• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Senin, Maret 30, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News Otomotif

Ini Alasan Legenda Raja Diesel Isuzu Panther Tak Berani Berubah Wujud

Reporter Editor Sumsel
25 Januari 2019
Ini Alasan Legenda Raja Diesel Isuzu Panther Tak Berani Berubah Wujud
Bagikan ke Whatsapp

Bahkan di tahun 2019 ini saja, mobil yang terkenal dengan sebutan ‘rajanya diesel’ saja terancam ‘disuntik mati’ akibat terbentur regulasi pemerintah mengenai standar gas emisi buang yang harus menggunakan standar emisi Euro4.

Sebelumnya di tahun 2016 lalu, Isuzu berencana untuk membuat Panther generasi terbaru dan kabar tersebut pun sempat beredar kencang. Namun hingga berakhirnya tahun 2016, kabar tersebut pun mengendap.

Hal ini pun diungkapkan sendiri oleh General Manager Marketing Division PT IAMI, Attias Asril yang mengatakan bahwa di tahun 2016 lalu, sebenarnya telah ada konsep desain untuk pembuatan Panther baru, namun akhirnya hal tersebut belum dapat terealisasi.

“Sebenarnya waktu itu kami telah punya blue print gambar untuk desain new Panther. Bahkan dua tahun belakangan ini, infonya pun sudah beredar. Namun, dalam beberapa tahun ini, tren pasar untuk segmen mobil medium MPV mengalami penurunan dan mulai beralih ke SUV,” ucap Asril.

Selain tren pasar yang menurun, menurut Asril, regulasi Euro4 juga menjadi salah satu yang membuat Isuzu Panther terancam untuk ‘disuntik mati’. Sebab, kedua hal tersebut membuat pihaknya berpikir dua kali apakah tetap akan kembali menjual Panther atau tidak. Apalagi investasi yang dikeluarkan untuk pengembangan mesin agar dapat menyesuaikan regulasi yang dibutuhkan terbilang tidak sedikit.

“Kedua hal ini tentunya kami perhitungkan betul, apalagi kalau dengan investasi baru serta market MPV yang saat ini cenderung mengalami penurunan. Katakanlah untuk tahun 2021 nanti harus ganti engine lagi. Tentunya secara investasi bakal cukup besar sehingga membuat harganya akan sangat tinggi sekali, bahkan bisa saja harganya di atas harga SUV,” terang Asril lagi.

Faktor inilah yang akhirnya membuat Isuzu dengan sangat berat hati tidak memasukkan nama Panther ke dalam strategi bisnis jangka panjang mereka. “Sungguh sangat tidak memungkinkan, apalagi dengan situasi yang tengah kami hadapi saat ini. Bahkan hingga hari ini pun masih kami jalankan terus, dan mungkin bakal terbentur di regulasi Euro4 nantinya. Kalau kami sudah tidak punya engine lagi, baru bisa berhenti,” ungkapnya.

Page 2 of 2
Prev12
Tags: IsuzuIsuzu PantherNew PantherPantherRajanya Diesel
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tarip Muatan Udara Melambung, Akan Ada Dampak Pengurangan Karyawan Usaha Logistics

Next Post

Dengan Ratusan Paket, Belasan Relawan PSI Sumsel Menuju Korban Tsunami Lampung

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

DUA HARI “HILANG”, TERSANGKA NARKOBA DI PALEMBANG DIDUGA DIANIAYA OKNUM POLISI, PROPAM TURUN TANGAN

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Berdayakan Warga Olah Eceng Gondok Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Rutan Kelas I Palembang Gelar Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Keluarga Warga Binaan dan Warga Sekitar

Kapolda Sumsel Gelar Coffee Morning, Evaluasi Kinerja dan Perkuat Profesionalisme Jajaran

Kapolda Sumsel Instruksikan Pemetaan Kompetensi Personel untuk Tingkatkan Kinerja Satker

Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Polda Sumsel Monitoring 80 Lebih Objek Wisata Lebaran, Antisipasi Kemacetan dan Kejahatan

Firdaus Hasbullah : Halal Bi Halal Jadi Momentum Perkuat Sinergi Alumni UMP

Berita Populer

Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Reporter YN
25 Maret 2026

OKU SELATAN. Lamanqu. Com Seorang perempuan ditemukan meninggal dunia di dalam rumah kontrakan di Perumahan Bukit Berlian, Desa Pelangki, Kecamatan...

Read more

Firdaus Hasbullah : Halal Bi Halal Jadi Momentum Perkuat Sinergi Alumni UMP

Firdaus Hasbullah : Halal Bi Halal Jadi Momentum Perkuat Sinergi Alumni UMP
Reporter YN
23 Maret 2026

Palembang. Lamanqu. Com Halal bi halal alumni Universitas Muhammadiyah Palembang digelar di kediaman Firdaus Hasbullah, Senin (23/3/2026). Kegiatan ini mengusung...

Read more

Polda Sumsel Monitoring 80 Lebih Objek Wisata Lebaran, Antisipasi Kemacetan dan Kejahatan

Polda Sumsel Monitoring 80 Lebih Objek Wisata Lebaran, Antisipasi Kemacetan dan Kejahatan
Reporter YN
24 Maret 2026

PALEMBANG. Lamanqu. Com Subsatgas Intelijen Operasi Ketupat Musi 2026 Polda Sumatera Selatan melaksanakan deteksi dan monitoring di lebih dari 80...

Read more

Bata dan Bakti Prajurit, Dari Lumpur ke Martabat, MCK Itu Menjadi Titik Balik di Somagede

Desa Somagede
Reporter UMR
28 Februari 2026

Kebumen, LamanQu.Com — Pagi di Desa Somagede, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, Sabtu (28/02/2026), merekah perlahan. Embun masih setia di ujung...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In