Palembang, LamanQu.Com – Kepengurusan Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Sumatera Selatan resmi dikukuhkan di Hotel Excelton Palembang, Sabtu (14/02/2026).
Ketua Harian DPP Kagama, Budi Karya Sumadi, secara langsung melantik H. Joncik Muhammad sebagai Ketua Kagama Sumsel bersama jajaran pengurus daerah dan pengurus cabang se-Sumatera Selatan.
Pelantikan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Dalam sambutannya, Joncik Muhammad menyampaikan bahwa antusiasme alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) di Sumsel sangat luar biasa dan menjadi kekuatan besar untuk berkontribusi nyata bagi daerah.
“Malam ini kita merasakan sendiri betapa besarnya potensi alumni UGM di Sumsel. Ini bahkan disebut terbesar di luar Pulau Jawa. Mudah-mudahan seluruh potensi ini bisa bersinergi untuk membangun Indonesia, khususnya Sumatera Selatan,” ujarnya.
Ia menegaskan, Kagama Sumsel akan sejalan dengan visi UGM sebagai universitas kerakyatan dan universitas perjuangan. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, harus diwujudkan melalui program nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Joncik juga menegaskan komitmen Kagama untuk mendukung program prioritas pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta penguatan relawan pembangunan.
“Program pemerintah harus kita dukung. Di Empat Lawang saja, MBG sudah berjalan di 34 titik. Koperasi Merah Putih juga akan kita bangun di seluruh desa dan kelurahan. Ini bukti sinergi nyata Kagama dengan pemerintah,” jelasnya.
Selain itu, Kagama Sumsel akan memfokuskan diri pada penguatan organisasi melalui pendataan alumni secara menyeluruh. Joncik mengakui jumlah alumni UGM di Sumsel sangat besar, namun belum seluruhnya terdata secara valid. Karena itu, ia meminta seluruh pengurus cabang segera melakukan konsolidasi dan aktif dalam struktur organisasi.
“Kami akan memvalidasi data hingga ke tingkat mikro agar seluruh potensi alumni dapat dihimpun dan digerakkan. Semua kabupaten sudah terbentuk kepengurusannya, tinggal kita kuatkan dan kukuhkan yang belum,” katanya.
Memasuki periode kepemimpinan kedua, Joncik menegaskan fokus utama Kagama Sumsel adalah menghadirkan program yang membumi dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Ia ingin setiap kegiatan Kagama tidak sekadar seremonial, melainkan mampu menjawab kebutuhan sosial, pendidikan, dan pembangunan daerah.
“Kagama harus hadir di tengah masyarakat. Misi UGM harus kita implementasikan, sehingga keberadaan alumni benar-benar memberi manfaat bagi rakyat Sumatera Selatan,” tegasnya.
Mengakhiri pernyataannya, Joncik mengajak seluruh alumni menjaga semangat kebersamaan dan nilai kekeluargaan yang menjadi ciri khas Kagama.
“Salam Kagama: Guyub, Rukun, Migunani,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Harian DPP Kagama, Budi Karya Sumadi, menyampaikan kebanggaannya terhadap Sumatera Selatan.
“Sebagai orang Sumsel, kita harus bangga dengan daerah kita. Masyarakat perlu mem-branding sendiri potensi yang ada di Sumsel dan memanfaatkan media untuk mengangkatnya. Kagama harus hadir dan melibatkan masyarakat dalam mempromosikan Sumsel,” katanya.
Ia juga berpesan agar Kagama Sumsel berkomitmen membantu pemerintah daerah dalam mempromosikan potensi Sumatera Selatan.
“Program MBG dan Koperasi Merah Putih adalah program yang baik dan harus dikawal dengan serius. Kagama Sumsel harus ikut berperan mengawal program Bapak Presiden agar berjalan dengan baik,” pungkasnya.




