• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Minggu, Juni 14, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home Opini

Terimakasih, Nisya: Sebuah Audit dari Balik Sanggul Palsu

Reporter YN
9 Januari 2026
audit keamanan
Bagikan ke Whatsapp

​Oleh: Ki Edi Susilo
Penikmat Kopi Hitam, Pelanggan Setia Batik Air Lion Group


Palembang, LamanQu.Com – ​Sruputan kopi hitam pagi ini terasa lebih tajam. Bukan karena takarannya yang meleset, tapi karena membayangkan betapa ringkihnya sistem keamanan “langit” kita. Di pojok warkop, orang-orang sibuk menghujat Khairun Nisya, gadis 23 tahun asal Palembang yang nekat “nyaru” jadi pramugari Batik Air. Tapi saya? Saya justru ingin mengangkat gelas kopi ini tinggi-tinggi dan berkata; Terimakasih, Nisya.

​Kenapa berterimakasih pada seorang yang berbohong? Karena lewat koper dan seragam hasil belanja online itu, Nisya baru saja melakukan “audit keamanan” paling jujur yang pernah ada. Tanpa alat canggih, tanpa ancaman bom, ia berhasil melenggang masuk ke perut pesawat rute Palembang–Jakarta ID 7058 sebagai extra crew. Ia menelanjangi satu kenyataan pahit: sistem keamanan maskapai kita ternyata masih bisa disuap oleh sekadar “tampilan visual” dan atribut kain.

​Sembilu di Balik Kain Batik

​Sebagai pelanggan setia Batik Air “yang sering duduk termenung di kursi kabin sambil memperhatikan detail layanan” saya merasa perlu memberikan dukungan moral untuk Nisya. Tentu, kita perlu melihat ke dalam batin Nisya yang remuk. Ia bukan kriminal. Ia hanyalah anak manusia yang tersesat di labirin ekspektasi. Gagal seleksi tapi takut pulang membawa malu, ia menjahit kebohongannya demi satu hal; membahagiakan orang tua.

​Ada kesedihan yang dalam saat membayangkan Nisya berdandan rapi, menyanggul rambutnya dengan tangan gemetar, lalu melangkah ke bandara membawa beban kebohongan yang beratnya melebihi batas bagasi kabin. Di balik seragam putih dan kain batik merah itu, ada jantung yang berdegup kencang karena takut, sekaligus rindu akan pengakuan sebagai “orang berhasil”. Nisya, saya berdiri di sampingmu secara moral; saya paham betapa kerasnya dunia menuntut kita untuk selalu terlihat sukses.

Hacker di Atas Awan

​Namun, drama kemanusiaan ini adalah tamparan keras bagi seluruh maskapai di Indonesia. Di dunia teknologi informasi, ada istilah White Hat Hacker, mereka yang meretas sistem bukan untuk merusak, tapi untuk menunjukkan di mana letak “bug” atau celah keamanannya. Dalam dunia digital, peretas seperti ini justru direkrut atau diberi penghargaan tinggi karena telah menyelamatkan perusahaan dari serangan yang jauh lebih berbahaya di masa depan.

​Nisya adalah “hacker” di dunia penerbangan kita. Ia masuk tanpa merusak, tapi ia menunjukkan bahwa pintu “firewall” maskapai kita sangat keropos. Jika seorang gadis yang hanya bermodal nekat dan atribut toko online bisa lolos hingga onboard, bagaimana jika yang memakai seragam itu bukan Nisya yang rindu pujian ibu, melainkan sosok dengan niat jahat atau teroris yang ingin membajak pesawat?

​Maskapai seharusnya tidak hanya menyita atribut Nisya. Mereka harus menyita ego mereka dan berterima kasih secara tersirat. Kejadian pada 6 Januari 2026 ini adalah stress test gratis yang menyelamatkan nyawa di kemudian hari.

​Hukum memang sudah selesai dengan jalan damai dan surat pernyataan. Tapi bagi kita para pengguna jasa penerbangan, Nisya adalah pengingat bahwa keamanan tidak boleh hanya berdasarkan “seragam”, melainkan sistem verifikasi data yang tak bisa ditembus sandiwara.

​Maka, biarlah ampas kopi ini menjadi saksi. Kita tidak membenarkan kebohongan, tapi kita butuh kejujuran dari apa yang ia tunjukkan secara tidak sengaja.

​Sekali lagi, Terimakasih, Nisya. Karena ulah nekatmu, kami jadi tahu bahwa sistem keamanan bandara kita sedang butuh “reboot” total. Sekarang, giliran para petinggi maskapai yang harus bekerja keras memperbaiki celah itu, agar kami bisa terbang dengan rasa tenang.

Tags: Audit KeamananNisyaSistem Keamanan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Operasi Gaktiblin, Propam Sasar Anggota Polri

Next Post

Apa Q&A ini kata Kabid Humas Polda Sumsel

YN

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Ekonomi Tumbuh 5,76 Persen, Wali Kota Bandung Dorong Koperasi jadi Penggerak Pemerataan

Kolaborasi Strategis Disnakertrans Muba dan PT AMS: Buka Lowongan Kerja 22 Posisi, Bupati Tegaskan Prioritas Warga Ber-KTP Muba Sesuai Perda No. 2 Tahun 2020

DPRD Sumsel Tetapkan 7 Komisioner KPID Periode 2026–2029, Tinggal Menunggu Pelantikan

Perkuat Keandalan Operasi di Era Digital, Kilang Plaju Tingkatkan Kompetensi Pekerja

Borong 5 Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Kembali Raih Best Company to Work For in Asia

Polsri Gelar Ujian Seleksi Mandiri Konsorsium Politeknik Negeri 2026, Diikuti 2.362 Peserta

Bawa Segudang Prestasi, Ria Wilastri Siap Wujudkan Inovasi Pendidikan di SMAN 5 Palembang

Dilantik Jadi Kepala SMA Negeri 17 Palembang, Rozali Siap Jalankan Amanah Baru

NasDem Sumsel Luruskan Status Edison: Bukan Kader, Murni Birokrat yang Diusung Bersama PDIP dan Golkar

Berita Populer

Kesederhanaan Wagub Cik Ujang Bikin Salfok, Ikut Masak di Dapur Warga

Kesederhanaan Wagub Cik Ujang Bikin Salfok, Ikut Masak di Dapur Warga
Reporter YN
31 Mei 2026

LAHAT,LamanQu.Com-Di balik gagah pakaian dinas Wakil Gubernur Sumatera Selatan, sosok Cik Ujang kembali menampakkan kesederhanaannya saat pulang ke kampung halaman....

Read more

Ayu Nur Suri: Keselamatan Publik Harus Jadi Prioritas Utama Setiap Aktivitas Usaha

Ayu Nur Suri: Keselamatan Publik Harus Jadi Prioritas Utama Setiap Aktivitas Usaha
Reporter YN
1 Juni 2026

PALEMBANG,LamanQu.Com-Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Fraksi PDI Perjuangan sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Palembang, Ayu Nur Suri, SE., MM,...

Read more

Sebanyak 22 Warga Binaan di Lapas dan Rutan Sumsel Dapat Remisi Khusus Waisak 2026

Sebanyak 22 Warga Binaan di Lapas dan Rutan Sumsel Dapat Remisi Khusus Waisak 2026
Reporter YN
31 Mei 2026

Palembang,LamanQu.Com-Dalam rangka memperingati Hari Raya Waisak Tahun 2026, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Selatan memberikan Remisi Khusus (RK)...

Read more

Pemuda ICMI Sumsel Sembelih 1 Sapi dan 2 Kambing, Daging Kurban Dibagikan ke Masyarakat

Pemuda ICMI Sumsel Sembelih 1 Sapi dan 2 Kambing, Daging Kurban Dibagikan ke Masyarakat
Reporter YN
29 Mei 2026

Palembang,LamanQu. Com-Idul Adha 1447 H / 2026 Ini di rayakan Dengan suka cita oleh masyarakat luas. Dalam momentum Idul Adha...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In