• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Jumat, September 25, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
kpid sumsel HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News Nasional

Kemenag Tingkatkan Digitalisasi Arsip KUA

Reporter Editor Sumsel
18 Januari 2021
Digitalisasi Arsip KUA, buku nikah online

Ilustrasi Digitalisasi Arsip KUA | @LQ Koleksi

Bagikan ke Whatsapp

lamanqu.com – Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam Kemenag akan meningkatkan digitalisasi arsip Kantor Urusan Agama (KUA). Digitalisasi itu merupakan upaya mitigasi untuk menyelamatkan arsip-arsip KUA.

Sekretaris Ditjen Bimas Islam, Muhammad Fuad Nasar menyampaikan, digitalisasi arsip layanan KUA bagian dari digitalisasi layanan birokrasi, integrasi sistem informasi dan proses bisnis berbasis digital di Kemenag. Sejauh ini layanan pendaftaran nikah di KUA sudah menggunakan sistem aplikasi. Maka otomatis data tersimpan secara digital.

“Nah, ke depan data layanan KUA di luar pendaftaran nikah perlu didigitalkan. Data wakaf sudah ada di Sistem Informasi dan Manajemen Wakaf (Siwak), ini memerlukan update secara menyeluruh dan berkelanjutan untuk antisipasi dan proteksi jejak wakaf yang hilang,” kata Fuad, Ahad (17/1).

Ia menjelaskan apa saja yang perlu ditingkatkan dalam hal digitalisasi arsip KUA. Yakni penerbitan akta ikrar wakaf, penetapan nadzir wakaf, dan segala perubahannya. Semua diupayakan masuk dalam digitalisasi layanan birokrasi dan integrasi sistem informasi di KUA. Terkait bagaimana bentuk dan modelnya masih sedang dikaji.

Fuad juga menyampaikan bahwa kekuatan hukum arsip digital tetap mengikuti ketentuan yang berlaku. Tahapan implementasi dan prioritas wilayah yang akan ditingkatkan digitalisasi arsip KUA-nya akan dilihat dan disesuaikan dengan anggaran yang tersedia serta tingkat kebutuhannya.

“Saya pernah mendapat laporan musnahnya arsip akta ikrar wakaf di KUA yang berada di wilayah rawan banjir, sedangkan dokumen tersebut dibutuhkan dalam pensertifikatan tanah wakaf maupun dalam penanganan sengketa wakaf,” ujarnya.

Sebelumnya, Kemenag menyampaikan sejumlah daerah di Indonesia termasuk kawasan yang rawan banjir dan gempa. Selain merenggut kerugian jiwa dan materi yang tidak terkira, peristiwa ini juga berdampak pada kerugian sejarah dan khazanah literasi.

“Kita akan siapkan mitigasi. Langkah yang dilakukan antara lain digitalisasi arsip dan khazanah literasi, penataan tempat penyimpanan koleksi arsip dan perpustakaan yang relatif aman, dan lainnya,” kata Fuad, dilansir dari laman resmi Kemenag.

Ia menerangkan, penyelamatan arsip dan khazanah literasi sangat penting diperhatikan dalam mitigasi banjir dan gempa. Termasuk arsip dan khazanah literasi keagamaan sebagai aset peradaban umat serta kekayaan bangsa.

Menurutnya, warga masyarakat, organisasi keagamaan dan instansi pemerintah seperti Kemenag dalam hal ini KUA, sekolah, madrasah dan pondok pesantren perlu mengembangkan sistem mitigasi yang menyangkut penyelamatan arsip dan khazanah literasi. Mengingat tingginya potensi banjir, gempa dan kerusakan lingkungan di berbagai wilayah Tanah Air belakangan ini.

Fuad mengatakan, kerugian sejarah dan sumber literatur keilmuan sampai kapan pun tidak dapat diganti. “Saya terenyuh suatu ketika mengunjungi Perpustakaan dan Museum Yayasan Prof. A. Hasjmy di Banda Aceh, setelah pemulihan pasca bencana gempa dan tsunami Aceh. Saya membayangkan bagaimana dengan koleksi pribadi ulama dan milik warga yang tidak diurus oleh instansi pemerintah, siapa yang peduli,” ujarnya.

Ia menilai penyelamatan dan konservasi aset sejarah, kebudayaan, ilmu pengetahuan dan dokumen negara, tidak dapat dipisahkan dari mitigasi dan penanggulangan banjir serta gempa. Perhatian dan kepedulian semua kalangan, baik masyarakat maupun instansi pemerintah sangat dibutuhkan demi kepentingan masa depan bangsa dan generasi mendatang.

Tags: data tersimpan secara digitaldigitalisasi arsip kuakerugian sejarah dan khazanah literasipensertifikatan tanah wakafsumber literatur keilmuan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Hari Ini KPK Panggil Gubernur Bengkulu

Next Post

9 Anggota Kaporestabes Dipecat Tidak Hormat

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Perkuat Kapasitas Politisi Perempuan, KPPI Sumsel Gelar Seminar Lintas Partai

FKS Sumsel Satukan Persepsi Komite dan Sekolah, Cegah Multitafsir Pengelolaan Anggaran

Pemprov Sumsel Percepat Pengembangan 3.258 Koperasi Desa Merah Putih

Bantuan Presiden untuk Karhutla Cair, Pemprov Sumsel Tekankan Kecepatan dan Akuntabilitas

Kapal Tongkang OCEANIC 238 Dilelang Negara, PT TJM Tegaskan Bukan Penggelapan

Ini Bentuk Sinergi Bersama Untuk Dukung GSMP, Berikut Beberapa Hal Disampaikan

Irza Prasetya Minta JPU Sigit Subiantoro Nyatakan Banding Atas Vonis 6 Bulan Penjara Untuk Junaidi alias Ajun

Berbagai Program Kerja HPJI Sumsel Akan Dilaksanakan, Berikut Disampaikan Ketua

KPID Sumsel Periode 2026-2029 Resmi Dilantik, Diminta Hadapi Era Informasi Digital

Berita Populer

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla
Reporter YN
19 September 2026

Muba,LamanQu.Com – Menjaga ketersediaan air menjadi salah satu bagian penting dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di...

Read more

Kodam III Siliwangi Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gratis di Cimahi

Bakti Sosial Kesehatan Gratis
Reporter UMR
20 September 2026

Cimahi, LamanQu.Com - Dalam rangka HUT TNI ke-81, Kodam III/Siliwangi menggelar bakti sosial kesehatan bertempat di Rumah Sakit TK II...

Read more

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas
Reporter YN
20 September 2026

PALEMBANG,LamanQu.Com-Sekitar 300 anak dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), hingga Sekolah Dasar (SD) se-Kota Palembang mengikuti...

Read more

Sempat Jadi Dugaan Pelanggaran Berlapis, Kepemilikan Kios Karya Tani Angkat Suara Ke Beberapa Awak Media

Kios Karya Tani
Reporter TNS
27 Agustus 2026

Oku Selatan, LamanQu.Com - Sempat viral di media sosial dan menjadi dugaan pelanggaran berlapis, kios Karya Tani yang berlokasi di...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In