• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Jumat, November 6, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
kpid sumsel HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Kontroversi Revitalisasi Bundaran Air Mancur, DPRD: Simbol Agama Tak Pantas di Ruang Publik

Reporter YN
3 Februari 2026
Revitalisasi Bundaran Air Mancur
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, LamanQu.Com – Lembaga Kajian Pembangunan Sumatera Selatan (LKPSS) melakukan audiensi dengan Ketua DPRD Kota Palembang Ali Subri dan Ketua Komisi II DPRD Kota Palembang Ilyas Hasbullah, Selasa (3/2/2026). Audiensi tersebut membahas polemik revitalisasi Bundaran Air Mancur (BAM) Palembang yang dinilai menyimpan persoalan historis, estetika, hingga sensitivitas keagamaan.

Ketua LKPSS, Dr Ir H Rahidin H Anang, MS, mengatakan audiensi tersebut menjadi ruang penting untuk menyampaikan berbagai masukan dan aspirasi masyarakat yang selama ini belum mendapat tanggapan.

“Revitalisasi Bundaran Air Mancur ini sudah sejak awal menuai kritik dan saran dari masyarakat. Namun sampai hari ini tidak ada kejelasan tindak lanjutnya,” ujar Rahidin.

Ia menyoroti adanya tulisan lafaz Nabi Muhammad SAW yang ditempatkan di atas ornamen bunga teratai pada Bundaran Air Mancur. Menurutnya, hal tersebut berpotensi menimbulkan polemik karena menyangkut adab dan penempatan simbol agama.

“Ternyata DPRD Palembang juga tidak mengetahui adanya lafaz Nabi Muhammad di atas bunga teratai itu. Ini harus dikejar, siapa yang mendesain dan siapa yang berwenang. Jangan sampai salah menempatkan simbol yang sakral, karena ini bisa melukai perasaan umat,” tegasnya.

Rahidin menilai perlu adanya pembahasan serius antara DPRD dengan instansi terkait seperti Dinas Pariwisata, PUPR, dan Perkim, agar revitalisasi kawasan ikonik kota Palembang itu tidak menimbulkan persoalan baru.

Disamping itu, Anggota LKPSS sekaligus Anggota Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), Prof. Zuber, menyebut revitalisasi Bundaran Air Mancur berpotensi menimbulkan “kecelakaan sejarah”.

“Bundaran Air Mancur dikenal sebagai titik nol Kota Palembang. Berdasarkan kajian kami, terjadi perubahan makna simbolik. Bunga yang awalnya cempaka Telok justru berubah menjadi bunga teratai,” jelasnya.

Ia menerangkan, secara fakta visual, kelopak bunga yang bulat dan mengapung di atas air merupakan ciri khas bunga teratai, yang identik sebagai simbol suci Sriwijaya dan agama Buddha, bukan era Palembang Darussalam.

“Masalahnya, di atas simbol teratai itu justru ditempatkan lafaz Nabi Muhammad SAW. Ini sangat sensitif dan melukai adab serta nilai historis kawasan tersebut sebagai kawasan Palembang Darussalam,” ujarnya.

Selain itu, konsep air mancur menari dengan lampu warna-warni juga dinilai kurang tepat karena kawasan tersebut berdekatan dengan Masjid Agung Palembang.

“Masjid Agung itu membutuhkan suasana khusyuk, bukan konsep hiburan atau entertainment,” tambah Prof. Zuber.

DPRD Palembang Akui Tidak Dilibatkan Ketua DPRD Kota Palembang Ali Subri mengaku baru mengetahui adanya persoalan tersebut melalui audiensi bersama LKPSS.

“Kami bersyukur mendapat informasi ini. Jujur, saya tidak tahu bahwa dalam proses revitalisasi Bundaran Air Mancur ada ornamen teratai dan tulisan Nabi Muhammad,” katanya.

Ali Subri menjelaskan, revitalisasi Bundaran Air Mancur menggunakan dana bantuan gubernur dan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

“Setahu saya dananya dari bantuan gubernur. DPRD Kota Palembang tidak dilibatkan dalam perencanaan maupun desain arsitekturnya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Palembang Ilyas Hasbullah menyampaikan apresiasi atas masukan dari LKPSS. Ia menilai penempatan simbol keagamaan di Bundaran Air Mancur tidaklah tepat.

“Nabi Muhammad SAW itu mulia. Tidak pantas jika lafaz beliau ditempatkan di atas air mancur. Tempatnya di masjid atau musala, jangan sampai salah tempat,” tegasnya.

Menurut Ilyas, Bundaran Air Mancur merupakan ruang publik yang digunakan oleh semua kalangan dan lintas agama.

“Bundaran ini bukan milik satu agama saja. Jadi tulisan Nabi Muhammad atau Asmaul Husna tidak cocok ditempatkan di air mancur,” katanya.

Ia menyarankan agar ornamen Bundaran Air Mancur menampilkan identitas budaya Palembang, seperti songket, jumputan, atau ikon kuliner pempek.

“Kalau mau menampilkan identitas Palembang, cukup budaya dan kearifan lokal saja,” tambahnya.

Ilyas juga menegaskan bahwa DPRD Kota Palembang tidak mengetahui besaran anggaran revitalisasi tersebut karena sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

“Kami senang ada revitalisasi, tapi kami tidak dilibatkan. Ke depan, sebelum menempatkan simbol agama, sebaiknya berkonsultasi dengan ulama atau ustaz. Masukan ini ingin kami tindak lanjuti,” tutupnya.

Tags: Revitalisasi Bundaran Air Mancur
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kakanwil Kemenag Sumsel Lantik 5 Kepala Madrasah dan 2 Pejabat Fungsional

Next Post

Lantik Kakankemenag Muba, Kakanwil Kemenag Sumsel: Harmonisasi Forkopimda dan Hormati Kearifan Lokal

YN

Info Terkait

revitalisasi Bundaran Air Mancur

LKPSS Desak Perkimtan Palembang Jelaskan Desainer dan Konsep Revitalisasi BAM

8 Maret 2026

Berita Terbaru

PLN UP Bukit Asam Perkuat Ekonomi Desa, Kelompok Budidaya Jamur Terima Bantuan Peralatan

Taiwan dan Dunia Bersinergi Menciptakan Solusi Iklim

Penguatan Layanan Keagamaan dan Tata Kelola, Kakanwil Syafitri Irwan Lantik 42 Kepala KUA dan Tiga Kaur TU Madrasah

NasDem Sumsel Rayakan HUT ke-15 dengan Doa Bersama dan Aksi Berbagi dengan Anak Yatim

CSR Sumsel Energi Rimau Sentuh Dunia Pendidikan, Ini Pesan Wagub Cik Ujang

Herman Deru Bangga PSEL Palembang Segera Diresmikan, Sampah Diolah Jadi Energi Listrik

Kepercayaan Publik Dipertaruhkan, Irfan Nazori Desak Pembenahan Penanganan Perkara di Polres Muba

Dari Ruang Kerja, Lahir Inovasi untuk Masa Depan Pertamina Patra Niaga RU Plaju

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas I Palembang Terima Penghargaan dari BNNP Sumatera Selatan atas Kontribusi dalam Pemberantasan Narkoba

Berita Populer

Bagikan Seribu Bingkisan Vitamin, Madu, Air Mineral, dan Masker FOKAL IMM Bergerak Bersama Peduli Kabut Asap

Bagikan Seribu Bingkisan Vitamin, Madu, Air Mineral, dan Masker FOKAL IMM Bergerak Bersama Peduli Kabut Asap
Reporter YN
14 Oktober 2026

Palembang,LamanQu.Com-Forum Komunikasi Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FOKAL IMM) Sumatera Selatan terlihat melakukan kegiatan sosial membagikan seribu bingkisan berupa vitamin, madu,...

Read more

Ponpes Darul Quran Mufidatul Ilmi Menjadi Pilot Projek Penanaman Perdana GSMP, Ini Yang Disampaikan

Ponpes Darul Quran Mufidatul Ilmi Menjadi Pilot Projek Penanaman Perdana GSMP, Ini Yang Disampaikan
Reporter YN
17 Oktober 2026

Banyuasin,LamanQu.Com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Gubernur Sumsel dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin (Pemkab) dalam ini Bupati Banyuasin...

Read more

Disnakertrans Muba Fasilitasi Mediasi Perselisihan PT Sriwijaya Nusantara Sejahtera dan SBPI KASBI

Disnakertrans Muba Fasilitasi Mediasi Perselisihan PT Sriwijaya Nusantara Sejahtera dan SBPI KASBI
Reporter YN
4 November 2026

SEKAYU,LamanQu. Com-Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin memfasilitasi mediasi lanjutan perselisihan hubungan industrial antara PT Sriwijaya Nusantara...

Read more

Bersama Masyarakat, Polda Sumsel Berantas Premanisme demi Keamanan dan Kelancaran Pembangunan

Bersama Masyarakat, Polda Sumsel Berantas Premanisme demi Keamanan dan Kelancaran Pembangunan
Reporter YN
14 Oktober 2026

PALEMBANG,LamanQu.Com— Polda Sumatera Selatan memperkuat komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui penindakan terhadap aksi premanisme di seluruh wilayah...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In