• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Kamis, Februari 12, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News Otomotif

Ini Alasan Legenda Raja Diesel Isuzu Panther Tak Berani Berubah Wujud

Reporter Editor Sumsel
25 Januari 2019
Ini Alasan Legenda Raja Diesel Isuzu Panther Tak Berani Berubah Wujud
Bagikan ke Whatsapp

Bahkan di tahun 2019 ini saja, mobil yang terkenal dengan sebutan ‘rajanya diesel’ saja terancam ‘disuntik mati’ akibat terbentur regulasi pemerintah mengenai standar gas emisi buang yang harus menggunakan standar emisi Euro4.

Sebelumnya di tahun 2016 lalu, Isuzu berencana untuk membuat Panther generasi terbaru dan kabar tersebut pun sempat beredar kencang. Namun hingga berakhirnya tahun 2016, kabar tersebut pun mengendap.

Hal ini pun diungkapkan sendiri oleh General Manager Marketing Division PT IAMI, Attias Asril yang mengatakan bahwa di tahun 2016 lalu, sebenarnya telah ada konsep desain untuk pembuatan Panther baru, namun akhirnya hal tersebut belum dapat terealisasi.

“Sebenarnya waktu itu kami telah punya blue print gambar untuk desain new Panther. Bahkan dua tahun belakangan ini, infonya pun sudah beredar. Namun, dalam beberapa tahun ini, tren pasar untuk segmen mobil medium MPV mengalami penurunan dan mulai beralih ke SUV,” ucap Asril.

Selain tren pasar yang menurun, menurut Asril, regulasi Euro4 juga menjadi salah satu yang membuat Isuzu Panther terancam untuk ‘disuntik mati’. Sebab, kedua hal tersebut membuat pihaknya berpikir dua kali apakah tetap akan kembali menjual Panther atau tidak. Apalagi investasi yang dikeluarkan untuk pengembangan mesin agar dapat menyesuaikan regulasi yang dibutuhkan terbilang tidak sedikit.

“Kedua hal ini tentunya kami perhitungkan betul, apalagi kalau dengan investasi baru serta market MPV yang saat ini cenderung mengalami penurunan. Katakanlah untuk tahun 2021 nanti harus ganti engine lagi. Tentunya secara investasi bakal cukup besar sehingga membuat harganya akan sangat tinggi sekali, bahkan bisa saja harganya di atas harga SUV,” terang Asril lagi.

Faktor inilah yang akhirnya membuat Isuzu dengan sangat berat hati tidak memasukkan nama Panther ke dalam strategi bisnis jangka panjang mereka. “Sungguh sangat tidak memungkinkan, apalagi dengan situasi yang tengah kami hadapi saat ini. Bahkan hingga hari ini pun masih kami jalankan terus, dan mungkin bakal terbentur di regulasi Euro4 nantinya. Kalau kami sudah tidak punya engine lagi, baru bisa berhenti,” ungkapnya.

Page 2 of 2
Prev12
Tags: IsuzuIsuzu PantherNew PantherPantherRajanya Diesel
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tarip Muatan Udara Melambung, Akan Ada Dampak Pengurangan Karyawan Usaha Logistics

Next Post

Dengan Ratusan Paket, Belasan Relawan PSI Sumsel Menuju Korban Tsunami Lampung

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Ketua Harian APKASI Kang DS Salurkan Bantuan Bencana ke Situbondo

Workshop PSR dan Pekan Benih Sawit 2026 Dorong Produktivitas Petani Sumsel

Yayasan Bhakti Bela Negara Gelar Panen Raya Padi Organik PS-08

Pegadaian Resmikan TGCL ke-30 di Unila, Dorong Mahasiswa Kreatif dan Melek Investasi

Forum Komite SMA/SMK Sumsel Matangkan Struktur dan Standarisasi AD/ART

Komisi IV DPRD Palembang Terima Audiensi FORKESI, Dorong Penguatan Perlindungan dan Layanan Anak Berkebutuhan Khusus

Pembela Egy Sudjana Sumsel Minta Kapolri Segera Proses Laporan Dugaan Pencemaran Nama Baik Egy Sudjana

Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Tuai Polemik, DPRD Palembang Minta Dikaji Ulang

Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Dorong Penegakan Hukum Tegas terhadap ODOL di Sumsel

Berita Populer

Peringati Isra Mi’raj dan Sambutan Ramadhan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bapenda Palembang Perkuat Silaturahmi

Peringati Isra Mi’raj
Reporter YN
5 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palembang, Dian Marhaen, menggelar kegiatan syukuran yang...

Read more

Dit Intelkam Polda Sumsel Lakukan Kurvei (Bersih-Bersih) di Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

kegiatan kurvei
Reporter YN
6 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Personel Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intelkam) Polda Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan kurvei atau bersih-bersih di kawasan...

Read more

Kompetensi First Aider Jadi Pilar Pencegahan Risiko Operasional di Kilang Plaju

Kompetensi First Aider Jadi Pilar Pencegahan Risiko Operasional di Kilang Plaju
Reporter YN
5 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan operasional sekaligus melindungi setiap pekerja di lingkungan...

Read more

Jose Rico Sukses Besarkan Brand Earthy Genova Memikat Pasar Lokal dan Ekspor

Brand Earthy Genova
Reporter UMR
7 Februari 2026

Bandung, LamanQu.Com - Produk Earthy Genova adalah brand fesyen berasal dari Kota Bandung yang berfokus memakai bahan denim, dengan kualitas...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In