• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Minggu, Februari 1, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Habib Rizieq Sampaikan Pidato Melalui Rekaman Vidio Reuni Akbar Mujahid 212

Reporter Editor Sumsel
2 Desember 2018
Habib Rizieq Sampaikan Pidato Melalui Rekaman Vidio Reuni Akbar Mujahid 212
Bagikan ke Whatsapp

lamanqu.com – Habib Rizieq Syihab menyampaikan pidatonya ke massa aksi Reuni Akbar Mujahid 212 di Monas, Jakarta Pusat. Dalam pidatonya, Habib Rizieq menyampaikan berbagai hal, dari kondisi negara dalam lima tahun terakhir hingga ajakan untuk memilih capres-cawapres hasil ijtimak ulama.

Rekaman Habib Rizieq tersebut diputar dalam acara Reuni Akbar Mujahid 212 di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (2/12/2018). Berikut ini pidato Habib Rizieq (sambutan di awal tidak dicantumkan):
Dalam Surat Al-Ahzab ayat 70, Allah SWT qola: ya ayyuhal lazina amanu, ya ayyuhal lazina amanu ittaqullah, wa qulu qaulan sadida. Hei orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu sekalian kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar. Wa qulu qaulan sadida, katakanlah oleh kamu sekalian qaulan sadida, perkataan yang benar.

Jadi perintah Allah SWT agar kita bertakwa dan berkata benar. Berkata benar itu artinya jangan dusta, jangan bohong, jangan menipu, jangan ngibul, harus betul-betul berkata yang jujur, berkata yang benar, tidak boleh kita berdusta ataupun berbohong.

Jangankan dalam urusan besar dan serius, dalam urusan kecil hingga gurauan, candaan juga dilarang oleh Rasulullah SAW untuk berbohong. Rasulullah SAW pernah pernah bersabda sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam kitab Musnad-nya dan juga diriwayatkan oleh para perawi yang lainnya. Bahwasanya beliau pernah mengatakan, au kama qolannabiyyu shallallahu alaihi wassallam, la yu’minul abdu al-imana kullahu hatta yatrukal kaziba fil muzaha. Jadi Nabi mengatakan tidak sempurna iman seorang hamba sehingga dia tinggalkan bohong dalam canda atau gurauan.

Jadi baru dikatakan iman seseorang hamba itu bisa sempurna kalau dia sudah bisa melakukan tidak berbohong walaupun dalam candaan dan gurauan, subhanallah.

Ahibbail kiram, bergurau dan bercanda saja tidak boleh berbohong, jadi bergurau dan bercanda saja tidak boleh berbohong, apalagi dalam mengurus umat, bangsa, dan negara. Jadi, sekali lagi kita ingatkan, berdasarkan amanat dari Allah dan Rasulnya, jangan bohong, sekali lagi jangan bohong, sekali lagi jangan bohong. Inilah yang ingin kami sampaikan untuk segenap umat Islam yang hadir pada acara Reuni Akbar Mujahid 212 ini, bahkan untuk seluruh rakyat Indonesia yang ikut berpartisipasi menghadiri acara ini.

Selanjutnya, apresiasi yang tinggi kami sampaikan dari tengah Kota Suci kepada segenap umat Islam dan seluruh rakyat Indonesia apa pun suku dan budaya serta agamanya, atas kehadiran beserta partisipasinya untuk sukseskan Reuni Akbar Mujahid 212 atau Reuni Akbar Pejuang 212 ini.

Berjuta terima kasih kami haturkan untuk semua yang ikut andil menanam saham kebaikan dalam acara Reuni 212 ini, semoga kita semua mendapat anugerah, taufik, dan hidayah dari Allah SWT, amin, amin, ya rabbal alamin.

Saudaraku seiman dan seakidah. Saudaraku sebangsa dan se-Tanah Air, tadi sudah sama kita dengarkan pemutaran kembali khotbah Jumat 212 yang pernah saya sampaikan pada Aksi Bela Islam 212 pada tanggal 2 Desember 2 tahun yang lalu, yaitu pada tahun 2016, yang berjudul Ayat Suci di Atas Ayat Konstitusi.

Sengaja khotbah tersebut diputar kembali oleh panitia reuni ini untuk mengingatkan kita semua bahwa aksi 212 lahir dari pertarungan ideologi. Pertarungan ideologi antara akidah tentang ayat suci di atas ayat konstitusi, melawan propaganda tentang ayat konstitusi di atas ayat suci.

Jadi, dari Aksi 212 yang pernah digelar pada tahun 2016, tidak lain dan tidak bukan aksi tersebut lahir dari pertarungan ideologi, yaitu antara pertarungan akidah dan propaganda. Ayat suci di atas ayat konstitusi adalah akidah yang tinggi lagi mulia. Sedang kebalikannya, ayat konstitusi di atas ayat suci adalah propaganda busuk dari kalangan anti-agama.

Saudaraku seiman dan seakidah, saudaraku sebangsa dan se-Tanah Air, tanamkan dalam jiwa dan sanubarimu yang paling dalam bahwa ayat suci adalah wahyu ilahi yang maha tinggi dan wajib ditaati sehingga tidak boleh direvisi, apalagi diganti. Sedang konstitusi adalah produk akal insani yang wajib tunduk kepada ayat suci karena ayat suci merupakan wahyu ilahi.

Jadi, selama ayat konstitusi seiring dan sejalan dengan ayat suci, maka wajib kita patuhi. Namun, jika ayat konstitusi melawan dan bertentangan dengan ayat suci, konstitusi tersebut diamendemen dan diperbaiki. Direvisi dan diperbaiki, diluruskan agar senapas dan senyawa dengan ayat suci yang merupakan wahyu ilahi. Ayat konstitusi yang mana pun, ayat konstitusi yang mana pun, baik berupa Undang-Undang Dasar yang dibuat oleh MPR RI atau berupa Undang-Undang yang dibuat oleh DPR RI, ataupun berupa aturan lainnya yang dibuat oleh presiden atau para menterinya, ataupun yang dibuat oleh kepala daerah, baik tingkat I maupun tingkat II, maka wajib kita kawal dan kita jaga serta kita rawat agar tidak bertentangan dengan ayat suci. Insyaallah, kalau kita selalu mengawal, selalu menjaga, dan merawat ayat-ayat konstitusi dengan rawatan yang benar, maka ayat konstitusi akan selalu seiring, sejalan dengan ayat-ayat suci. Insyaallah.

Saudaraku seiman dan seakidah, saudaraku sebangsa dan se-Tanah Air, ketahuilah bahwa penegakan ayat suci di Negara Kesatuan Republik Indonesia bukan saja merupakan kewajiban agama, tapi juga merupakan amanat konstitusi NKRI, baik landasan idiil Pancasila, maupun landasan konstitusionil Undang-undang Dasar 1945.

Yang pertama dengan landasan idiil Pancasila, sila pertama yang disepakati oleh para founding father Bangsa Indonesia adalah ketuhanan yang maha esa. Dan yang kedua dalam landasan konstitusional Undang-undang Dasar 1945 baik di pembukaan maupun di tubuhnya, dalam pasal 29 ayat 11 para founding father bangsa Indonesia telah menyepakati sebuah konsensus nasional yaitu sebuah kesepakatan bangsa bahwa dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah ketuhanan yang maha esa. Artinya berdasarkan landasan idil maupun konstitusional bahwa rakyat dan bangsa serta rakyat Indonesia dalam kehidupan beragama dan berbangsa serta bernegara wajib selalu menjunjung tinggi hukum Tuhan yang maha esa. Yaitu hukum Tuhan yang tertuang dalam ayat-ayat suci.

Jadi dengan demikian jelas bagi kita semua bahwa Indonesia adalah negara beragama, bahwa Indonesia adalah negara yang berketuhanan yang maha esa, bahwa Indonesia adalah negara Tauhid yang melindungi semua agama dan menjamin kebebasan beragama bagi seluruh Bangsa Indonesia tanpa paksaan.

Jadi dengan demikian juga bisa kita tegaskan bahwa Indonesia bukan negara komunis atheis yang anti tuhan. Bukan juga negara liberal yang anti agama, bukan pula negara sekuler yang anti syariat, Alhamdulillahi rabbil alamin.

Kita bersyukur kepada Allah SWT bahwa Indonesia adalah negara beragama, negara berketuhanan yang maha esa, negara tauhid yang melindungi semua agama dan menjamin kebebasan beragama bagi seluruh bangsa Indonesia tanpa paksaan. Kita bersyukur kepada Allah bahwasanya Indonesia bukan negara komunis atheis yang anti Tuhan, bukan juga negara liberal yang anti agama, dan bukan pula negara sekuler yang anti syariat. Alhamdulillahi rabbil alamin.

Dari pidato HRS tersebut ada beberapa hal yang dia ingatkan kepada Peserta Mujahid 212 diantaranya tentang ajaran dari Firman Allah tentang seseorang berkarakter pemimpin, ketauladan Rosul, konstitusi negara menjunjung tinggi ketuhanan yang maha esa dan negara menjamin semua agama di Indonesia dilindungi negara.
Dia ajak semua untuk tetap mengawal jalannya konstitusi negara.
Kata “bohong” dan persamaan nya (synonim) disebut Habib lebih dari 10 kali dalam rekaman pidatonyo.
Dia sindir dan ingatkan kita semua untuk mensyukuri atas terlahirnya kita di Indonesia
“Indonesia bukan negara komunis atheis yang anti Tuhan, bukan juga negara liberal yang anti agama, dan bukan pula negara sekuler yang anti syariat. Alhamdulillahi rabbil alamin”.

Tags: Aksi 212 MonasHabib Rizieq SyihabPidato HRSReuni Akbar Mujahid 212
ADVERTISEMENT
Previous Post

Aksi Damai Reuni 212 Istilah Alumni Diganti Mujahid

Next Post

Implementasi CSR PT BA Gandeng KARIMA BA Gelar Lomba Islami

Editor Sumsel

Info Terkait

Rasionalitas Reuni 212 Bukan Politisasi Tapi Indikasi Tedensi Humanistic Civil Society

Rasionalitas Reuni 212 Bukan Politisasi Tapi Indikasi Tedensi Humanistic Civil Society

6 Desember 2018

Berita Terbaru

Kapolrestabes Palembang Sampaikan Permohonan Maaf dan Belasungkawa atas Meninggalnya Korban Laka Lantas

SKABIGA SPARDHA 2026 Ditutup, Disdik Sumsel Apresiasi Pembinaan Karakter Siswa

Proyek Gudang PT Sriwijaya Ban Diduga Langgar Hak Pekerja, Karyawan Tanpa APD dan Tak Terdaftar BPJS

Diskusi Publik dan Launching Buku Monolog di Simpang Republik, Haekal Al Haffah: Ketika Trias Politika Lemah, Civil Society Harus Bangkit

Kilang Pertamina Plaju Dukung Kesiapan Infrastruktur Proyek DME

Mantan Walikota Palembang Dilaporkan Dugaan Penyerobotan Tanah

Sumsel Health Tourism Diluncurkan, Pemprov Bidik Pasien Dalam dan Luar Negeri

Kilang Pertamina Plaju Gelar Sertifikasi Welder Migas untuk Perkuat Kompetensi dan Kualifikasi SDM

Perkuat Disiplin Anggota, Bidpropam Polda Sumsel Gelar Gaktibplin Di Mapolda Sumsel

Berita Populer

Pemkot Palembang Siap Sukseskan Haul dan Ziarah Kubra 2026

Ziarah Kubra 2026
Reporter YN
26 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Aprizal Hasyim, memimpin rapat bersama panitia pelaksana Haul dan Ziarah Kubra Habib...

Read more

Dishub Palembang Segera Perbaiki Lampu Jalan Mati di Alang-Alang Lebar

lampu penerangan jalan umum
Reporter YN
27 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang memastikan akan segera melakukan perbaikan terhadap lampu penerangan jalan umum (PJU) yang...

Read more

Konsolidasi BDN di Palembang Tegaskan Arah Nasional Dapur Makan Bergizi Gratis

Konsolidasi BDN di Palembang
Reporter YN
28 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Badan Dapur Nasional (BPP BDN), Drs. Basyaruddin Siregar, S.SP, menghadiri rapat konsolidasi Badan...

Read more

Pelantikan KSMI Palembang Tegaskan Kesiapan Dukung Piala Asia Sepak Bola Mini 2026

Piala Asia Sepak Bola Mini
Reporter YN
24 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Perkembangan sepak bola mini di Indonesia terus menunjukkan tren positif dan kian menguat sebagai bagian penting dalam sistem...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In