• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Selasa, Maret 31, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home Treveling Dan Tempat Wisata

Tradisi Bekarang Masyarakat Tanah Abang Muba

Reporter Editor Sumsel
29 September 2019
Tradisi Bekarang Masyarakat Tanah Abang Muba
Bagikan ke Whatsapp

Muba, lamanqu.com – Bekarang adalah kegiatan menangkap ikan secara bersama-sama oleh masyarakat desa Tanah Abang Musi Banyuasin.

Bekarang dilakukan di danau biasanya pada musim kemarau, dimana air danau sudah mulai surut dan sudah terdapat banyak ikan yang siap diambil dalam danau tersebut.

Peralatan yang diperlukan pada saat bekarang adalah tangkul, jala, sangi, cis, kanjang kedup, keranjang untuk menyimpan ikan, ember (bokor) dan alat-alat lainnya yang bisa digunakan untuk menagkap ikan.

Kegiatan bekarang ini diikuti oleh semua kalangan yaitu orang tua, remaja dan anak-anak. Pada kegiatan bekarang yang paling penting adalah membawa bekal berupa makanan, bekal makan siang dan makanan ringan.

Bekal berupa makanan inilah yang biasanya dimakan secara bersama-sama oleh masyarakat saat kegiatan bekarang. Bekal wajib yang harus dibawa, nasi, sambal dan sayur. Untuk lauknya biasanya didapat atau dimasak hasil ikan tangkapan saat bekarang.

Ikan yang biasa diperoleh dari bekarang adalah ikan lume, ikan sepat, ikan lais, ikan bergit, ikan sepat, ikan betok, ikan keli dan yang paling dinantikan adalah ikan bujuk, ikan gabus dan ikan toman.

Kegiatan yang dilakukan saat bekarang biasanya dimulai dengan aba-aba yaitu dari bagian ulu lanjut ke ilir yang dilakukan secara bersama-sama dengan berjalan dan memasangkan tangkul yang sudah disiapkan.

Lalu berjalan secara berjamaan untuk menangkap ikan, menggiring ikan agar masuk ke dalam tangkul masing-masing. Setelah sampai ke bagian hilir, para penangkul berbalik arah menuju ke bagian ulu, secara bersama-sama meletakan tangkul, lalu mengangkat secara bersama-sama.

Akan terjadi teriakan yang “gemuruh” jika salah satu penangkul mendapatkan ikat favorit dalam ukuran besar. Disanalah akan ada terikan “uculah..uculah…”maksudnya supaya ikan lepas dan masuk ke tangkul lainnya.

Kegembiraan dan keceriaan pada saat bekarang tidak hanya dalam memperoleh ikannya saja, tetapi ada unsur hiburan, kebersamaan, gotong royong, silatuhami. Selain itu, dengan bekarang hasil tangakapan ikan dapat dibuat pempek, laksan dan kempelang yang bernilai ekonomi tinggi.

Nilai-nilai inilah yang diharapkan tetap terpelihara di dalam masyarakat desa Tanah Abang, Musi Banyuasin.

Tepatnya Hari ini, Minggu 29 September 2019 ada kegiatan Bekarang 2019, kegiatan masyarakat lokal yang dihadiri oleh Bupati, Wabub dan pejabat lainnya di Desa Tanah Abang.

Hal ini menunjukkan sudah ada perhatian dari pemerintah setempat terkait kegiatan bekarang di desa tanah Abang. Semoga kegiatan bekarang ini dapat dilanjutkan mengingat ada nilai-nilai budaya lokal dalam kegiatan tersebut.

Penulis: Suratmi (Dosen Universitas Sriwijaya) Artikel mk Etnopedagogik Pendidikan Dasar, SPS UPI

Tags: Bekarangtradisi Bekarang
ADVERTISEMENT
Previous Post

HUT Lalu Lintas ke-64, Gubernur Launching Aplikasi Samsat Online Sumatra Selatan (SOS), Aplikasi E-Dempo dan Aplikasi SAMOLNAS

Next Post

Dilantik Jadi Anggota DPRD Kota Palembang, H Chairudin Pelita Maret Siap Menyerap Aspirasi Masyarakat

Editor Sumsel

Info Terkait

Tradisi Bekarang Muba Andil Jaga Ekosistem Sungai

Tradisi Bekarang Muba Andil Jaga Ekosistem Sungai

29 September 2019
Lestarikan Tradisi Bekarang, Ini yang Dilakukan Dispopar Muba

Lestarikan Tradisi Bekarang, Ini yang Dilakukan Dispopar Muba

29 Agustus 2019

Berita Terbaru

DUA HARI “HILANG”, TERSANGKA NARKOBA DI PALEMBANG DIDUGA DIANIAYA OKNUM POLISI, PROPAM TURUN TANGAN

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Berdayakan Warga Olah Eceng Gondok Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Rutan Kelas I Palembang Gelar Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Keluarga Warga Binaan dan Warga Sekitar

Kapolda Sumsel Gelar Coffee Morning, Evaluasi Kinerja dan Perkuat Profesionalisme Jajaran

Kapolda Sumsel Instruksikan Pemetaan Kompetensi Personel untuk Tingkatkan Kinerja Satker

Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Polda Sumsel Monitoring 80 Lebih Objek Wisata Lebaran, Antisipasi Kemacetan dan Kejahatan

Firdaus Hasbullah : Halal Bi Halal Jadi Momentum Perkuat Sinergi Alumni UMP

Berita Populer

Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Reporter YN
25 Maret 2026

OKU SELATAN. Lamanqu. Com Seorang perempuan ditemukan meninggal dunia di dalam rumah kontrakan di Perumahan Bukit Berlian, Desa Pelangki, Kecamatan...

Read more

Firdaus Hasbullah : Halal Bi Halal Jadi Momentum Perkuat Sinergi Alumni UMP

Firdaus Hasbullah : Halal Bi Halal Jadi Momentum Perkuat Sinergi Alumni UMP
Reporter YN
23 Maret 2026

Palembang. Lamanqu. Com Halal bi halal alumni Universitas Muhammadiyah Palembang digelar di kediaman Firdaus Hasbullah, Senin (23/3/2026). Kegiatan ini mengusung...

Read more

Polda Sumsel Monitoring 80 Lebih Objek Wisata Lebaran, Antisipasi Kemacetan dan Kejahatan

Polda Sumsel Monitoring 80 Lebih Objek Wisata Lebaran, Antisipasi Kemacetan dan Kejahatan
Reporter YN
24 Maret 2026

PALEMBANG. Lamanqu. Com Subsatgas Intelijen Operasi Ketupat Musi 2026 Polda Sumatera Selatan melaksanakan deteksi dan monitoring di lebih dari 80...

Read more

Bata dan Bakti Prajurit, Dari Lumpur ke Martabat, MCK Itu Menjadi Titik Balik di Somagede

Desa Somagede
Reporter UMR
28 Februari 2026

Kebumen, LamanQu.Com — Pagi di Desa Somagede, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, Sabtu (28/02/2026), merekah perlahan. Embun masih setia di ujung...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In