Palembang, lamanqu.com – Reses tahap II Anggota DPRD Provinsi Sumsel dapil Sumsel II (Ilir Timur 1, Ilir Timur II, Ilir Timur III, Alang Alang Lebar, Sukarame, Kemuning, Sako, Kalidoni, dan Sematang Borang) dilaksanakan 2-9 September 2023. Reses menyerap aspirasi warga dilingkungan sekitar RS Siti Fatimah, RS Gigi dan Mulut dan RS Mata bertempat di halaman RS Siti Fatimah, Jumat (9/9/2023).
Hadir dalam reses Muhammad Yansuri SIP (Partai Golkar), Ir H Zulfikri Kadir (PDI Perjuangan), H M Anwar Al Syadat SSi MSi (PKS), Dr H Budiarto Marsul SE MSi (Partai Gerindra), Tamtama Tanjung (Partai Demokrat), Antoni Yuzar SH,MH (Partai Kebangkitan Bangsa) dan H Nopianto S.Sos MM (Partai Nasdem).
Koordinator reses Dr H Budiarto Marsul SE MSi mengatakan, pada reses hari ini pihaknya mendapat keluhan dari masyarakat terkait limbah dari rumah sakit ini.
“Mereka meminta itu diperbaikilah dan kita betul-betul akan memperhatikan itu. Kita akan sampaikan ke Pemerintah Provinsi Sumsel supaya dampak Itu diminimalisir,” ujarnya.
Kemudian kedua, sambung Budiarto, pihaknya berharap layanan di RS Siti Fatimah akan semakin baik. Karena RS Siti Fatimah menjadi rumah sakit rujukan. “Kita berharap agar terus diperbaiki semaksimal mungkin,” ucapnya.
“Kemudian ada keluhan dari dokter Rini dari RS Gigi dan Mulut untuk menyekolahkan pegawainya itu butuh biaya besar sekali. Mereka minta dipikirkan oleh pemerintah. Ke depan itu menjadi masukan kita untuk ke depan untuk diupayakan terkait biayanya,” katanya.
Sementara itu, Nopianto menambahkan, pihaknya mengapresiasi kepada Gubernur Sumsel yang terus berusaha meningkatkan fasilitas di RS Siti Fatimah, RS Mata dan RS Gigi dan Mulut.”Untuk RS Siti Fatimah tadi sudah dijelaskan oleh dokter Syamsuddin yang terus berusaha meningkatkan pelayanan dan fasilitas. Karena RS Siti Fatimah ini menjadi RS rujukan, RS percontohan, dan menjadi RS kebanggaan bagi masyarakat Sumsel.
“Sekedar masukan pak dokter, standar pelayanan harus terus ditingkatkan. Sejauh ini, saya mendapat informasi kalau pelayanan disini sudah bagus. Ketika ada masyarakat yang butuh pelayanan disini, cepat sekali pelayanannya. Kami berharap pelayanan yang sudah bagus ini terus ditingkatkan,” katanya.
“Kami di DPRD akan berusaha semaksimal mungkin mendorong dan membantu RS Siti Fatimah agar semakin maju,” tuturnya.
Masalah banjir itu, sambung Nopianto, tahun depan pihaknya berkomitmen untuk membuat saluran air disini agar lebih diperbesar agar tidak membanjiri masyarakat sekitar.
Ditempat yang sama, Direktur RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumsel, dr Syamsuddin Isaac SM SpOG mengatakan, pihaknya melaporkan proses pembangunan Masjid di RS Siti Fatimah. Termasuk rencana ke depan apa saja yang akan ditambah pelayananya.
“Jadi ada keluhan dari warga terkait dampak lingkungan. Kalau masih ada pembangunan seperti ini selalu ada dampak lingkungan seperti saluran ada yang ditutup. Sehingga banjir dan airnya lari kemana-mana,” pungkasnya.






