• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Sabtu, September 26, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
kpid sumsel HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

SBY ‘Walk Out’ dari Karnaval Kampanye Damai, Ini Ceritanya

Reporter Editor Sumsel
24 September 2018
SBY ‘Walk Out’ dari Karnaval Kampanye Damai, Ini Ceritanya
Bagikan ke Whatsapp

lamanqu.com – Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memilih walk out saat menghadiri kampanye damai di Monas, Minggu (23/9). Gara-garanya, maraknya atribut kampanye dan teriakan relawan Projo, pendukung Jokowi saat SBY dan rombongan melintas menggunakan golf car.

SBY berpegang teguh pada larangan KPU. Atribut kampanye saat kampanye damai disediakan oleh penyelenggara. Para peserta dilarang membawa atribut kampanye. Hal ini yang disayangkan SBY.

Aksi Projo di acara kampanye damai itupun mengundang reaksi dari sejumlah kader Demokrat. Wasekjen Demokrat Andi Arief salah satunya. Dia menuntut agar Projo meminta maaf.

“Projo jangan dilihatak udel, aturan yang dibuat bukan untuk sakkarepe dewe. Nanti kader Demokrat seluruh Indonesia marah melihat orang-orang yang peduli dengan Partai Demokrat. Jangan hitung keberanian Anda, kalkulasi dan kenekatan orang lain,” tulis Andi di Twitternya yang telah mempersilakan merdeka.com mengutipnya.

Andi pun menceritakan provokasi yang dilakukan oleh massa Projo. Dia mengatakan, para pendukung massa Jokowi itu minta rombongan SBY ikut dukung Jokowi.

“Projo memprovokasi pilpres damai menjadi pilpres anarkis. Saat mobil karnaval pak SBY lewat, relawan Projo teriak-teriak, ‘bang dukung Jokowi’ dan merangsek mendekat ke rombongan SBY. Sudah keterlaluan,” jelas Andi.

SBY naik mobil golf bersama Ketum PAN Zulkifli Hasan, Sekjen PAN Eddy Soeparno. Hadir pula Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono di mobil itu.

Andi malu permintaan maaf dari Projo. Menurut dia, polisi juga semestinya menindak aksi yang dianggapnya anarkis tersebut.

Eddy Soeparno yang hadir di situ bercerita, kelompok-kelompok tersebut berupaya provokatif dengan meneriakan yel-yelnya.

“Kami bisa mengumpulkan kami dari pintu depan istana ada gerakan massa yang ngumpul di sana, dan gerakan itu memang sengaja. Kami dapat dengan itu, Pak SBY kemudian merasa itu ada yang tidak adil ada yel-yel yang Memungkinkan provokatif terhadap pendukung kami, “katanya di Smesco, Jakarta Selatan, Minggu (23/9).

Eddy bercerita saat itu, saat SBY dan Ketum PAN Zulkifli Hasan sedang karnaval keliling naik iring iringan mobil golf. Mereka melihat ada kelompok relawan yang membuat yel-yel tidak nyaman. SBY pun ikut turun diikuti Zulkifli. Sebagai akibatnya, Demokrat telah mengadu ke Komisi Pemilihan Umum sebagai penyelenggara acara.

“Kami juga turun dari mobil golf dan jalan. Kondisi menjadi tidak nyaman karena ada aksi aksi yel-yel yang nyalakan provokatif,” ucap Eddy.

Meski demikian, Zulkifli Hasan tetap kembali ke acara deklarasi. Sedang SBY pilih balik kanan. PAN juga sudah mengadu ke Komisioner KPU.

“Saya dengan pak Zulkifli Hasan kembali ke acara acara, setelah acara selesai ya kami membubarkan diri, tapi kami sudah sampaikan uang ke Komisioner KPU,” tutur Eddy.

KPU klarifikasi

KPU telah mengkarifikasi protes kubu Demokrat soal atribut kampanye yang dibawa oleh massa Projo. Menurut Ketua KPU, Arief Budiman, ramainya atribut tersebut di luar rute yang di tentukan oleh KPU.

“Jadi begini, sebetulnya yang sudah kita atur semua delegasi yang ada di dalam jalur karnaval. Memang kalau yang di luar ini, kita tidak bisa ngatur,” ujar Ketua KPU Arief Budiman di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (23/9).

KPU tidak bisa langsung melarang massa pendukung, khususnya yang berada di luar garis karnaval. KPU juga mengaku tidak bisa menonjolkan mereka mencopot atribut partai. Pasalnya, kata Arief, per hari ini sudah menjadi masa kampanye Pilpres 2019.

“Pertama di antara kampanye, kampanye orang-orang saja, di sepanjang regulasinya dipatuhi. Kedua, khusus kegiatan ini jalur kendali kita, siapa saja, berapa banyak, jumlah kaos kita bagikan, juga atribut, semua diperhatikan,” jelasnya. (Merdeka)

Tags: Projo disuruh minta maafSBY Walk Out
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jadwal Timnas U-16 Indonesia vs Vietnam di AFC U-16

Next Post

Rusa di Griya Agung Palembang Hilang Entah Kemana, Begini Ceritanya

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Pertamina Patra Niaga Apresiasi Kinerja dan Keandalan Kilang Plaju

Dari Energi untuk Negeri hingga Kepedulian bagi Sesama, Kilang Plaju Hadirkan Harapan melalui Donor Darah

Mobil Listrik di Sumsel Tumbuh Dua Kali Lipat, PLN Perkuat Layanan melalui SPKLU Center Pertama di Sumsel

Kisruh Internal Universitas PGRI Palembang Memanas, Edi Harapan: Saya Diangkat Yayasan

Perkuat Kapasitas Politisi Perempuan, KPPI Sumsel Gelar Seminar Lintas Partai

FKS Sumsel Satukan Persepsi Komite dan Sekolah, Cegah Multitafsir Pengelolaan Anggaran

Pemprov Sumsel Percepat Pengembangan 3.258 Koperasi Desa Merah Putih

Bantuan Presiden untuk Karhutla Cair, Pemprov Sumsel Tekankan Kecepatan dan Akuntabilitas

Kapal Tongkang OCEANIC 238 Dilelang Negara, PT TJM Tegaskan Bukan Penggelapan

Berita Populer

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla
Reporter YN
19 September 2026

Muba,LamanQu.Com – Menjaga ketersediaan air menjadi salah satu bagian penting dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di...

Read more

Kodam III Siliwangi Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gratis di Cimahi

Bakti Sosial Kesehatan Gratis
Reporter UMR
20 September 2026

Cimahi, LamanQu.Com - Dalam rangka HUT TNI ke-81, Kodam III/Siliwangi menggelar bakti sosial kesehatan bertempat di Rumah Sakit TK II...

Read more

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas
Reporter YN
20 September 2026

PALEMBANG,LamanQu.Com-Sekitar 300 anak dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), hingga Sekolah Dasar (SD) se-Kota Palembang mengikuti...

Read more

Sempat Jadi Dugaan Pelanggaran Berlapis, Kepemilikan Kios Karya Tani Angkat Suara Ke Beberapa Awak Media

Kios Karya Tani
Reporter TNS
27 Agustus 2026

Oku Selatan, LamanQu.Com - Sempat viral di media sosial dan menjadi dugaan pelanggaran berlapis, kios Karya Tani yang berlokasi di...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In