• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Rabu, April 1, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News Kesehatan

Rentetan Detail Penyakit Lambung Akibat Perilaku Buruk Anda

Reporter Editor Sumsel
18 Februari 2019
Rentetan Detail Penyakit Lambung Akibat Perilaku Buruk Anda
Bagikan ke Whatsapp

lamanqu.com – Tak jarang anda merasakan beberapa gejala seperti kembung, mual, muntah, nyeri pada bagian ulu hati, dan nyeri perut yang muncul setelah mengonsumsi makanan atau minuman tertentu.

Kondisi yang seperti ini tentu dapat sangat mengganggu aktivitas dan rutinitas harian Anda. Oleh karena itu, jagalah kesehatan lambung anda agar terhindar dari macam-macam jenis penyakit lambung dibawah ini:

Gastritis
Gastritis merupakan peradangan pada lambung akibat asam lambung yang merusak lapisan pelindung dinding lambung. Gastritis dapat melukai dinding lambung jika lapisan lambung sudah terkikis habis terkena asam lambung, sehingga menimbulkan nyeri lambung, pendarahan, dan tukak lambung. Beberapa penyebab gastritis yaitu berlebihan mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol atau kafein, mengalami stres, efek samping obat seperti ibuprofen atau aspirin, bahkan infeksi atau gangguan autoimun.

Gastritis terkadang tidak menimbulkan gejala apa pun. Tapi, sebagian orang dapat mengalami gejala seperti mudah merasa kenyang, perut terasa sakit, muntah, dan mual.

GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)

GERD atau dikenal dengan istilah penyakit refluks asam lambung adalah kondisi di mana asam lambung beserta isi lambung naik ke esofagus atau kerongkongan, hingga menimbulkan iritasi pada dinding esofagus dan nyeri ulu hati. Kondisi ini membuat penderitanya merasa kembung, terasa asam di rongga mulut akibat asam lambung yang naik, bagian dada serta tenggorokan terasa nyeri dan tersumbat, cegukan, bersendawa, batuk kering, hingga sulit untuk menelan makanan.

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko terjadinya GERD adalah kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol, teh dan kopi; suka merokok; tidur setelah makan; dan kelebihan berat badan. Jika dibiarkan, maka ini kondisi bisa bertambah parah.

Asam lambung bisa mengiritasi dinding esofagus sehingga terjadi peradangan, pendarahan, penyempitan esofagus akibat jaringan parut dari luka yang mengering, bahkan meningkatkan risiko terjadinya kanker esofagus.

Tukak Lambung

Tukak lambung adalah luka yang terdapat pada dinding lambung akibat terkikisnya lapisan lambung. Luka ini juga bisa muncul pada bagian atas usus kecil. Penyebab yang paling umum adalah infeksi bakteri Helicobacter pylori dan penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid, seperti aspirin, dalam jangka panjang.

Jika Anda menyukai makanan pedas, merokok, ataupun mengonsumsi minuman beralkohol, maka Anda harus membatasinya. Sebab, hal-hal tersebut dapat memperburuk gejala yang ada.

Gejalanya yaitu nyeri berat pada bagian ulu hati, perut kembung, bersendawa, nafsu makan berkurang, penurunan berat badan, cepat kenyang, mual dan muntah, perut terasa tidak nyaman setelah mengonsumsi makanan berlemak, serta BAB berdarah.

Dispepsia
Kondisi ini merupakan kumpulan gejala yang muncul akibat adanya penyakit di bagian perut atas. Gejalanya mencakup mudah kenyang, rasa tidak nyaman di perut, serta nyeri ulu hati setelah makan. Selain itu, seseorang yang mengalami dispepsia juga dapat merasakan mual, kembung, dan perut terasa panas.

Kondisi ini seringkali berkaitan dengan penyakit tukak lambung, gastritis, hingga kanker lambung. Namun, terkadang munculnya dispepsia tidak berkaitan dengan adanya penyakit yang khas. Kondisi ini disebut dispepsia fungsional.

Dispepsia sebenarnya masih bisa diatasi dengan menjalani pola makan sehat dan menjauhi makanan atau minuman yang memicu munculnya gejala. Tapi, jika Anda mengalami gejala lain berupa muntah darah, kesulitan untuk menelan makanan, sering muntah, perut membengkak, hingga berat badan turun tanpa sebab yang jelas, maka segera konsultasikan kondisi Anda ke dokter.

Kanker Lambung
Penyakit lambung lainnya yang berbahaya adalah kanker lambung. Kanker ini terjadi ketika sel-sel kanker terbentuk di lapisan lambung Anda. Sel-sel ini bisa tumbuh menjadi tumor, dan biasanya tumbuh secara perlahan selama bertahun-tahun.

Penyebab pasti penyakit ini belum diketahui secara pasti. Akan tetapi, terdapat beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko Anda terkena kanker lambung, di antaranya adalah infeksi bakteri H. pylori, merokok, obesitas, berusia di atas 55 tahun, kebiasaan mengonsumsi daging merah, garam, dan jarang mengonsumsi serat.

Gastroparesis
Merupakan penyakit di mana lambung lebih lambat mencerna makanan. Kondisi yang mengganggu fungsi lambung ini terjadi ketika otot-otot dinding lambung tidak bekerja dengan baik sehingga fungsi pencernaan pada lambung menjadi terganggu.

Gastroparesis muncul karena adanya gangguan pada saraf lambung. Ada beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan sesesorang terkena kondisi ini, seperti diabetes, gangguan tiroid, riwayat operasi pada saluran pencernaan, terapi radiasi pada bagian perut untuk kasus kanker, dan efek samping obat-obatan, misalnya antinyeri golongan narkotik.

Penyakit pada lambung tidak hanya mengganggu aktivitas, tapi juga kesehatan secara keseluruhan akibat terganggunya pencernaan dan asupan nutrisi. Oleh sebab itu, Anda harus menjaga kesehatan lambung dengan lebih memerhatikan gaya hidup dan pola makan. Jika mengalami gejala gangguan lambung.

Terakhir, jika terjadi indikasi seperti uraian diatas, segera lah konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan penanganan yang baik.

Tags: LambungPenyakit LambungSakit lambung
ADVERTISEMENT
Previous Post

Rupiah Menguat Tipis, Apakah Dampak Dari Debat Capres?

Next Post

Kamar Tidur Minimalis Nyaman Dengan 4 Tips Berikut

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

DUA HARI “HILANG”, TERSANGKA NARKOBA DI PALEMBANG DIDUGA DIANIAYA OKNUM POLISI, PROPAM TURUN TANGAN

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Berdayakan Warga Olah Eceng Gondok Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Rutan Kelas I Palembang Gelar Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Keluarga Warga Binaan dan Warga Sekitar

Kapolda Sumsel Gelar Coffee Morning, Evaluasi Kinerja dan Perkuat Profesionalisme Jajaran

Kapolda Sumsel Instruksikan Pemetaan Kompetensi Personel untuk Tingkatkan Kinerja Satker

Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Polda Sumsel Monitoring 80 Lebih Objek Wisata Lebaran, Antisipasi Kemacetan dan Kejahatan

Firdaus Hasbullah : Halal Bi Halal Jadi Momentum Perkuat Sinergi Alumni UMP

Berita Populer

Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Reporter YN
25 Maret 2026

OKU SELATAN. Lamanqu. Com Seorang perempuan ditemukan meninggal dunia di dalam rumah kontrakan di Perumahan Bukit Berlian, Desa Pelangki, Kecamatan...

Read more

Firdaus Hasbullah : Halal Bi Halal Jadi Momentum Perkuat Sinergi Alumni UMP

Firdaus Hasbullah : Halal Bi Halal Jadi Momentum Perkuat Sinergi Alumni UMP
Reporter YN
23 Maret 2026

Palembang. Lamanqu. Com Halal bi halal alumni Universitas Muhammadiyah Palembang digelar di kediaman Firdaus Hasbullah, Senin (23/3/2026). Kegiatan ini mengusung...

Read more

Polda Sumsel Monitoring 80 Lebih Objek Wisata Lebaran, Antisipasi Kemacetan dan Kejahatan

Polda Sumsel Monitoring 80 Lebih Objek Wisata Lebaran, Antisipasi Kemacetan dan Kejahatan
Reporter YN
24 Maret 2026

PALEMBANG. Lamanqu. Com Subsatgas Intelijen Operasi Ketupat Musi 2026 Polda Sumatera Selatan melaksanakan deteksi dan monitoring di lebih dari 80...

Read more

Bata dan Bakti Prajurit, Dari Lumpur ke Martabat, MCK Itu Menjadi Titik Balik di Somagede

Desa Somagede
Reporter UMR
28 Februari 2026

Kebumen, LamanQu.Com — Pagi di Desa Somagede, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, Sabtu (28/02/2026), merekah perlahan. Embun masih setia di ujung...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In