Banyuasin, lamanqu.com – Optimisme Herman Deru mewujudkan Tanjung Carat menjadi lokasi penampungan hasil bumi tak pernah surut. Ia juga berkeinginan Tanjung Carat bisa jadi gerbang ekspor andalan Sumatera Selatan.

Rabu, 8 April 2020. Di tengah guyuran hujan, Gubernur Sumsel itu nampak meninjau langsung lahan pelabuhan Tanjung Carat seluas 2.170 hektar di Kabupaten Banyuasin.
Selain menjadi tempat penampungan hasil bumi Sumsel, Herman Deru biasa ditulis HD memiliki keinginan besar menjadikan Tanjung Carat ini sebagai lokasi menyerap tenaga kerja besar-besaran.
Bahkan, HD menilai lokasi Tanjung Carat sangat tepat dan strategis sebagai gerbangnya ekspor pangan di Indonesia.
“Di sini (Tanjung Carat) harapan kita nanti seluruh komoditas hasil bumi di Sumsel mulai dari sumber daya alam hasil bumi seperti jagung, kopi, karet dan lainnya akan kita ekspor,” ucapnya.
Tak sampai di situ, HD pun sangat ingin Tanjung Carat segera terwujud, tentunya dengan dukungan dari pemerintah pusat maupun para investor.
“Harapan kita lainnya adalah daerah ini menjadi daerah sebagai pintu gerbang ekspor pangan di Indonesia dan kita harus mempercepat ini. Tapi, tentu Pemprov Sumsel sendiri butuh bantuan dari pemerintah pusat dan investor,” ungkapnya.
Menyoal pengerjaan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat? Jawab HD, pembangunannya sedang dilakukan, namun masih ada kendala mengingat Indonesia khususnya Sumsel masih dalam kondisi Covid-19. Diapun mengucapkan terima kasih kepada PT Tri Patria yang sudah berbuat.
“Ini sedang action, para pekerja masih terus berbuat meskipun ada keterlambatan sedikit karena cara cegah covid-19 atau physical distancing. Tapi saya bangga karena mereka masih berbuat,” ucapnya. (Rlq)










