• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Selasa, April 28, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Siapa Menolak Aturan Privasi WhatsApp, Akun Pengguna Dihapus

Reporter Editor Sumsel
24 Februari 2021
Siapa Menolak Aturan Privasi WhatsApp, Akun Pengguna Dihapus
Bagikan ke Whatsapp

lamanqu.com – WhatsApp menunda pemberlakuan kebijakan privasi barunya hingga 15 Mei 2021. Bila pengguna masih tidak menerima ketentuan privasi baru setelah 15 Mei, WhatsApp akan menghapus akun pengguna tersebut.

Apa yang akan terjadi jika kamu menolak aturan privasi baru ini dan tidak menerima persyaratan baru sebelum 15 Mei?

Pengguna WhatsApp yang menolak untuk menerima persyaratan privasi baru masih dapat menggunakan aplikasi tersebut selama 120 hari ke depan.

Namun demikian, fungsionalitas aplikasi perpesanan akan dibatasi. “Untuk waktu yang singkat, kamu akan dapat menerima panggilan dan notifikasi, tetapi tidak akan dapat membaca atau mengirim pesan dari aplikasi,” tulis WhatsApp di laman FAQ resmi perusahaan.

Sementara itu, jika pengguna masih tidak menerima ketentuan privasi baru di batas akhir 120 hari setelah 15 Mei, WhatsApp akan menghapus akun pengguna tersebut.

Rabu (24/2/2021), akun pengguna juga akan kehilangan semua obrolan dan grup WhatsApp mereka.

Jika kamu ingin menggunakan WhatsApp dengan nomor ponsel yang sama setelah itu, kamu harus membuat akun baru dan mulai dari awal. Akan tetapi, itu juga mengharuskan kamu untuk terlebih dahulu menerima ketentuan privasi yang baru.

WhatsApp menganggap misinformasi membuatnya kesulitan karena pengguna terlanjur mendapatkan informasi yang tidak benar terkait pembaruan kebijakan privasi WhatsApp.

Padahal menurut WhatsApp, tidak ada yang berubah dengan dengan layanannya. WhatsApp juga menyebut mereka tidak membagikan data dengan Facebook.

Sebagai bentuk sosialisasi mengenai kebijakan privasi baru ini, WhatsApp menghadirkan inn-app notificationatau notifikasi di dalam aplikasi.

Director of Communication WhatsApp Sravanthi Dev mengatakan, sebelumnya kebingungan di kalangan pengguna membuat WhatsApp memutuskan menghadirkan komunikasi langsung melalui Status. Kini WhatsApp menambahkan dengan notifikasi.

“In-app notification akan menjadi cara komunikasi langsung WhatsApp dengan pengguna dalam mensosialisasikan kebijakan privasi baru,” kata Sravanti, saat berbincang dengan media seputar perubahan kebijakan privasi WhatsApp, beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, notifikasi ini akan muncul di bagian paling atas laman obrolan. Ketika diklik, isinya adalah sejumlah informasi mengenai perubahan kebijakan privasi.

Menurut Sravanti, kehadiran Status dan notifikasi dilakukan untuk memastikan pengguna memahami alasan WhatsApp memperbarui kebijakan privasi.

“Status dan in-app notification akan digulirkan hingga mendekati Mei 2021,” tuturnya.

Sravanthi lebih lanjut menjelaskan dengan kebijakan privasi baru ini, sebenarnya tidak ada yang berubah dengan percakapan pribadi antara pengguna dengan teman, keluarga, maupun bisnis kecil.

Percakapan pribadi dengan teman, keluarga, dan bisnis kecil tetap dilindungi enkripsi end-to-end. Di mana, yang bisa mengakses percakapan hanya pengirim dan penerima.

“Satu-satunya yang berubah adalah ketika pengguna ingin berbicara dengan bisnis berskala besar yang memakai layanan WhatsApp Business API,” tutur Sravanthi.

WhatsApp Business API merupakan layanan berbayar untuk mengelola percakapan dengan pelanggan yang dipakai oleh perusahaan berskala besar, misalnya oleh Indosat Ooredoo di Indonesia. Pelanggan WhatsApp Business API kini memiliki opsi untuk memakai layanan hosting dari Facebook, guna mengelola obrolan dengan pengguna yang volumenya begitu banyak.

Sravanthi mengatakan, ketika bisnis memilih untuk menggunakan hosting miliknya sendiri, pesan masih dilindungi enkripsi end-to-end.

Namun ketika bisnis menggunakan layanan hosting Facebook, semua pesan tetap terenkripsi, tetapi bukan menggunakan protokol end-to-end.

Sebagai bentuk transparansi, WhatsApp pun menggulirkan label keterangan pada obrolan antara pengguna dengan bisnis yang memilih untuk menggunakan layanan hosting dari Facebook.

“Ketika pengguna berinteraksi dengan bisnis yang memakai layanan hosting Facebook, di atas percakapan, akan ada label bahwa bisnis terkait menggunakan layanan hosting Facebook dalam mengelola percakapan di WhatsApp,” kata Sravanthi.

Sravanthi menyebut, jika bisnis menggunakan layanan hosting pihak ketiga, obrolan yang terjadi tidak dianggap terenkripsi end-to-end.

Sementara, ketika berinteraksi dengan bisnis yang memilih menyimpan pesan-pesan mereka sendiri, label yang ditampilkan layaknya pesan pribadi. Di mana, label menunjukkan bahwa pesan dilindungi enkripsi end-to-end.

Sravanthi menjelaskan, bisnis yang menggunakan WhatsApp Business API menerima banyak pesan, dan bisa jadi membutuhkan pengelola pesan dari pihak ketiga.

“Bisnis mungkin memakai server pihak ketiga untuk mengelola volume pesan yang begitu banyak. Saat itu, pesan tidak dianggap dilindungi enkripsi end-to-end. Oleh karenanya WhatsApp akan memberikan label jika bisnis menggunakan layanan hosting Facebook,” ujarnya memberikan penjelasan.

Kendati demikian menurutnya, bukan berarti WhatsApp membagikan informasi pengguna pada Facebook atau pihak ketiga.

Informasi yang dibagikan hanyalah obrolan pengguna dengan WhatsApp Business API. Tujuannya pun untuk meningkatkan layanan kepada pelanggan.

“Alasannya adalah untuk menghadirkan layanan pelanggan yang lebih baik. Tidak berbeda dengan layanan CS perusahaan lain, percakapan akan direkam, untuk meningkatkan kualitas layanan pelanggan,” tuturnya.

 

Tags: berinteraksi dengan bisnismeningkatkan kualitas layanan pelangganperubahan kebijakan privasi WhatsApp
ADVERTISEMENT
Previous Post

Rekor Gol Robert Lewandowski Lampaui Raul di Liga Champions

Next Post

Cuaca Ekstrem, Harga Cabai Rawit Tembus Rp 100 Ribu per Kilo

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Perempuan Turut Andil dalam Pelaksanaan TMMD Reg 128 Kodim Sragen

Kakek Sutarno Sebagai Pelecut Semangat Satgas TMMD

Geger, Advokad Dikeroyok di Bandung, Law Firm Ratakan & Partners Desak Polisi Tangkap Aktor Intelektual

Peduli Sesama, Mitra 10 Tanjung Api Api Salurkan Bantuan ke Beberapa Panti Asuhan di Palembang

Muba Ambil Bagian dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026

Program Remaja Bernegara DPW NasDem Sumsel Diikuti Sebanyak 79 Pelajar, Simulasi Jadi DPRD hingga Kepala Daerah

79 Pelajar Ikuti Program Sekolah Politik dan Pengkaderan Remaja Bernegara Dari DPW NasDem Sumsel

Satgas TMMD Kodim Sragen Tancap Gas, Pengerjaan Jalan di karang malang Dikebut Tanpa Hari Libur

DPRD Palembang Dapil II Geram Saat Sidak Bangunan Diduga Tak Berizin di Jalan Balayudha

Berita Populer

Reses Dapil II DPRD Palembang: Mie Gacoan Dinilai Bantu Kurangi Pengangguran di Alang-Alang Lebar

Reses Dapil II DPRD Palembang: Mie Gacoan Dinilai Bantu Kurangi Pengangguran di Alang-Alang Lebar
Reporter YN
24 April 2026

Palembang. Lamanqu. Com Dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, anggota DPRD Kota Palembang dari Daerah Pemilihan (Dapil) II yang...

Read more

IKA KSMA Ada Dibeberapa Daerah Di Indonesia, Berikut Beberapa Pesan Disampaikan

IKA KSMA Ada Dibeberapa Daerah Di Indonesia, Berikut Beberapa Pesan Disampaikan
Reporter YN
19 April 2026

Palembang. Lamanqu. Com Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru, S.H., M.M...

Read more

Chairul S Matdiah : Gubernur adalah Wajah Provinsi, Fasilitas Sesuai Kebutuhan Tugas

Chairul S Matdiah : Gubernur adalah Wajah Provinsi, Fasilitas Sesuai Kebutuhan Tugas
Reporter YN
19 April 2026

Palembang. Lamanqu. Com Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Chairul S Matdiah, angkat bicara terkait dinamika rencana pengadaan mobil dinas senilai...

Read more

Gubernur Herman Deru Ajak Mahasiswa Gunakan AI Secara Bijak

Lomba Video AI
Reporter YN
19 April 2026

Palembang, LamanQu.Com - Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, mengajak para mahasiswa untuk menggunakan Artificial Intelligence (AI) secara bijak....

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In