• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Senin, Agustus 31, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News Kesehatan

5 jenis Racun Lakukan Ini Saat Dipatuk Ular

Reporter Editor Sumsel
14 Maret 2019
5 jenis Racun Lakukan Ini Saat Dipatuk Ular
Bagikan ke Whatsapp

lamanqu.com – Berbisa nya gigitan ular dapat menyebabkan luka ringan hingga kondisi yang mengancam jiwa dan mematikan. Nah, jika kamu dipatuk ular jenis ini, disarankan untuk segera melakukan hal berikut dan ingat, jangan panik!

Saat menggigit, ular berbisa dapat menyuntikkan racun dari kelenjar ludahnya. Racun ini yang kemudian masuk ke tubuhmu. Patukan ini disebut gigitan beracun. Namun, tidak semua ular mengeluarkan racunnya saat mematuk. Jenis patukan ini dinamakan gigitan kering.

Bisa ular mengandung lima jenis racun yaitu:

1. Neurotoksin
Racun ini dapat menyerang sistem saraf yang terhubung ke otot sehingga korban akan merasakan kelemahan otot di seluruh tubuh dan kelumpuhan. Termasuk kelemahan otot-otot pencernaan dan pernapasan. Kondisi ini bisa menimbulkan gejala seperti sulit menelan, sesak napas yang dapat menyebabkan kamu kekurangan oksigen, dan bahkan kematian.
2. Hemotoksin
Dapat menghancurkan sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. Lapisan pembuluh darah dan kemampuan darah untuk membeku juga turut terganggu. Parahnya, racun ini dapat menyebabkan tekanan darah menurun yang mengakibatkan jaringan dan organ tubuh menjadi rusak, kehilangan kesadaran, bahkan kematian.
3. Sitotoksin
Memar, pembengkakan dan kulit melepuh dapat terjadi akibat racun ini. Tidak hanya itu, kematian sel-sel jaringan tubuh atau gangren juga dapat terjadi. Kondisi ini mungkin membutuhkan operasi plastik untuk mengembalikan penampilan kulit yang normal atau jika sudah parah, langkah amputasi bisa dilakukan oleh dokter.
4. Kardiotoksin
Racun ini dapat menyerang jantung secara langsung.
5. Miotoksin
Racun ini merusak jaringan otot. Selain itu, racun ini dapat menyebabkan rasa sakit dan kelemahan otot. Kerusakan ginjal juga mungkin terjadi. Hal ini dapat menyebabkan produksi air urine menjadi sedikit atau bahkan berhenti. Kalaupun ada, air urine yang keluar mungkin berwarna cokelat gelap atau hitam.

Nah, ketika kamu dipatuk ular, kamu harus segera mendapat penanganan medis, terlebih jika area yang dipatuk mengalami perubahan warna, membengkak atau terasa sangat sakit. Jangan didiamkan dalam waktu lama, karena racunnya bisa saja membuatmu kehilangan nyawa.

Selagi menunggu tim medis atau sampai di rumah sakit, jika memungkinkan, disarankan untuk melakukan hal berikut:

– Cobalah untuk bersikap tenang.
– Ingat baik-baik bentuk ular yang mengigitmu.
– Pastikan area tubuh yang dipatuk untuk sebisa mungkin tidak banyak bergerak seperti awal. Hal ini guna menghindari racun menyebar ke bagian tubuh lainnya.
– Segera lepas aksesoris atau pakaian ketat yang berada di area gigitan sebelum terjadi pembengkakan.
– Bersihkan luka, namun jangan menyiramnya dengan air. Setelah itu tutup area tersebut dengan perban atau kain yang kering dan bersih.

Jangan melakukan hal berikut:

– Menghisap racun tersebut.
– Memotong atau menyayat area gigitan.
– Menempelkan es, sesuatu yang hangat atau bahan kimia ke area luka.
– Minum kafein atau alkohol. Jenis minuman ini bisa mempercepat tubuh menyerap racun.
– Mengikat kencang area di sekitar gigitan dengan kain atau apa pun. Hal ini tidak bisa mencegah racun untuk menyebar ke tubuh. Justru ikatan tersebut bisa menyebabkan pembengkakan, merusak bagian tubuh tersebut yang bisa memicu amputasi.

Jika kamu sudah ditangani oleh tim medis, kamu akan dievaluasi untuk mengetahui penanganan apa yang sesuai dengan kondisimu. Pada beberapa kasus, gigitan ular tidaklah berbahaya. Jika tidak berbahaya, dokter mungkin akan membersihkan area gigitan dan memberikanmu vaksin tetanus.

Jika gigitannya berbahaya, dokter mungkin akan memberikan anti-bisa ular, zat yang dapat menangkal racun ular. Bahaya atau tidaknya gigitan tergantung dari usia, lokasi gigitan, dan kondisi kesehatan kamu secara menyeluruh.

Proses pemulihan biasanya tergantung dari jenis ular yang menggigitmu. Untuk orang dewasa biasanya memakan waktu lebih dari tiga minggu. Untuk anak-anak biasanya memakan waktu satu hingga dua minggu. Kamu mungkin dapat merasakan sakit dan pembengkakan di area gigitan selama menjalani masa pemulihan. Namun, hal itu bisa diredakan dengan mengonsumsi obat seperti parasetamol.

Tags: Penanganan Saat Dipatuk UlarTips saat dipatuk ular
ADVERTISEMENT
Previous Post

PENA 98 Sumsel Nyatakan Dukungan Pilpres Ke Pasangan Jokowi-Ma’ruf

Next Post

Tempat Penitipan Anak “Day Care Antrasita” Kini Diminati Masyarakat

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Babinsa Bukit Baru Bantu Padamkan Kebakaran Lahan di Tengah Kemarau Panjang

Tim Satgas Penyuluh Karhutla Tinjau Lokasi Kebakaran Lahan di Kertapati, Minta Titik Asap Kembali Disiram

Sosialisasi Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI di Kodim 0418/Palembang, Perkuat Sinergi Pencegahan

Tim Penyuluh Karhutla Seskoad Tinjau Lahan Terbakar dan Edukasi Warga Gandus

Lanud Smh Gelar Sholat Istisqo dan Doa Bersama Semoga Segera Turun Hujan Karena Sudah Lama Kemarau Panjang di Sumsel

Menjawab Tantangan dengan Inovasi, Kilang Plaju Raih Enam Penghargaan EPSA 2026

Bukukan Laba Rp31,2 Triliun pada Triwulan II 2026, BRI Konsiten Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan

AMKI Lahat Resmi Berdiri, Dorong Media Profesional dan Bersinergi untuk Daerah

Rapatkan Barisan, Golkar Sumsel Mulai Konsolidasi hingga Tingkat Daerah

Berita Populer

Sempat Jadi Dugaan Pelanggaran Berlapis, Kepemilikan Kios Karya Tani Angkat Suara Ke Beberapa Awak Media

Kios Karya Tani
Reporter TNS
27 Agustus 2026

Oku Selatan, LamanQu.Com - Sempat viral di media sosial dan menjadi dugaan pelanggaran berlapis, kios Karya Tani yang berlokasi di...

Read more

PLN SustainAction 2026 Kembali Hadir, Buka Kesempatan bagi Inovasi Berkelanjutan

PLN SustainAction 2026 Kembali Hadir, Buka Kesempatan bagi Inovasi Berkelanjutan
Reporter YN
26 Agustus 2026

Jakarta,LamanQu.Com-PT PLN (Persero) kembali menggelar PLN SustainAction 2026 dan mengajak berbagai elemen masyarakat untuk menghadirkan solusi inovatif bagi tantangan pembangunan...

Read more

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Dukung Akselerasi Pengembangan EBT Menuju Swasembada Energi

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Dukung Akselerasi Pengembangan EBT Menuju Swasembada Energi
Reporter YN
26 Agustus 2026

Jembrana,LamanQu.Com-Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sekaligus melakukan _groundbreaking_...

Read more

Nahkodai Golkar Sumsel, Andie Dinialdie Bidik Penguatan Kader dan Penambahan Kursi Legislatif

Nahkodai Golkar Sumsel, Andie Dinialdie Bidik Penguatan Kader dan Penambahan Kursi Legislatif
Reporter YN
3 Agustus 2026

Palembang,LamanQu.Com-Andie Dinialdie resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Selatan dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In