• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Minggu, Januari 11, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

PGRI Harus Memiliki Tokoh Pemikir Berkompeten Yang Dapat Memberikan Inovasi

Reporter Editor Sumsel
16 Juli 2022
Tokoh Pemikir Berkompeten
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumatera Selatan (Sumsel) laksanakan Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) II tahun 2022 di hotel Harper, Sabtu (16/7/2022)

Pemerintah provinsi (Pemprov) Sumsel melalui Sekretaris Daerah (Sekda), S A Supriono mengatakan, saat ini program pemerintah disibukkan dengan kejar paket A, paket B dan paket C setiap tahun untuk menutupi agar tidak gagal dalam melaksanakan wajib belajar 9 tahun dan 12 tahun.

“Kita belum berbicara mengenai infrastrukturnya yang besar saat ini masih carut marut, belum sampai ke sana. Kalau kita berbicara itu sangatlah kurang, dimana ada di suatu daerah dari 3000 siswanya yang menurut rasionya tidak masuk, menurut rasio yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan tidak masuk,” ungkapnya.

Supriono mengharapakn agar kegiatan ini dapat menghasilkan buah pemikiran ataupun kebijakan yang bermanfaat bagi semua masyarakat khususnya didunia pendidikan.

Dia berharap kepada semua guru untuk terus berkembang meningkatkan kualitas dan pelayanan didunia pendidikan dari tingkat terendah hingga tinggi tertinggi yaitu Universitas. “Semoga kegiatan hari ini dapat memberikan kebijakan yang bermanfaat dalam dunia pendidikan,” tambah Supriono.

Menurutnya, jumlah tenaga guru yang dimiliki Indonesia saat ini terbilang masih sedikit dibandingkan dengan jumlah siswa yang ada.

“Agar rasionya dapat tercapai sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Semoga kedepannya kurikulum pendidikan di Indonesia dapat dibakukan dan tidak berubah-ubah agar dunia pendidikan dapat berfokus dalam menciptakan lulusan terbaik yang dibekali dengan rasa nasionalisme yang tinggi,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar PGRI, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M. Pd mengatakan, pihaknya mengapresiasi terhadap penyampaian pandangan Ketua Pengurus PGRI Sumsel, H. Ahmad Zulinto, S. Pd., M.M.

“PGRI harus memiliki tokoh-tokoh pemikir yang kompeten yang dapat memberikan inovasi – inovasi yang tidak hanya baru melainkan juga inovasi yang dapat bermanfaat dan tidak sia-sia,” tandasnya.

Ketua Pengurus PGRI Sumsel, H. Ahmad Zulinto, S. Pd., M.M mengatakan, saat ini masih ada beberapa persoalan di dunia pendidikan yakni pertama terkait penghapusan honorer di tahun 2023. “Penghapusan honorer di tahun 2023 ini membuat kegalauan di dunia pendidikan. Karena pendidikan berbeda dengan instansi lain, di dunia pendidikan sosok guru sangat penting terhadap anak didik, ini menjadi perhatian bagi kami,” ujarnya.

Kemudian yang kedua sambung Zulinto, berkaitan dengan guru apakah serta merta diberhentikan ini harus dipertanyakan. “Apalagi di daerah pinggiran yang sulit dijangkau, apakah dari luar mau ditempatkan disana. Sehingga putra daerah honorer disana dibutuhkan. Ini kami sampaikan isu isu yang perlu dibuat kebijakan,” katanya.

“Dalam rangka otonomi daerah, otonomi sekolah jangan hanya aturan dari pusat yang semua harus dilaksanakan. Daerah juga ada ada yang perlu dilakukan seperti zonasi. Pada PPDB jumlah anak yang usia sekolah itu banyak yang tidak tertampung di sekolah negeri. Bahkan ada ratusan anak yang tidak bisa masuk pendidikan dasar negeri karena kalau dipaksakan maka tidak ada Dapodiknya, tidak diterima dan tidak muncul Dapodiknya. Apakah ini konsep pendidikan menyelesaikan wajib belajar 9 tahun dan wajib belajar 12 tahun. Kenapa peluang ini tidak dibuka saja, seperti swasta tidak ada. Apakah harus berpuluh kilometer untuk menyekolahkan anak SD. Ini jadi perhatian kami,” pungkas Zulinto.

Tags: meningkatkan kualitasrasa nasionalismetokoh-tokoh pemikir
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kwarcab Pramuka Kota Palembang Melakukan Sinkronisasi Program Kerja

Next Post

Bersinergi Membangun Ekonomi dan Keuangan Syariah di Sumatera Selatan

Editor Sumsel

Info Terkait

Kodim 0418/Palembang Gelar Upacara Mingguan Tanamkan Rasa Nasionalisme

Kodim 0418/Palembang Gelar Upacara Mingguan Tanamkan Rasa Nasionalisme

10 Februari 2025

Berita Terbaru

Terimakasih, Nisya: Sebuah Audit dari Balik Sanggul Palsu

Operasi Gaktiblin, Propam Sasar Anggota Polri

Perkuat Budaya Kerja Unggul, Kilang Pertamina Plaju Konsisten Bangun Mindset Keselamatan

Kejati Sumsel Selamatkan Keuangan Negara Rp 616 Milyar Dalam Perkara Dugaan Tipikor Fasilitas Pinjaman Kredit di Salah Satu Bank Pemerintah Kepada PT. BSS dan PT. SAL

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Launching Penerimaan Mahasiswa Baru dan RPL Tahun 2026

Meriahkan HAB ke-80, Kemenag Sumsel Gelar Bazar Kerukunan

Dibalik Toga Hitam Chairul S Matdiah Pernah Gugat Presiden Megawati Soekarnoputri

Bintang Sumsel Bersinar Nasional, Daeng Supriyanto Pimpin Urusan Umum KSMI

Marciano Norman Apresiasi Kegiatan KSMI, Arahkan Perbaikan Roda Organisasi untuk Keberlanjutan Sepak Bola Mini

Berita Populer

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Launching Penerimaan Mahasiswa Baru dan RPL Tahun 2026

UIN Raden Fatah Palembang
Reporter YN
7 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang secara resmi melaunching Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dan Rekognisi Pembelajaran...

Read more

Meriahkan HAB ke-80, Kemenag Sumsel Gelar Bazar Kerukunan

HAB ke-80
Reporter YN
7 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Sumsel menggelar kegiatan Bazar Kerukunan dalam rangka memeriahkan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80...

Read more

Dibalik Toga Hitam Chairul S Matdiah Pernah Gugat Presiden Megawati Soekarnoputri

Toga Hitam Chairul S Matdiah
Reporter YN
7 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Sosok advokat senior sekaligus legislator, Chairul S Matdiah, SH, MHKes, bersiap meluncurkan karya literatur terbarunya yang bertajuk...

Read more

Matinya Nyali Garuda : Menagih Wibawa Indonesia di Tengah Terorisme Global Washington

Terorisme Global Washington
Reporter YN
4 Januari 2026

​Oleh: Ki Edi Susilo Sekretaris Jenderal Himpunan Keluarga Tamansiswa Indonesia (HIMPKA Tamansiswa) Palembang, LamanQu.Com - ​Dunia mengawali tahun 2026 dengan...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In