Palembang,lamanqu.com – Musyawarah cabang Gerakan Pemuda Kebangkitan Bangsa se Sumsel digelar di Hotel Swarna Dwipa, Sabtu (21/5/2022).
Ketua Umum (Ketum) Dewan Koordinator Nasional (DKN) Garda Bangsa Tommy Kurniawan mengatakan, kedatangannya ke Sumsel khususnya Palembang dalam rangka menjaring kader yang ingin bergabung di Garda Bangsa. Kegiatan di Sumsel ini adalah Musyawarah cabang Gerakan Pemuda Kebangkitan Bangsa se Sumsel.
“Saya bergabung di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) karena nyaman. Partainya tidak terlalu kaku, yang paling utama disini berkumpulnya para santri. Itu luar biasa,” ujarnya.
Tommy berharap, Garda Bangsa bisa menciptakan inspirasi kepada anak-anak muda. Sebagai contoh, dibidang politik bisa membuat inspirasi politik, dibidang olahraga membuat inspirasi olahraga dan dibidang pendidikan membuat inspirasi pendidikan. Artinya bisa menciptakan solusi bagi dunia pendidikan, olahraga dan politik.
“Kita lebih mengangkat isu-isu. Anak-anak Garda Bangsa memberikan pemikirannya. DPW Garda Bangsa sudah terbentuk di 34 provinsi di Indonesia, ” paparnya.
“Saya berharap Garda Bangsa bisa besar, bagi kader yang tidak aktif menjadi aktif. Kita juga ingin mengajak anak muda bergabung di Garda Bangsa, karena Garda Bangsa itu asyik, riang, gembira dn bahagia, ” ucapnya.
Ketika ditanya sosoknya sebagai artis apakah berpengaruh di Garda Bangsa, Tommy mengungkapkan, itu ikut berpengaruh. Karena banyak di daerah yang ingin masuk ke Gerda Bangsa karena ingin bertemu dengannya.
“Tapi hal itu hanya berpengaruh sekitar 5 persen. Dan 95 persen masyarakat ingin bergabung di Garda Bangsa karena PKB adalah partai besar. Sehingga banyak yang antri ingin masuk di PKB, ” ucapnya.
Apalagi, lanjut Tommy, Ketum PKB Abdul Muhaimin Iskandar merupakan sosok yang luwes, dan tidak protokoler. “Beliau dekat dengan kader kadernya, berteman dan friendly. Jadi walaupun pada tahun 2019 ada partai lain yang mengajak saya bergabung, saya tetap memilih PKB,” bebernya.
Ketika ditanya target Garda Bangsa di Sumsel, Tommy menyerahkan sepenuhnya kepada DPW Garda Bangsa Sumsel. “Kita serahkan ke DPW, kita di pusat menerima laporan dari daerah, ” tandasnya.




