• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Rabu, Oktober 28, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
kpid sumsel HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Siapa Menolak Aturan Privasi WhatsApp, Akun Pengguna Dihapus

Reporter Editor Sumsel
24 Februari 2021
Siapa Menolak Aturan Privasi WhatsApp, Akun Pengguna Dihapus
Bagikan ke Whatsapp

lamanqu.com – WhatsApp menunda pemberlakuan kebijakan privasi barunya hingga 15 Mei 2021. Bila pengguna masih tidak menerima ketentuan privasi baru setelah 15 Mei, WhatsApp akan menghapus akun pengguna tersebut.

Apa yang akan terjadi jika kamu menolak aturan privasi baru ini dan tidak menerima persyaratan baru sebelum 15 Mei?

Pengguna WhatsApp yang menolak untuk menerima persyaratan privasi baru masih dapat menggunakan aplikasi tersebut selama 120 hari ke depan.

Namun demikian, fungsionalitas aplikasi perpesanan akan dibatasi. “Untuk waktu yang singkat, kamu akan dapat menerima panggilan dan notifikasi, tetapi tidak akan dapat membaca atau mengirim pesan dari aplikasi,” tulis WhatsApp di laman FAQ resmi perusahaan.

Sementara itu, jika pengguna masih tidak menerima ketentuan privasi baru di batas akhir 120 hari setelah 15 Mei, WhatsApp akan menghapus akun pengguna tersebut.

Rabu (24/2/2021), akun pengguna juga akan kehilangan semua obrolan dan grup WhatsApp mereka.

Jika kamu ingin menggunakan WhatsApp dengan nomor ponsel yang sama setelah itu, kamu harus membuat akun baru dan mulai dari awal. Akan tetapi, itu juga mengharuskan kamu untuk terlebih dahulu menerima ketentuan privasi yang baru.

WhatsApp menganggap misinformasi membuatnya kesulitan karena pengguna terlanjur mendapatkan informasi yang tidak benar terkait pembaruan kebijakan privasi WhatsApp.

Padahal menurut WhatsApp, tidak ada yang berubah dengan dengan layanannya. WhatsApp juga menyebut mereka tidak membagikan data dengan Facebook.

Sebagai bentuk sosialisasi mengenai kebijakan privasi baru ini, WhatsApp menghadirkan inn-app notificationatau notifikasi di dalam aplikasi.

Director of Communication WhatsApp Sravanthi Dev mengatakan, sebelumnya kebingungan di kalangan pengguna membuat WhatsApp memutuskan menghadirkan komunikasi langsung melalui Status. Kini WhatsApp menambahkan dengan notifikasi.

“In-app notification akan menjadi cara komunikasi langsung WhatsApp dengan pengguna dalam mensosialisasikan kebijakan privasi baru,” kata Sravanti, saat berbincang dengan media seputar perubahan kebijakan privasi WhatsApp, beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, notifikasi ini akan muncul di bagian paling atas laman obrolan. Ketika diklik, isinya adalah sejumlah informasi mengenai perubahan kebijakan privasi.

Menurut Sravanti, kehadiran Status dan notifikasi dilakukan untuk memastikan pengguna memahami alasan WhatsApp memperbarui kebijakan privasi.

“Status dan in-app notification akan digulirkan hingga mendekati Mei 2021,” tuturnya.

Sravanthi lebih lanjut menjelaskan dengan kebijakan privasi baru ini, sebenarnya tidak ada yang berubah dengan percakapan pribadi antara pengguna dengan teman, keluarga, maupun bisnis kecil.

Percakapan pribadi dengan teman, keluarga, dan bisnis kecil tetap dilindungi enkripsi end-to-end. Di mana, yang bisa mengakses percakapan hanya pengirim dan penerima.

“Satu-satunya yang berubah adalah ketika pengguna ingin berbicara dengan bisnis berskala besar yang memakai layanan WhatsApp Business API,” tutur Sravanthi.

WhatsApp Business API merupakan layanan berbayar untuk mengelola percakapan dengan pelanggan yang dipakai oleh perusahaan berskala besar, misalnya oleh Indosat Ooredoo di Indonesia. Pelanggan WhatsApp Business API kini memiliki opsi untuk memakai layanan hosting dari Facebook, guna mengelola obrolan dengan pengguna yang volumenya begitu banyak.

Sravanthi mengatakan, ketika bisnis memilih untuk menggunakan hosting miliknya sendiri, pesan masih dilindungi enkripsi end-to-end.

Namun ketika bisnis menggunakan layanan hosting Facebook, semua pesan tetap terenkripsi, tetapi bukan menggunakan protokol end-to-end.

Sebagai bentuk transparansi, WhatsApp pun menggulirkan label keterangan pada obrolan antara pengguna dengan bisnis yang memilih untuk menggunakan layanan hosting dari Facebook.

“Ketika pengguna berinteraksi dengan bisnis yang memakai layanan hosting Facebook, di atas percakapan, akan ada label bahwa bisnis terkait menggunakan layanan hosting Facebook dalam mengelola percakapan di WhatsApp,” kata Sravanthi.

Sravanthi menyebut, jika bisnis menggunakan layanan hosting pihak ketiga, obrolan yang terjadi tidak dianggap terenkripsi end-to-end.

Sementara, ketika berinteraksi dengan bisnis yang memilih menyimpan pesan-pesan mereka sendiri, label yang ditampilkan layaknya pesan pribadi. Di mana, label menunjukkan bahwa pesan dilindungi enkripsi end-to-end.

Sravanthi menjelaskan, bisnis yang menggunakan WhatsApp Business API menerima banyak pesan, dan bisa jadi membutuhkan pengelola pesan dari pihak ketiga.

“Bisnis mungkin memakai server pihak ketiga untuk mengelola volume pesan yang begitu banyak. Saat itu, pesan tidak dianggap dilindungi enkripsi end-to-end. Oleh karenanya WhatsApp akan memberikan label jika bisnis menggunakan layanan hosting Facebook,” ujarnya memberikan penjelasan.

Kendati demikian menurutnya, bukan berarti WhatsApp membagikan informasi pengguna pada Facebook atau pihak ketiga.

Informasi yang dibagikan hanyalah obrolan pengguna dengan WhatsApp Business API. Tujuannya pun untuk meningkatkan layanan kepada pelanggan.

“Alasannya adalah untuk menghadirkan layanan pelanggan yang lebih baik. Tidak berbeda dengan layanan CS perusahaan lain, percakapan akan direkam, untuk meningkatkan kualitas layanan pelanggan,” tuturnya.

 

Tags: berinteraksi dengan bisnismeningkatkan kualitas layanan pelangganperubahan kebijakan privasi WhatsApp
ADVERTISEMENT
Previous Post

Rekor Gol Robert Lewandowski Lampaui Raul di Liga Champions

Next Post

Cuaca Ekstrem, Harga Cabai Rawit Tembus Rp 100 Ribu per Kilo

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Sudah Berjualan Sejak 2005, UMKM 2 Ulu Minta Kepastian di Tengah Ancaman Relokasi

Terancam Kehilangan Tempat Usaha, Pedagang UMKM 2 Ulu Minta Perlindungan HAM

Bantu Penuhi Kebutuhan Air Bersih, Relawan Pertamina Peduli RU Plaju Hadir untuk Masyarakat di Tiga Wilayah

Tiga Bis Rombongan Peserta Mengunjungi Destinasi Wisata, Berikut Disampaikan Ketua DPD Astindo Sumsel

Kreativitas Siswa SMKN 4 OKU, Mengolah Limbah Plastik Menjadi Bahan Bakar

Disdik Sumsel Buka Ruang Inovasi bagi Pelajar SMK, Karya Siswa Didorong Jadi Solusi

Bicara Soal Pendidikan, Diknas Dan Komisi IV DPRD Kota Serta KOSGORO 1957 Gelar Diskusi Lintas Lembaga

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Pelantikan KPSTI Sumsel 2026–2030, Imam Mustakim Ajak Generasi Muda Cintai Budaya Bangsa

Berita Populer

Bagikan Seribu Bingkisan Vitamin, Madu, Air Mineral, dan Masker FOKAL IMM Bergerak Bersama Peduli Kabut Asap

Bagikan Seribu Bingkisan Vitamin, Madu, Air Mineral, dan Masker FOKAL IMM Bergerak Bersama Peduli Kabut Asap
Reporter YN
14 Oktober 2026

Palembang,LamanQu.Com-Forum Komunikasi Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FOKAL IMM) Sumatera Selatan terlihat melakukan kegiatan sosial membagikan seribu bingkisan berupa vitamin, madu,...

Read more

Ponpes Darul Quran Mufidatul Ilmi Menjadi Pilot Projek Penanaman Perdana GSMP, Ini Yang Disampaikan

Ponpes Darul Quran Mufidatul Ilmi Menjadi Pilot Projek Penanaman Perdana GSMP, Ini Yang Disampaikan
Reporter YN
17 Oktober 2026

Banyuasin,LamanQu.Com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Gubernur Sumsel dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin (Pemkab) dalam ini Bupati Banyuasin...

Read more

Bersama Masyarakat, Polda Sumsel Berantas Premanisme demi Keamanan dan Kelancaran Pembangunan

Bersama Masyarakat, Polda Sumsel Berantas Premanisme demi Keamanan dan Kelancaran Pembangunan
Reporter YN
14 Oktober 2026

PALEMBANG,LamanQu.Com— Polda Sumatera Selatan memperkuat komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui penindakan terhadap aksi premanisme di seluruh wilayah...

Read more

Lebri Oktora Desak Kapolda Sumsel Usut Tuntas Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa Cipayung dan Insan Pers

Pengeroyokan Mahasiswa Cipayung
Reporter Editor Sumsel
14 Oktober 2026

Palembang, LamanQu.Com — Konsultan Hukum dan Aktivis Sumatera Selatan dari Yayasan Bantuan Hukum Sumsel Berkeadilan, Lebri Oktora, S.H., mendesak Kapolda...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In