• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Minggu, Mei 17, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Hadiri Pengukuhan PGRI Palembang, Walikota Palembang Ratu Dewa Konsisten Majukan Pendidikan Kota Palembang

Reporter YN
17 April 2025
Pengukuhan PGRI Palembang
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, LamanQu.Com – Wali Kota Ratu Dewa terus konsisten untuk memajukan dunia pendidikan di Kota Palembang, salah- satunya melalui wadah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Hal ini terungkap dalam kegiatan silaturahmi sekaligus pengukuhan 150 orang pengurus dan 10 badan-badan PGRI Kota Palembang yang berlangsung di Gedung Graha KM 7, Kamis (17/4/2025).

Wali Kota Ratu Dewa mengatakan hari ini menjadi momen penting, tidak hanya sebagai seremonial belaka, namun sebagai penanda komitmen dan tanggung jawab bersama dalam memajukan dunia pendidikan melalui wadah PGRI.

“Terus memberikan yang terbaik bagi dunia pendidikan di Indonesia, khususnya di Kota Palembang,” ucapnya.

Melalui badan pembina, badan kehormatan, badan advokasi, maupun lembaga-lembaga lain, diharapkan menjadi motor penggerak yang akan menguatkan eksistensi dan peran PGRI sebagai organisasi profesi yang bermartabat.

“Amanah yang di emban tentu tidak ringan. Namun saya yakin, dengan semangat gotong royong, kerja kolektif, serta niat tulus untuk memajukan profesi guru dan dunia pendidikan di Kota Palembang, kita semua mampu menjalaninya dengan sebaik-baiknya,” bebernya.

Pada kesempatan ini, Ratu Dewa juga memberikan apresiasi kepada 20 orang tenaga pendidikan yang saat ini telah memasuki purna bakti.

“Semoga semua dedikasi, kerja keras serta kontribusi yang sangat besar kepada dunia pendidikan dapat menjadi ladang ibadah bapak ibu sekalian,” ucap dia.

Sesuai Visi dan Misi Wali Kota bersama Wakil Walikota, Palembang Cerdas dan Palembang Sehat meliputi Pendidikan dan Kesehatan, Ratu Dewa berkomitmen untuk memperbaiki semua infrastruktur bangunan sekolah di Kota Palembang.

“Sehingga anak-anak kita dapat belajar dengan rasa aman, nyaman, dan mendapatkan pendidikan yang berkualitas,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kota Palembang, H. Ahmad Zulinto, S.Pd., M.M mengatakan, pihaknya berharap guru tidak melakukan perilaku penyimpangan apakah itu P3K atau PNS atau honorer.

“Apalagi kalau diangkat tapi tidak mau disiplin mengajar misal ada yang ogoh-ogahan mengajar, jarang masuk mungkin sedikit banyak di sekolah itu banyak berbuat onar, ada yang sampai melakukan tindakan yang tidak baik dengan anak didik, maka orang-orang tersebut akan diawasi PGRI. Karena di PGRI ada dewan kode etik, dan dewan kehormatan. Bahwa guru itu harus punya perilaku yang baik karena dia akan mengajar maka ini yang jadi perhatian kami jadi PGRI dikukuhkan hari ini kami akan memantaunya,” ujarnya.

Lebih lanjut Zulinto menjelaskan, jika P3K yang kemarin 3.500 orang dan ditambah yang terakhir diangkat P3K tapi perilakunya tidak mencerminkan guru, maka pihaknya bisa memberikan rekomendasi.

“Kami bisa merekomkan kepada Walikota atau kepala dinas bahwa ini tidak layak menjadi guru. Apalagi perbuatannya sudah menyimpang dari kode etik guru,” tegasnya.

Ketika ditanya awak media terkait jika ada guru yang tidak memiliki kemampuan mengajar, Zulinto menerangkan, untuk guru yang tidak punya kemampuan mengajar atau tidak punya kompetensi maka akan dialih tugaskan misalnya jadi pegawai tata usaha saja atau pegawai yang lainnya.

“Karena guru harus menguasai kompetensi, kompetensi akademik, kompetensi pedagogik, dan kompetensi sosial. Jadi kalau tidak ada kompetensi untuk apa jadi guru. Karena anak-anak harus diberikan pembelajaran yang benar dan baik. Jadi kami juga harus selalu memantau guru-guru,” katanya.

“Kami ada pelatihan-pelatihan kami bisa melakukan workshop atau meningkatkan kembali pendidikannya misalnya kuliah lagi atau sebagainya kalau memang itu bisa jadi kita pantau terus,” tambah Zulinto.

Ketika ditanya awak media berapa jumlah guru honor yang belum diangkat P3K, Zulinto mengungkapkan, untuk datanya pastinya belum tau karena datanya ada di Diknas.

“Tetapi yang jelas kemarin saja 300-an yang kita mau menerima P3K ternyata guru-guru kita tidak bisa memenuhi. Karena syaratnya administrasi dan sebagainya. Tapi yang terpenting bagi kami mengharapkan kepada dinas pendidikan harus disampaikan juga pak ratu dewa tolong administrasi janganlah dipersulit. Misalnya guru harus punya data dapodik kalau memang sudah sampai masanya selesaikanlah. Jangan ada isu-isu di luar yang tidak mengenakkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dalam segi pelayanan. Saya setuju dnegan pak Walikota bahwa tidak ada lagi guru-guru datang ke dinas pendidikan berbondong-bondo untuk menyelesaikan administrasi. Karena tugas mereka adalah mengajar dan saya sependapat,” bebernya.

Ketika ditanya apa saja keluhan yang diterima PGRI Palembang, Zulinto menuturkan, banyak keluhan guru dan keluhan kepala sekolah banyak masuk ke PGRI diantaranya ada yang guru tidak bisa diatur, ada guru yang buat kelompok kecil yang kadang-kadang membuat onar di sekolah. Terkadang ada yang melebihi daripada kepala sekolah. Artinya itu guru tidak mampu meletakkan dia siapa?”Kalau jadi guru jadilah guru yang baik,” ucapnya.

Untuk kesempatan P3K untuk menjadi kepala sekolah, Zulinto mengungkapkan, dia setuju karena ada regulasinya bahwa P3K yang punya prestasi bagus bisa menjadi kepala sekolah.

“P3K berpretasi bisa diangkat menjadi kepala sekolah itu saya sangat setuju. Karena mereka P3 ini adalah orang-orang hebat dan orang-orang bagus tapi karena ada ASN dan ada P3K tapi status mereka adalah sama, maka kami minta agar bisa diangkat jadi kepala sekolah jadi ada kesempatan untuk mereka jadi kepsek,” tuturnya.

“Himbauan kepada sekolah pertama kepala sekolah itu adalah tugas dan tambahan daripada guru untuk mengatur semua manajemen di sekolah kenyamanan keamanan lingkungan sekolah. Karena dulu disebut ada sekolah Wiyata Mandala sebagai lingkungan. Jadi kepala sekolah harus memperhatikan anak didiknya jangan ada pembulian di sekolah. Jangan ada diskriminasi di sekolah, semua anak itu sama,” pungkasnya.

Tags: Pendidikan Kota PalembangPengukuhan PGRI Palembang
ADVERTISEMENT
Previous Post

Gubernur Herman Deru Dukung Pelaksanaan Musda MUI Sumsel 2026 dan Siap Mengakomodir Kebutuhan Kantor Baru MUI Sumsel

Next Post

500 Atlet Berlaga di Kejuaraan Karate Harukaze Open Piala Walikota Palembang

YN

Info Terkait

Halal Bihalal

Adrianus Amri: Mari Bangun Pendidikan Kota Palembang Bersama-sama

11 April 2025

Berita Terbaru

Tawa Bahagia Warga Pecah di Lokasi Sumur Bor TMMD di Dusun Gadungsari

Dihadiri Ribuan Warga, Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran Berakhir Meriah di Gedung Sate

Perubahan Dalam Isi KUHP Dan KUHAP Perlu Ada Pemahaman Didalamnya, Berikut Disampaikan Ketua STIHPADA Palembang

Jalan Cor TMMD Buka Harapan Baru, Pak Harto Kini Ingin Bangun Rumah Impian

Penyaluran LPG 3 Kg Ditambah, Warga Diimbau Tidak Melakukan Pembelian Berlebihan

Jalan Cor TMMD Permudah Panen Melon Pak Paryono

Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Kapolri Bangun 33 Satuan Pelayanan Gizi di Wilayah 3T

Pembangunan TMMD di Desa Puro Dongkrak Nilai Tanah dan Rumah Warga

Umbul-Umbul Merah Putih Warnai Desa Puro, Semangat Kebangsaan Hidup Bersama TMMD

Berita Populer

Terima ASITA Bali, Wapres Gibran Tegaskan Pariwisata Sebagai Motor Ekonomi Nasional

Bali and Beyond Travel Fair
Reporter lian
14 Mei 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima audiensi jajaran pengurus Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Bali di...

Read more

Erick Thohir Ajak Menteri Olahraga Se-Asia Tenggara Reformasi Tata Kelola SEA Games

Tata Kelola SEA Games
Reporter lian
5 Mei 2026

LamanQu.Com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mendorong transformasi besar-besaran dalam penyelenggaraan SEA Games. Selain itu, ia menegaskan...

Read more

Dari Senam hingga Komedi, Disdik Sumsel Peringati Hardiknas dengan Nuansa Kebersamaan

Dari Senam hingga Komedi, Disdik Sumsel Peringati Hardiknas dengan Nuansa Kebersamaan
Reporter YN
5 Mei 2026

Palembang. Lamanqu. Com Suasana Aula Handayani Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan pada Senin, 4 Mei 2026, tampak berbeda dari biasanya....

Read more

Resmi Disepakati, Deklarasi Bali Jadi Tonggak Baru Kolaborasi Olahraga Asia Tenggara

Kolaborasi Olahraga Asia Tenggara
Reporter lian
5 Mei 2026

LamanQu.Com - Pertemuan tingkat tinggi bertajuk SEA Ministerial Meeting On Youth and Sports 2026 di The Meru Hotel, Bali, resmi...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In