LamanQu.Com – Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief, menegaskan bahwa hak siar Piala Dunia U-17 yang dipegang oleh TVRI harus dimanfaatkan secara maksimal. Menurutnya, ajang internasional ini bukan sekadar tontonan olahraga biasa, melainkan sarana strategis untuk memperkuat peran lembaga penyiaran publik di tengah masyarakat.
Hendry menilai bahwa agenda olahraga berskala besar memiliki peluang emas untuk meningkatkan kualitas penyiaran nasional. Namun, hal tersebut memerlukan manajemen konten yang matang agar dampak yang dihasilkan tidak bersifat sementara.
“Kunci keberhasilan ada pada kolaborasi dan strategi yang tepat, termasuk dalam memanfaatkan setiap konten yang dimiliki,” ujar Hendry Munief dalam keterangan di Jakarta, Kamis (14/5/2026).
Dalam pesannya, Hendry menyoroti beberapa poin krusial yang harus dijalankan oleh TVRI:
- Perluasan Jangkauan: TVRI harus mampu menjangkau wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan euforia Piala Dunia.
- Bundling Konten: Mendorong penerapan strategi penjualan paket konten yang lebih variatif dan menarik guna memberikan nilai tambah bagi penonton.
- Konsistensi Rating: Pasca penyelenggaraan, TVRI dituntut mampu mempertahankan performa rating agar tetap diminati masyarakat dan tidak mengalami penurunan drastis.
“Keberlanjutan menjadi kunci utama agar dampak Piala Dunia tidak bersifat sementara. TVRI harus tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam pelayanan publik,” tambah Hendry.
Terlebih lagi, ia juga mengapresiasi langkah TVRI yang telah menggandeng Polri dalam mendukung kesuksesan penyelenggaraan ini. Sinergi lintas sektor dianggap sebagai faktor penentu keberhasilan agenda internasional di tanah air.
Oleh karena itu, sosialisasi yang masif perlu dilakukan sejak dini untuk membangun antusiasme publik. Akhirnya, dengan strategi yang tepat, momentum Piala Dunia U-17 diharapkan menjadi batu loncatan bagi TVRI untuk bertransformasi menjadi media publik yang lebih modern, inklusif, dan kompetitif.




