• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Selasa, April 21, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home Opini

Terimakasih, Nisya: Sebuah Audit dari Balik Sanggul Palsu

Reporter YN
9 Januari 2026
audit keamanan
Bagikan ke Whatsapp

​Oleh: Ki Edi Susilo
Penikmat Kopi Hitam, Pelanggan Setia Batik Air Lion Group


Palembang, LamanQu.Com – ​Sruputan kopi hitam pagi ini terasa lebih tajam. Bukan karena takarannya yang meleset, tapi karena membayangkan betapa ringkihnya sistem keamanan “langit” kita. Di pojok warkop, orang-orang sibuk menghujat Khairun Nisya, gadis 23 tahun asal Palembang yang nekat “nyaru” jadi pramugari Batik Air. Tapi saya? Saya justru ingin mengangkat gelas kopi ini tinggi-tinggi dan berkata; Terimakasih, Nisya.

​Kenapa berterimakasih pada seorang yang berbohong? Karena lewat koper dan seragam hasil belanja online itu, Nisya baru saja melakukan “audit keamanan” paling jujur yang pernah ada. Tanpa alat canggih, tanpa ancaman bom, ia berhasil melenggang masuk ke perut pesawat rute Palembang–Jakarta ID 7058 sebagai extra crew. Ia menelanjangi satu kenyataan pahit: sistem keamanan maskapai kita ternyata masih bisa disuap oleh sekadar “tampilan visual” dan atribut kain.

​Sembilu di Balik Kain Batik

​Sebagai pelanggan setia Batik Air “yang sering duduk termenung di kursi kabin sambil memperhatikan detail layanan” saya merasa perlu memberikan dukungan moral untuk Nisya. Tentu, kita perlu melihat ke dalam batin Nisya yang remuk. Ia bukan kriminal. Ia hanyalah anak manusia yang tersesat di labirin ekspektasi. Gagal seleksi tapi takut pulang membawa malu, ia menjahit kebohongannya demi satu hal; membahagiakan orang tua.

​Ada kesedihan yang dalam saat membayangkan Nisya berdandan rapi, menyanggul rambutnya dengan tangan gemetar, lalu melangkah ke bandara membawa beban kebohongan yang beratnya melebihi batas bagasi kabin. Di balik seragam putih dan kain batik merah itu, ada jantung yang berdegup kencang karena takut, sekaligus rindu akan pengakuan sebagai “orang berhasil”. Nisya, saya berdiri di sampingmu secara moral; saya paham betapa kerasnya dunia menuntut kita untuk selalu terlihat sukses.

Hacker di Atas Awan

​Namun, drama kemanusiaan ini adalah tamparan keras bagi seluruh maskapai di Indonesia. Di dunia teknologi informasi, ada istilah White Hat Hacker, mereka yang meretas sistem bukan untuk merusak, tapi untuk menunjukkan di mana letak “bug” atau celah keamanannya. Dalam dunia digital, peretas seperti ini justru direkrut atau diberi penghargaan tinggi karena telah menyelamatkan perusahaan dari serangan yang jauh lebih berbahaya di masa depan.

​Nisya adalah “hacker” di dunia penerbangan kita. Ia masuk tanpa merusak, tapi ia menunjukkan bahwa pintu “firewall” maskapai kita sangat keropos. Jika seorang gadis yang hanya bermodal nekat dan atribut toko online bisa lolos hingga onboard, bagaimana jika yang memakai seragam itu bukan Nisya yang rindu pujian ibu, melainkan sosok dengan niat jahat atau teroris yang ingin membajak pesawat?

​Maskapai seharusnya tidak hanya menyita atribut Nisya. Mereka harus menyita ego mereka dan berterima kasih secara tersirat. Kejadian pada 6 Januari 2026 ini adalah stress test gratis yang menyelamatkan nyawa di kemudian hari.

​Hukum memang sudah selesai dengan jalan damai dan surat pernyataan. Tapi bagi kita para pengguna jasa penerbangan, Nisya adalah pengingat bahwa keamanan tidak boleh hanya berdasarkan “seragam”, melainkan sistem verifikasi data yang tak bisa ditembus sandiwara.

​Maka, biarlah ampas kopi ini menjadi saksi. Kita tidak membenarkan kebohongan, tapi kita butuh kejujuran dari apa yang ia tunjukkan secara tidak sengaja.

​Sekali lagi, Terimakasih, Nisya. Karena ulah nekatmu, kami jadi tahu bahwa sistem keamanan bandara kita sedang butuh “reboot” total. Sekarang, giliran para petinggi maskapai yang harus bekerja keras memperbaiki celah itu, agar kami bisa terbang dengan rasa tenang.

Tags: Audit KeamananNisyaSistem Keamanan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Operasi Gaktiblin, Propam Sasar Anggota Polri

Next Post

Apa Q&A ini kata Kabid Humas Polda Sumsel

YN

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Chairul S Matdiah : Gubernur adalah Wajah Provinsi, Fasilitas Sesuai Kebutuhan Tugas

IKA KSMA Ada Dibeberapa Daerah Di Indonesia, Berikut Beberapa Pesan Disampaikan

Enam Kandidat Ketua DPC PKB Palembang Siap Jalani Uji Kelayakan

Sinergi STIHPADA–IKADIN, Cetak Generasi Advokat Tangguh dan Beretika di Era Digital

Siliwangi Santri Camp Diminta Bijak Gunakan Medsos dan Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

Dunia di Ambang Perang, Dua Legenda Musik Sumsel Derga X Nesto Mendadak Muncul Setelah 20 Tahun—Ada Apa?

Chairul S Matdiah: Opini Publik Perlu Dilandasi Pengetahuan dan Logika

Wujudkan Keadilan Sosial, Kadisnakertrans Muba Ajak Perusahaan Multi-Sektor Lindungi Pekerja Rentan melalui Gerakan Gotong Royong

OPINI: Memuliakan Keringat, Menjaga Harapan: Seruan Gotong Royong untuk Pejuang Nafkah Bumi Serasan Sekate

Berita Populer

Gerak Cepat Ditreskrimum Polda Sumsel Selidiki Kasus Mutilasi Perempuan di Desa Karang Dalam

Gerak Cepat Ditreskrimum Polda Sumsel Selidiki Kasus Mutilasi Perempuan di Desa Karang Dalam
Reporter YN
8 April 2026

LAHAT. Lamanqu. Com Jajaran Polda Sumatera Selatan bergerak cepat menangani kasus dugaan pembunuhan disertai mutilasi yang terjadi di Desa Karang...

Read more

Muba Maju Lebih Cepat! Pemkab Muba & PPSDM Migas Siapkan Tenaga Kerja Migas Ber Sertifikasi Nasional

Muba Maju Lebih Cepat! Pemkab Muba & PPSDM Migas Siapkan Tenaga Kerja Migas Ber Sertifikasi Nasional
Reporter YN
7 April 2026

SOLO. Lamanqu. Com   Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus mematangkan langkah strategis dalam mencetak tenaga kerja profesional yang siap...

Read more

Berlindung di Balik Profesi, Oknum Guru PNS di Palembang Dilaporkan Tipu Korban Rp90,6 Juta

Berlindung di Balik Profesi, Oknum Guru PNS di Palembang Dilaporkan Tipu Korban Rp90,6 Juta
Reporter YN
7 April 2026

  PALEMBANG. Lamanqu. Com   Jajaran Polda Sumatera Selatan melalui Polrestabes Palembang menerima serahan terlapor dalam kasus dugaan tindak pidana...

Read more

Polda Sumsel Ungkap Kasus Mutilasi Sadis di Lahat, Pelaku Kesal Tak Diberi Uang Judi

Polda Sumsel Ungkap Kasus Mutilasi Sadis di Lahat, Pelaku Kesal Tak Diberi Uang Judi
Reporter YN
8 April 2026

LAHAT. Lamanqu. Com Jajaran Polda Sumatera Selatan melalui Polres Lahat bergerak cepat mengungkap kasus pembunuhan berencana disertai mutilasi yang menimpa...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In