• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Minggu, November 1, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
kpid sumsel HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Hadiri Pengukuhan PGRI Palembang, Walikota Palembang Ratu Dewa Konsisten Majukan Pendidikan Kota Palembang

Reporter YN
17 April 2025
Pengukuhan PGRI Palembang
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, LamanQu.Com – Wali Kota Ratu Dewa terus konsisten untuk memajukan dunia pendidikan di Kota Palembang, salah- satunya melalui wadah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Hal ini terungkap dalam kegiatan silaturahmi sekaligus pengukuhan 150 orang pengurus dan 10 badan-badan PGRI Kota Palembang yang berlangsung di Gedung Graha KM 7, Kamis (17/4/2025).

Wali Kota Ratu Dewa mengatakan hari ini menjadi momen penting, tidak hanya sebagai seremonial belaka, namun sebagai penanda komitmen dan tanggung jawab bersama dalam memajukan dunia pendidikan melalui wadah PGRI.

“Terus memberikan yang terbaik bagi dunia pendidikan di Indonesia, khususnya di Kota Palembang,” ucapnya.

Melalui badan pembina, badan kehormatan, badan advokasi, maupun lembaga-lembaga lain, diharapkan menjadi motor penggerak yang akan menguatkan eksistensi dan peran PGRI sebagai organisasi profesi yang bermartabat.

“Amanah yang di emban tentu tidak ringan. Namun saya yakin, dengan semangat gotong royong, kerja kolektif, serta niat tulus untuk memajukan profesi guru dan dunia pendidikan di Kota Palembang, kita semua mampu menjalaninya dengan sebaik-baiknya,” bebernya.

Pada kesempatan ini, Ratu Dewa juga memberikan apresiasi kepada 20 orang tenaga pendidikan yang saat ini telah memasuki purna bakti.

“Semoga semua dedikasi, kerja keras serta kontribusi yang sangat besar kepada dunia pendidikan dapat menjadi ladang ibadah bapak ibu sekalian,” ucap dia.

Sesuai Visi dan Misi Wali Kota bersama Wakil Walikota, Palembang Cerdas dan Palembang Sehat meliputi Pendidikan dan Kesehatan, Ratu Dewa berkomitmen untuk memperbaiki semua infrastruktur bangunan sekolah di Kota Palembang.

“Sehingga anak-anak kita dapat belajar dengan rasa aman, nyaman, dan mendapatkan pendidikan yang berkualitas,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kota Palembang, H. Ahmad Zulinto, S.Pd., M.M mengatakan, pihaknya berharap guru tidak melakukan perilaku penyimpangan apakah itu P3K atau PNS atau honorer.

“Apalagi kalau diangkat tapi tidak mau disiplin mengajar misal ada yang ogoh-ogahan mengajar, jarang masuk mungkin sedikit banyak di sekolah itu banyak berbuat onar, ada yang sampai melakukan tindakan yang tidak baik dengan anak didik, maka orang-orang tersebut akan diawasi PGRI. Karena di PGRI ada dewan kode etik, dan dewan kehormatan. Bahwa guru itu harus punya perilaku yang baik karena dia akan mengajar maka ini yang jadi perhatian kami jadi PGRI dikukuhkan hari ini kami akan memantaunya,” ujarnya.

Lebih lanjut Zulinto menjelaskan, jika P3K yang kemarin 3.500 orang dan ditambah yang terakhir diangkat P3K tapi perilakunya tidak mencerminkan guru, maka pihaknya bisa memberikan rekomendasi.

“Kami bisa merekomkan kepada Walikota atau kepala dinas bahwa ini tidak layak menjadi guru. Apalagi perbuatannya sudah menyimpang dari kode etik guru,” tegasnya.

Ketika ditanya awak media terkait jika ada guru yang tidak memiliki kemampuan mengajar, Zulinto menerangkan, untuk guru yang tidak punya kemampuan mengajar atau tidak punya kompetensi maka akan dialih tugaskan misalnya jadi pegawai tata usaha saja atau pegawai yang lainnya.

“Karena guru harus menguasai kompetensi, kompetensi akademik, kompetensi pedagogik, dan kompetensi sosial. Jadi kalau tidak ada kompetensi untuk apa jadi guru. Karena anak-anak harus diberikan pembelajaran yang benar dan baik. Jadi kami juga harus selalu memantau guru-guru,” katanya.

“Kami ada pelatihan-pelatihan kami bisa melakukan workshop atau meningkatkan kembali pendidikannya misalnya kuliah lagi atau sebagainya kalau memang itu bisa jadi kita pantau terus,” tambah Zulinto.

Ketika ditanya awak media berapa jumlah guru honor yang belum diangkat P3K, Zulinto mengungkapkan, untuk datanya pastinya belum tau karena datanya ada di Diknas.

“Tetapi yang jelas kemarin saja 300-an yang kita mau menerima P3K ternyata guru-guru kita tidak bisa memenuhi. Karena syaratnya administrasi dan sebagainya. Tapi yang terpenting bagi kami mengharapkan kepada dinas pendidikan harus disampaikan juga pak ratu dewa tolong administrasi janganlah dipersulit. Misalnya guru harus punya data dapodik kalau memang sudah sampai masanya selesaikanlah. Jangan ada isu-isu di luar yang tidak mengenakkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dalam segi pelayanan. Saya setuju dnegan pak Walikota bahwa tidak ada lagi guru-guru datang ke dinas pendidikan berbondong-bondo untuk menyelesaikan administrasi. Karena tugas mereka adalah mengajar dan saya sependapat,” bebernya.

Ketika ditanya apa saja keluhan yang diterima PGRI Palembang, Zulinto menuturkan, banyak keluhan guru dan keluhan kepala sekolah banyak masuk ke PGRI diantaranya ada yang guru tidak bisa diatur, ada guru yang buat kelompok kecil yang kadang-kadang membuat onar di sekolah. Terkadang ada yang melebihi daripada kepala sekolah. Artinya itu guru tidak mampu meletakkan dia siapa?”Kalau jadi guru jadilah guru yang baik,” ucapnya.

Untuk kesempatan P3K untuk menjadi kepala sekolah, Zulinto mengungkapkan, dia setuju karena ada regulasinya bahwa P3K yang punya prestasi bagus bisa menjadi kepala sekolah.

“P3K berpretasi bisa diangkat menjadi kepala sekolah itu saya sangat setuju. Karena mereka P3 ini adalah orang-orang hebat dan orang-orang bagus tapi karena ada ASN dan ada P3K tapi status mereka adalah sama, maka kami minta agar bisa diangkat jadi kepala sekolah jadi ada kesempatan untuk mereka jadi kepsek,” tuturnya.

“Himbauan kepada sekolah pertama kepala sekolah itu adalah tugas dan tambahan daripada guru untuk mengatur semua manajemen di sekolah kenyamanan keamanan lingkungan sekolah. Karena dulu disebut ada sekolah Wiyata Mandala sebagai lingkungan. Jadi kepala sekolah harus memperhatikan anak didiknya jangan ada pembulian di sekolah. Jangan ada diskriminasi di sekolah, semua anak itu sama,” pungkasnya.

Tags: Pendidikan Kota PalembangPengukuhan PGRI Palembang
ADVERTISEMENT
Previous Post

Gubernur Herman Deru Dukung Pelaksanaan Musda MUI Sumsel 2026 dan Siap Mengakomodir Kebutuhan Kantor Baru MUI Sumsel

Next Post

500 Atlet Berlaga di Kejuaraan Karate Harukaze Open Piala Walikota Palembang

YN

Info Terkait

Halal Bihalal

Adrianus Amri: Mari Bangun Pendidikan Kota Palembang Bersama-sama

11 April 2025

Berita Terbaru

Jumat Keliling, Kapolsek Sungai Lilin IPTU Marlin Ajak Warga Bersama Jaga Kamtibmas

Musda KPPI Sumsel Tetapkan Zaitun Sebagai Ketua KPPI Sumsel 2026 – 2031

PPPSRS Rusun Ilir Barat Disiapkan, Hak Penghuni dan Perpanjangan HGB Jadi Perhatian

Tuntut Keadilan, Orang Tua Korban Pembunuhan Rudapaksa di Nias Temui Hotman Paris

Edukasi Pintar untuk Warga dan Badan Usaha: Pahami Batasan Kecelakaan Kerja, Kewajiban Vendor IUP, serta Perlindungan Sosial Menuju Muba Maju Lebih Cepat

Perang Terhadap Narkotika, Polda Sumsel Musnahkan 35 Kg Sabu, 87 Tersangka Dijerat dari Penindakan di 182 Lokasi

Chairul Matdiah Soroti Lemahnya Posisi Komisi dalam Pembahasan APBD

Kawal Pertumbuhan 22.000 Mangrove, Medco E&P Grissik Ltd. Lakukan Monev Bersama LDPHD Sungsang IV

Kakanwil Syafitri Irwan Ingatkan Pejabat Baru: Kebijakan Benar Harus Dieksekusi dengan Cara yang Tepat

Berita Populer

Bagikan Seribu Bingkisan Vitamin, Madu, Air Mineral, dan Masker FOKAL IMM Bergerak Bersama Peduli Kabut Asap

Bagikan Seribu Bingkisan Vitamin, Madu, Air Mineral, dan Masker FOKAL IMM Bergerak Bersama Peduli Kabut Asap
Reporter YN
14 Oktober 2026

Palembang,LamanQu.Com-Forum Komunikasi Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FOKAL IMM) Sumatera Selatan terlihat melakukan kegiatan sosial membagikan seribu bingkisan berupa vitamin, madu,...

Read more

Ponpes Darul Quran Mufidatul Ilmi Menjadi Pilot Projek Penanaman Perdana GSMP, Ini Yang Disampaikan

Ponpes Darul Quran Mufidatul Ilmi Menjadi Pilot Projek Penanaman Perdana GSMP, Ini Yang Disampaikan
Reporter YN
17 Oktober 2026

Banyuasin,LamanQu.Com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Gubernur Sumsel dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin (Pemkab) dalam ini Bupati Banyuasin...

Read more

Bersama Masyarakat, Polda Sumsel Berantas Premanisme demi Keamanan dan Kelancaran Pembangunan

Bersama Masyarakat, Polda Sumsel Berantas Premanisme demi Keamanan dan Kelancaran Pembangunan
Reporter YN
14 Oktober 2026

PALEMBANG,LamanQu.Com— Polda Sumatera Selatan memperkuat komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui penindakan terhadap aksi premanisme di seluruh wilayah...

Read more

Lebri Oktora Desak Kapolda Sumsel Usut Tuntas Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa Cipayung dan Insan Pers

Pengeroyokan Mahasiswa Cipayung
Reporter Editor Sumsel
14 Oktober 2026

Palembang, LamanQu.Com — Konsultan Hukum dan Aktivis Sumatera Selatan dari Yayasan Bantuan Hukum Sumsel Berkeadilan, Lebri Oktora, S.H., mendesak Kapolda...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In