Palembang. Lamanqu. Com
Menjelang pelaksanaan agenda krusial pemeliharaan kilang atau Pit Stop 2026, PT Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju menggelar kegiatan doa bersama dan penyaluran santunan anak yatim pada Jumat (10/4/2026).
Bertempat di Hall OPI Komperta Plaju, kegiatan ini menjadi momentum penguatan aspek spiritual dan soliditas tim demi kelancaran pekerjaan Pit Stop yang akan berlangsung beberapa waktu kedepan.
General Manager Kilang Plaju, Khabibullah Khanafie dalam sambutannya menekankan bahwa pekerjaan Pit Stop tahun ini menuntut standar High Performance. Ia menggarisbawahi pentingnya sinergi di tengah keberagaman peran demi meminimalisir kendala di lapangan.
“Pekerjaan ini harus kita lakukan secara bersama-sama dengan sungguh-sungguh. Kita sadar bahwa dengan berbagai kepentingan yang berbeda, akan muncul kecepatan yang beragam dan potensi gesekan. Namun, dengan silaturahmi serta komunikasi yang baik, tantangan tersebut justru akan kita jalani dengan hasil yang baik pula,” ujarnya.
*Kepedulian untuk Masyarakat Sekitar*
Selain kesiapan teknis, manajemen Kilang Plaju juga menekankan pentingnya kepedulian sosial sebagai bagian dari keberkahan kerja. Melalui program SENYUM (Sedekahnya Untuk Masyarakat), Kilang Plaju meyakini bahwa prinsip memudahkan urusan orang lain akan berdampak positif pada kelancaran tugas-tugas besar seperti pemeliharaan kilang.
“Jika kita ingin pekerjaan kita diringankan, kita wajib mempermudah beban orang lain. Itulah mengapa hari ini kita hadirkan adik-adik kita melalui program SENYUM, sebagai bentuk syukur dan ikhtiar batin agar seluruh proses kerja kita mendapat kemudahan,” tambah Khanafie.
Dalam kegiatan ini, bantuan diserahkan kepada perwakilan dari berbagai yayasan yatim di sekitar wilayah operasional. Fokus penyaluran diberikan kepada 136 penerima manfaat yang berasal dari empat lembaga, di antaranya adalah Yayasan Panti Asuhan Al-Yamin dengan 56 penerima dan Panti Asuhan & Dhuafa An-Nuur sebanyak 46 penerima.
Selain itu, santunan juga diberikan kepada Panti Asuhan Nurul Mustaqim yang membina 22 anak yatim, serta Panti Asuhan Al-Wiam sebanyak 12 orang. Dukungan ini diharapkan dapat membantu operasional panti asuhan sekaligus mempererat hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat di wilayah Palembang hingga Banyuasin.
Dengan iringan doa dari para anak yatim, manajemen Kilang Plaju manajemen Pit Stop 2026 dapat terlaksana secara aman (safety), tepat waktu, dan memberikan kontribusi terbaik bagi ketahanan energi nasional.
(Yanti/ril)










