• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Rabu, Februari 11, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Kerusakan Lahan Gambut Paling Parah, BRG Beri Bantuan Tiga Kabupaten 

Reporter Editor Sumsel
10 September 2018
Kerusakan Lahan Gambut Paling Parah, BRG Beri Bantuan Tiga Kabupaten 
Bagikan ke Whatsapp

Palembang. lamanqu.com – Untuk memulihkan lahan gambut, Badan Restorasi Gambut menggalakan program 3R yaitu Rewetting (Pembasahan kembali gambut), Revegetation (Revegetasi) dan Revitalization. Untuk program revitalization, Badan Restorasi Gambut memberikan bantuan uang untuk 16 kelompok masyarakat (pokmas)  di tiga kabupaten yakni OKI, Muba dan Banyuasin. Pemberian bantuan ke tiga kabupaten tersebut karena kerusakan lahan gambutnya paling parah.

 

Deputi 2 Badan Restorasi Gambut Soesilo Indrarto mengatakan, di Indonesia ada 3 Provinsi yang lahan gambut paling rusak yakni Jambi, Sumsel dan  Riau. Oleh sebab itu, Sumsel masuk dalam program pemulihan lahan gambut.

 

“Program R3 untuk memulihkan lahan gambut adalah dengan 3R yaitu Rewetting (Pembasahan kembali gambut), Revegetation (Revegetasi) dan Revitalization,” ujarnya dalam sosialisasi kegiatan bantuan ekonomi produktif BRG di Hotel Amaris,  Senin (10/09/2018).

 

Untuk program revitalization, lanjut Soesilo R3 tergantung dari kebutuhan berbasis lahan untuk pengembangan ramah lingkungan misalnya membuat perkebunan nanas, jahe, perikanan dan petenakan bebek atau itik.

 

“Satu pokmas nanti akan diberi bantuan uang Rp 100 hingga 200 juta. Bantuan ini digulirkan tergantung usulan kegiatan pokmas. Melalui sosialisasi ini kita ingin mengetahui pokmas akan membuat program dan biayanya yang dibutuhkan, ” bebernya.

 

Soesilo melanjutkan, pemberian bantuan ini akan diberikan paling lambat bulan Oktober.

 

“Untuk di Sumsel ada 3 Kabupaten yang mendapatkan bantuan yakni Muba, Banyuasin dan OKI. Tiga kabupaten itu mendapatkan bantuan karena kerusakan lahan gambutnya paling parah dan paling luas, ” tandasnya.

 

Kabid pengendalian kerusakan dan pemeliharaan lingkungan hidup BLH Provinsi Sumsel Ir Handeli Ugihan Msi mengatakan, hari ini sosilaisasi peningkatan ekonomi produktif di kawasan Hidrologis Gambut (KHG). Artinya itu bagian program restorasi gambut. Ada 3 kegiatan yang masuk di kegiatan restorasi gambut. Yakni pertama rewetting pembasahan agar lahan gambut tidak mudah terbakar. Semua lahan gambut yang kering dibasahi yakni di Muba, Banyuasin dan OKI.

 

“Tiga daerah itu yang jadi sumber kebakaran hutan dan lahan. Kegiatanya adalah kanal-kanal yang mengeringi gambut di bendung dibloking,” ujarnya.

 

Handeli menjelaskan, program kedua adalah Revegetation yakni menanam kembali lahan gambut. “Lahan gambut yang terbakar ditanami tanaman kayu lokal disesuaikan kondisi lahan. Menghutankan kembali lahan gambut agar iklim semakin baik,” katanya.

 

Program restorasi ketiga adalah Revitalization. ini menyentuh pemberdayaan masyarakat, ini ditumbuh kembangkan ekonomi masyarakat disekitar lahan gambut.  “Kebakaran gambut selama ini berdasarkam kajian karena aktivitas masyarakat, buka lahan untuk berkebun, mencari ikan dan lainnya,” bebernya.

 

Untuk kegiatan sosialisasi kali ini, lanjut Hendeli, ada 16 pokmas yang diberi bantuan ekonomi produktif. “16 pokmas akan diberi uang bantuan berkisar Rp 100 -200 juta, sesuai programnya. Masyarakat yang menentukan kegiatannya misalnya membuat kebun nanas, perikanan dan beternak bebek. Nanti kita bantu salurkan pemasarannya. Sehingga pendapatan masyarakat sekitar lahan gambut meningkat, ” pungkasnya.

Tags: kerusakan lahan gambutlahan gambut
ADVERTISEMENT
Previous Post

Gelar FGD Relawan Suarakan Keberhasilan Joko Widodo

Next Post

Kampas Rem Jadi Momok, Begini Atasinya

Editor Sumsel

Info Terkait

Cermati Karhutla di Sumsel, Gubernur Gelar Rakor dan Tinjau Kesiapan Alat Pemadaman Jalur Udara

Cermati Karhutla di Sumsel, Gubernur Gelar Rakor dan Tinjau Kesiapan Alat Pemadaman Jalur Udara

5 Agustus 2019

Berita Terbaru

Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Tuai Polemik, DPRD Palembang Minta Dikaji Ulang

Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Dorong Penegakan Hukum Tegas terhadap ODOL di Sumsel

Muktamar Ke-33 PII di Palembang Bakal Pilih Ketum Baru

Warga Royyan Mulya Dukung Penyelesaian Santun, Apresiasi Respons PT TSM

Penetapan Tersangka Dugaan Tipikor Kegiatan Pendistribusian Semen di Provinsi Sumsel Oleh Distributor PT KMM

Hari Pers Nasional, Kilang Pertamina Plaju Perkuat Sinergi Media dalam Mendukung Kedaulatan Energi Negeri

Bidik Pembinaan Berkelanjutan, KSMI Kota Palembang Susun Arah Besar Sepak Bola Mini

Gubernur Sumsel Herman Deru Hadiri Pisah Sambut Kapolda Sumsel, Tegaskan Komitmen Sinergi dan Kebersamaan

Kapolda Sumsel Pimpin Langsung Pelepasan Irjen Pol Andi Rian R Djajadi dalam Tradisi Penuh Makna

Berita Populer

Peringati Isra Mi’raj dan Sambutan Ramadhan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bapenda Palembang Perkuat Silaturahmi

Peringati Isra Mi’raj
Reporter YN
5 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palembang, Dian Marhaen, menggelar kegiatan syukuran yang...

Read more

Dit Intelkam Polda Sumsel Lakukan Kurvei (Bersih-Bersih) di Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

kegiatan kurvei
Reporter YN
6 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Personel Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intelkam) Polda Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan kurvei atau bersih-bersih di kawasan...

Read more

Kompetensi First Aider Jadi Pilar Pencegahan Risiko Operasional di Kilang Plaju

Kompetensi First Aider Jadi Pilar Pencegahan Risiko Operasional di Kilang Plaju
Reporter YN
5 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan operasional sekaligus melindungi setiap pekerja di lingkungan...

Read more

Jose Rico Sukses Besarkan Brand Earthy Genova Memikat Pasar Lokal dan Ekspor

Brand Earthy Genova
Reporter UMR
7 Februari 2026

Bandung, LamanQu.Com - Produk Earthy Genova adalah brand fesyen berasal dari Kota Bandung yang berfokus memakai bahan denim, dengan kualitas...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In