PALEMBANG,LamanQu.Com-Keterlibatan dunia usaha dalam mendukung pendidikan dinilai menjadi bagian penting dari upaya memperluas kesempatan belajar bagi anak-anak. Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), PT Sumsel Energi Rimau menyalurkan 184 paket perlengkapan sekolah kepada siswa sekolah dasar negeri di Kota Palembang.
Bantuan berupa tas sekolah dan alat tulis tersebut diserahkan di Aula Dinas Pendidikan Kota Palembang lantai III, Kamis (5/11/2026). Sebanyak lima sekolah menjadi penerima bantuan, yakni SD Negeri 147, SD Negeri 123, SD Negeri 118, SD Negeri 240, dan SD Negeri 132 Palembang.
Penyaluran bantuan ini mendapat apresiasi dari Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Cek Ujang, dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Mondyaboni. Keduanya menilai keterlibatan perusahaan dalam membantu memenuhi kebutuhan pendidikan siswa merupakan bentuk kepedulian yang perlu diperluas.
Wakil Gubernur Sumsel Cek Ujang mengatakan, bantuan perlengkapan sekolah tersebut memiliki arti penting, terutama bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Menurutnya, kebutuhan seperti tas, buku, dan alat tulis mungkin terlihat sederhana. Namun, bagi sebagian orang tua, pengeluaran untuk memenuhi perlengkapan sekolah anak dapat menjadi beban tambahan.
Karena itu, ia mengapresiasi langkah PT Sumsel Energi Rimau yang telah mengambil bagian dalam mendukung pendidikan melalui program CSR.
Cek Ujang berharap kepedulian serupa dapat diikuti perusahaan lainnya. Dengan semakin banyaknya dunia usaha yang terlibat, dukungan terhadap pendidikan dapat menjangkau lebih banyak peserta didik yang membutuhkan.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Mondyaboni, menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
Menurut dia, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan pemerataan pendidikan. Dukungan dunia usaha dan masyarakat menjadi bagian penting untuk memastikan kebutuhan peserta didik dapat terpenuhi.
Ia menilai bantuan perlengkapan sekolah tersebut bukan sekadar pemberian barang, tetapi juga bentuk perhatian terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak, khususnya dari keluarga kurang mampu.
Mondyaboni berharap program CSR di bidang pendidikan dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak perusahaan yang berkontribusi dalam mendukung kebutuhan peserta didik.
Sementara itu, Direktur PT Sumsel Energi Rimau, Charma Afrianto, mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masa depan generasi penerus bangsa.
Ia menegaskan, pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab orang tua dan pemerintah, melainkan juga seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha.
“Anak-anak ini bukan hanya menjadi tanggung jawab orang tua. Mereka juga merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai bangsa Indonesia. Mereka adalah generasi penerus yang nantinya akan melanjutkan pembangunan dan menentukan masa depan bangsa. Karena itu, sudah sepatutnya kita ikut mengambil bagian dalam mendukung pendidikan mereka,” ujarnya.
Charma berharap bantuan berupa tas dan alat tulis tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi siswa serta menambah semangat mereka dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.
Terpisah, Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Palembang,Zuhdi Bay, menjelaskan bahwa total bantuan yang disalurkan PT Sumsel Energi Rimau mencapai 184 paket perlengkapan sekolah.
Bantuan tersebut didistribusikan kepada siswa di lima sekolah dasar negeri di Kota Palembang. Ia berharap seluruh perlengkapan yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kegiatan belajar sehari-hari.
Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, sekolah, dan masyarakat menjadi salah satu fondasi penting dalam memperluas akses pendidikan. Sebab, upaya mencerdaskan kehidupan bangsa tidak cukup hanya mengandalkan program pemerintah, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan keterlibatan nyata seluruh elemen masyarakat.
(Yanti)










