertanyakan Kerugian Rp2,1 Juta

Diduga Digusur Tanpa Pemberitahuan, Pemilik Lahan di OKU Timur Lapor Polda Sumsel

Peran Strategis INKINDO Dibidang Pembangunan Di Sumsel, Berikut Beberapa Penyampaiannya

Sekda Sumsel Mencatat Sejarah Satu-satunya Perwakilan Pemda Tingkat Provinsi Di Indonesia Raih Peringkat 2 Terbaik Nasional PKN LAN RI

INKINDO Sumsel Genap 44 Tahun, Perkuat Daya Saing dan Kolaborasi Pembangunan

Perbati Sumsel Siapkan Bibit Petinju Muda, Kompetisi Berjenjang Jadi Target Utama

Berita Populer

Kodam III Siliwangi Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gratis di Cimahi

Bakti Sosial Kesehatan Gratis
Reporter UMR
20 September 2026

Cimahi, LamanQu.Com - Dalam rangka HUT TNI ke-81, Kodam III/Siliwangi menggelar bakti sosial kesehatan bertempat di Rumah Sakit TK II...

Read more

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla
Reporter YN
19 September 2026

Muba,LamanQu.Com – Menjaga ketersediaan air menjadi salah satu bagian penting dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di...

Read more

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas
Reporter YN
20 September 2026

PALEMBANG,LamanQu.Com-Sekitar 300 anak dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), hingga Sekolah Dasar (SD) se-Kota Palembang mengikuti...

Read more

Sempat Jadi Dugaan Pelanggaran Berlapis, Kepemilikan Kios Karya Tani Angkat Suara Ke Beberapa Awak Media

Kios Karya Tani
Reporter TNS
27 Agustus 2026

Oku Selatan, LamanQu.Com - Sempat viral di media sosial dan menjadi dugaan pelanggaran berlapis, kios Karya Tani yang berlokasi di...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In