• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Selasa, April 14, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Gubernur Sumsel Instruksikan Walikota-Bupati Ambil Keputusan Satu Pintu

Reporter Editor Sumsel
21 Juli 2021
Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegaitan Masyarakat
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo secara resmi mengumumkan Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegaitan Masyarakat (PPKM) mikro di Sumsel diperpanjang hingga, 25 Juli mendatang. Menindaklanjuti kebijakan tersebut, Gubernur Sumsel, Herman Deru meminta agar pemerintah kabupaten dan pemerintah kota linear atau satu pintu dalam membuat kebijakan terkait Covid 19.

“PPKM di Sumsel itu bukan darurat sifatnya hanya pengetatan saja. Jadi jangan diartikan macam-macam. Makanya nanti usai masa Perpanjangan ini saya minta linear dalam pengambilan keputusan, seragam dan satu pintu, ” ujar Herman Deru saat diwawancarai di PU Bina Marga & TR Sumsel Jalan Kolonel Sulaiman Amin KM7 Rabu (21/7/2021).

Herman Deru menuturkan, terkait PPKM dan Covid-19 dan semua kondisinya harus ada persamaan persepsi dulu dengan tiga pihak, yakni pemerintah provinsi Sumsel yakni dirinya sebagai Gubernur, Pemerintah Kota yakni Walikota dan Pemerintah Kabupaten yakni Bupati agar bisa menghasilkan ke putusan yang sama, bukan berbeda-beda karena faktanya dalam penerjemahan saja, dia melihat banyak yang salah mengartikan.

“Sesuai laporanya saat mengikuti rapat dengan Presiden RI, kondisi Sumsel itu bukan berstatus PPKM darurat namun hanya pengetatan saja. Perbedaan persepsi antar para pemangku kebijakan di Sumsel inilah yang membuat informasi menjadi simpang siur,” katanya.

Herman Deru mengungkapkan, jangan sampai kondisi ini terus terjadi sehingga memperburuk keadaan padahal kenyataan di lapangan justru kondisi Sumsel tidak menyeramkan seperti yang diduga pihak luar.

“Kata darurat saja Sudah membuat orang cenderung takut padahal level siaga di Sumsel berada pada fase empat, dan saat ini sudah turun pada level tiga,” bebernya.

Oleh sebab itu, Herman Deru langsung menginstruksikan semua pihak agar satu pintu saja atau linear dalam pengambilan keputusan sehingga tidak merugikan warga Sumsel sendiri.

“Bupati dan Walikota di Sumsel harus berkoordinasi dulu dengan saya jadi keputusan yang diambil wajib linear usai perpanjangan PPKm nanti atau tanggal 26 juli,” katanya.

Herman Deru menyebut, saat ini terjadi penurunan signifikan jumlah pasien Covid 19 makanya presiden RI menurunkan level status Sumsel menjadi level tiga dari sebelumnya empat, dan Sumsel tidak lagi masuk dalam 43 kota di luar jawa Bali yang menerapkan PPKM darurat.

Dia pun optimis jika warga Sumsel terus displin dan menerapkan prokes ketat bisa jadi akan dilakukan relaksasi atau pelonggaran PPKM seusai tanggal 25 Juli, nanti.

“Kalau warga terus displin, prokes ketat, menghindari kerumunan dan pasien Covid menurun, saya optimis usai tanggal 25 Juli, presiden akan memberikan status relaksasi atau pelonggaran,” paparnya.

Pelonggaran bukan berarti seperti dulu, mall tetap kita minta buka hingga pukul 17.00, pelaku UMKM tetap bisa jualan namun wajib mengantisipasi kerumuman. Jangan sampai pasca PPKM banyak usaha lumpuh, kondisi tersebut yang tidak dia inginkan.

Namun selama masa Perpanjangan PPKM ini, dia meminta masyarakat tetap displin, operasional mall tetap seperti biasa, penutupan jalan pada jam-jam tertentu hingga sistem ganjil genap. “Tetap taat, tanggal 26 Juli kalau presiden memberikan kita relaksasi mungkin nanti Ada pelonggaran kebijakan. Dengan catatan warga harus tetap displin dalam menerapkan protokol kesehatan,tetap memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan,” pungkasnya.

Tags: menerapkan prokes ketatPemberlakuan Pembatasan Kegaitan MasyarakatPerpanjangan PPKM Mikro
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ketua Forum CSR Sumsel Sayangkan Minimnya Kepedulian Perusahaan Terhadap Lingkungan

Next Post

Pagi Ini Harga Emas Batangan Turun Lagi

Editor Sumsel

Info Terkait

PPKM Mikro di Palembang Diperpanjang

Harnojoyo Umumkan PPKM Mikro di Palembang Diperpanjang

21 Juli 2021

Berita Terbaru

Energi Pemuda Menggema di Palembang, Diskusi ‘Tunggu Aku Sukses Nanti’ Dorong Aksi Nyata

STOP BAGI-BAGI ATAU “JUAL MURAH” GELAR ADAT SANGSAKO MINANGKABAU KEPADA BUPATI DAN LAINNYA

Effendi Mulia, S.H. Warning Keras Aparat: Dugaan Praktik Nakes Ilegal di Ogan Ilir Harus Disikat Tuntas, Jangan Sampai Negara Kalah!

OPINI: Rencana Membangun Generasi Unggul Melalui Vokasi, Menjadikan Muba “Tuan Rumah” di Tanah Sendiri

Kisah Pilu Warga RW 05 Sungai Buah:Puluhan Tahun Bermukim, Terancam Diusir Paksa Dari Klaim Sepihak

YBH Sumsel Berkeadilan Gagas Kampung Iklim di Palembang, Ajak Warga Peduli Lingkungan

Sidang Praperadilan Dua Tersangka, Kuasa Hukum Soroti Prosedur Penangkapan hingga Penggeledahan

DPMPTSP Sumsel Lakukan WFO Selama WFH, Berikut Yang Disampaikan

Jelang Pit Stop 2026, Kilang Pertamina Plaju Gelar Doa Bersama dan Santuni Yatim

Berita Populer

Rutan Kelas I Palembang Gelar Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Keluarga Warga Binaan dan Warga Sekitar

Rutan Kelas I Palembang Gelar Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Keluarga Warga Binaan dan Warga Sekitar
Reporter YN
27 Maret 2026

Palembang. Lamanqu. Com Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial serta mempererat hubungan kekeluargaan, Rumah Tahanan Negara Kelas I Palembang menggelar kegiatan...

Read more

Dua Hari Hilang, Tersangka Narkoba di Palembang Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Propam Turun Tangan

Dua Hari Hilang, Tersangka Narkoba di Palembang Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Propam Turun Tangan
Reporter YN
27 Maret 2026

Palembang, LamanQu.Com - Dugaan brutalitas aparat kembali mencoreng wajah penegakan hukum. Seorang tersangka kasus narkoba di Sumatera Selatan diduga mengalami kekerasan...

Read more

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Lakukan Aksi Nyata Hemat Energi Melalui Earth Hour 2026

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Lakukan Aksi Nyata Hemat Energi Melalui Earth Hour 2026
Reporter YN
29 Maret 2026

Plaju. Lamanqu. Com Kilang Plaju berpartisipasi dalam gerakan global Earth Hour 2026 sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan. Aksi ini...

Read more

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Berdayakan Warga Olah Eceng Gondok Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Berdayakan Warga Olah Eceng Gondok Jadi Produk Bernilai Ekonomi
Reporter YN
27 Maret 2026

  Plaju. Berita Suara Rakyat. Com Pertamina Patra Niaga Refinery Unit III Plaju terus mendorong penguatan inovasi berbasis lingkungan secara...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In