lamanqu.com – Harga emas tertahan menuju penguatan lebih lanjut setelah sempat mencicipi level US$1.870 per troy ounce.
Data manufaktur Amerika Serikat (AS) membuat laju penguatan emas tertahan.Berdasarkan data Bloomberg, harga emas spot naik 0,97 persen hari ini, Selasa (2/2/2021) pada pukul 01.13 WIB.
Harga emas berjangka Comex juga naik 0,94 persen ke posisi US$1.867,70 per troy ounce. Namun potensi kenaikan ini bisa gagal bila harga mampu menembus ke bawah level support $1852 dan berpotensi menguji level support selanjutnya di $1845.
Rentang perdagangan potensial di sesi AS $1845 – $1875.Dilansir dari Kitco, harga emas tertahan karena merespons data manufaktur terbaru AS.
Data terbaru dari Institute for Supply Management (ISM menunjukkan, indeks non manufaktur mencapai 58,7 persen. Angka itu memang turun dari posisi Desember di 60 persen.
Namun, angka di atas 50 persen menunjukkan laju ekonomi tengah ekspansif. ISM melansir, manufaktur melanjutkan tren pemulihan pada Januari 2021.
Memang ekspansi itu mengendur karena pandemi membuat operasional pabrik tidak lagi sama seperti masa sebelum pandemi. Harga emas cukup bereaksi setelah data manufaktur AS dirilis.
Menurut para analis, harga emas tengah naik daun seiring dengan lonjakan harga perak yang dipicu ‘pompom’ di media sosial Reddit.







