• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Senin, April 13, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

PGRI Harus Memiliki Tokoh Pemikir Berkompeten Yang Dapat Memberikan Inovasi

Reporter Editor Sumsel
16 Juli 2022
Tokoh Pemikir Berkompeten
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumatera Selatan (Sumsel) laksanakan Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) II tahun 2022 di hotel Harper, Sabtu (16/7/2022)

Pemerintah provinsi (Pemprov) Sumsel melalui Sekretaris Daerah (Sekda), S A Supriono mengatakan, saat ini program pemerintah disibukkan dengan kejar paket A, paket B dan paket C setiap tahun untuk menutupi agar tidak gagal dalam melaksanakan wajib belajar 9 tahun dan 12 tahun.

“Kita belum berbicara mengenai infrastrukturnya yang besar saat ini masih carut marut, belum sampai ke sana. Kalau kita berbicara itu sangatlah kurang, dimana ada di suatu daerah dari 3000 siswanya yang menurut rasionya tidak masuk, menurut rasio yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan tidak masuk,” ungkapnya.

Supriono mengharapakn agar kegiatan ini dapat menghasilkan buah pemikiran ataupun kebijakan yang bermanfaat bagi semua masyarakat khususnya didunia pendidikan.

Dia berharap kepada semua guru untuk terus berkembang meningkatkan kualitas dan pelayanan didunia pendidikan dari tingkat terendah hingga tinggi tertinggi yaitu Universitas. “Semoga kegiatan hari ini dapat memberikan kebijakan yang bermanfaat dalam dunia pendidikan,” tambah Supriono.

Menurutnya, jumlah tenaga guru yang dimiliki Indonesia saat ini terbilang masih sedikit dibandingkan dengan jumlah siswa yang ada.

“Agar rasionya dapat tercapai sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Semoga kedepannya kurikulum pendidikan di Indonesia dapat dibakukan dan tidak berubah-ubah agar dunia pendidikan dapat berfokus dalam menciptakan lulusan terbaik yang dibekali dengan rasa nasionalisme yang tinggi,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar PGRI, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M. Pd mengatakan, pihaknya mengapresiasi terhadap penyampaian pandangan Ketua Pengurus PGRI Sumsel, H. Ahmad Zulinto, S. Pd., M.M.

“PGRI harus memiliki tokoh-tokoh pemikir yang kompeten yang dapat memberikan inovasi – inovasi yang tidak hanya baru melainkan juga inovasi yang dapat bermanfaat dan tidak sia-sia,” tandasnya.

Ketua Pengurus PGRI Sumsel, H. Ahmad Zulinto, S. Pd., M.M mengatakan, saat ini masih ada beberapa persoalan di dunia pendidikan yakni pertama terkait penghapusan honorer di tahun 2023. “Penghapusan honorer di tahun 2023 ini membuat kegalauan di dunia pendidikan. Karena pendidikan berbeda dengan instansi lain, di dunia pendidikan sosok guru sangat penting terhadap anak didik, ini menjadi perhatian bagi kami,” ujarnya.

Kemudian yang kedua sambung Zulinto, berkaitan dengan guru apakah serta merta diberhentikan ini harus dipertanyakan. “Apalagi di daerah pinggiran yang sulit dijangkau, apakah dari luar mau ditempatkan disana. Sehingga putra daerah honorer disana dibutuhkan. Ini kami sampaikan isu isu yang perlu dibuat kebijakan,” katanya.

“Dalam rangka otonomi daerah, otonomi sekolah jangan hanya aturan dari pusat yang semua harus dilaksanakan. Daerah juga ada ada yang perlu dilakukan seperti zonasi. Pada PPDB jumlah anak yang usia sekolah itu banyak yang tidak tertampung di sekolah negeri. Bahkan ada ratusan anak yang tidak bisa masuk pendidikan dasar negeri karena kalau dipaksakan maka tidak ada Dapodiknya, tidak diterima dan tidak muncul Dapodiknya. Apakah ini konsep pendidikan menyelesaikan wajib belajar 9 tahun dan wajib belajar 12 tahun. Kenapa peluang ini tidak dibuka saja, seperti swasta tidak ada. Apakah harus berpuluh kilometer untuk menyekolahkan anak SD. Ini jadi perhatian kami,” pungkas Zulinto.

Tags: meningkatkan kualitasrasa nasionalismetokoh-tokoh pemikir
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kwarcab Pramuka Kota Palembang Melakukan Sinkronisasi Program Kerja

Next Post

Bersinergi Membangun Ekonomi dan Keuangan Syariah di Sumatera Selatan

Editor Sumsel

Info Terkait

Kodim 0418/Palembang Gelar Upacara Mingguan Tanamkan Rasa Nasionalisme

Kodim 0418/Palembang Gelar Upacara Mingguan Tanamkan Rasa Nasionalisme

10 Februari 2025

Berita Terbaru

Energi Pemuda Menggema di Palembang, Diskusi ‘Tunggu Aku Sukses Nanti’ Dorong Aksi Nyata

STOP BAGI-BAGI ATAU “JUAL MURAH” GELAR ADAT SANGSAKO MINANGKABAU KEPADA BUPATI DAN LAINNYA

Effendi Mulia, S.H. Warning Keras Aparat: Dugaan Praktik Nakes Ilegal di Ogan Ilir Harus Disikat Tuntas, Jangan Sampai Negara Kalah!

OPINI: Rencana Membangun Generasi Unggul Melalui Vokasi, Menjadikan Muba “Tuan Rumah” di Tanah Sendiri

Kisah Pilu Warga RW 05 Sungai Buah:Puluhan Tahun Bermukim, Terancam Diusir Paksa Dari Klaim Sepihak

YBH Sumsel Berkeadilan Gagas Kampung Iklim di Palembang, Ajak Warga Peduli Lingkungan

Sidang Praperadilan Dua Tersangka, Kuasa Hukum Soroti Prosedur Penangkapan hingga Penggeledahan

DPMPTSP Sumsel Lakukan WFO Selama WFH, Berikut Yang Disampaikan

Jelang Pit Stop 2026, Kilang Pertamina Plaju Gelar Doa Bersama dan Santuni Yatim

Berita Populer

Rutan Kelas I Palembang Gelar Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Keluarga Warga Binaan dan Warga Sekitar

Rutan Kelas I Palembang Gelar Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Keluarga Warga Binaan dan Warga Sekitar
Reporter YN
27 Maret 2026

Palembang. Lamanqu. Com Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial serta mempererat hubungan kekeluargaan, Rumah Tahanan Negara Kelas I Palembang menggelar kegiatan...

Read more

Dua Hari Hilang, Tersangka Narkoba di Palembang Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Propam Turun Tangan

Dua Hari Hilang, Tersangka Narkoba di Palembang Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Propam Turun Tangan
Reporter YN
27 Maret 2026

Palembang, LamanQu.Com - Dugaan brutalitas aparat kembali mencoreng wajah penegakan hukum. Seorang tersangka kasus narkoba di Sumatera Selatan diduga mengalami kekerasan...

Read more

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Lakukan Aksi Nyata Hemat Energi Melalui Earth Hour 2026

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Lakukan Aksi Nyata Hemat Energi Melalui Earth Hour 2026
Reporter YN
29 Maret 2026

Plaju. Lamanqu. Com Kilang Plaju berpartisipasi dalam gerakan global Earth Hour 2026 sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan. Aksi ini...

Read more

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Berdayakan Warga Olah Eceng Gondok Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Berdayakan Warga Olah Eceng Gondok Jadi Produk Bernilai Ekonomi
Reporter YN
27 Maret 2026

  Plaju. Berita Suara Rakyat. Com Pertamina Patra Niaga Refinery Unit III Plaju terus mendorong penguatan inovasi berbasis lingkungan secara...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In