• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Sabtu, Januari 10, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home Treveling Dan Tempat Wisata

Wisatawan Wajib Sopan ke Pulau Arborek Raja Ampat dan Pulau Duri

Reporter Editor Sumsel
15 Januari 2021
Wisatawan Wajib Sopan ke Pulau Arborek Raja Ampat dan Pulau Duri
Bagikan ke Whatsapp

lamanqu.com – Wisata ke Raja Ampat belum komplet kalau tidak menelusuri Pulau Arborek. Ini adalah salah satu pulau yang unik di Kabupaten Raja Ampat, Papua. Pulau Arborek terletak di Distrik Meosmansar, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.

Pulau Arborek dapat dicapai dari Waisai, ibu kota Kabupaten Raja Ampat sekitar satu jam perjalanan. Ongkosnya sekitar Rp 2,5 juta untuk menyewa perahu selama lima jam. Sampai di dermaga Kampung Arborek, wisatawan dapat menikmati pemandangan indah di dasar perairan yang jernih.

Di sana tumbuh koral lunak warna-warni dan wisatawan dapat ber-snorkeling. Di sekitar dermaga terdapat pantai pasir putih.

Peneliti Balai Arkeologi Papua, Hari Suroto mengatakan kata Arborek berasal dari bahasa Biak yang berarti duri. Suku Biak dikenal sebagi pelaut ulung, sehingga berjuluk Viking Papua.

“Dalam pelayarannya dari Teluk Cenderawasih menuju arah kepala burung Papua, mereka menemukan pulau kosong berpasir putih yang banyak ditumbuhi oleh tanaman semak berduri,” kata Hari Suroto kepada Tempo, Rabu 13 Januari 2021. “Mereka kemudian membangun perkampungan yang diberi nama Arborek.”

Penduduk PulauArborek pada masa lalu hidup tergantung pada laut. Menurut Hari yang juga dosen arkeologi Universitas Papua, penduduk Pulau Arborek mencari sirip ikan hiu, tengiri, dan teripang. Namun sejak 2009, Pulau Arborek menjadi salah satu kampung wisata di Raja Ampat.

Sejak saat itu penduduk Pulau Arborek jarang melaut mencari ikan,” kata Hari Suroto. Mereka beralih dengan menyewakan penginapan, menjadi pemandu wisata, menyediakan jasa transportasi perahu kepada wisatawan, dan mama-mama Arborek membuat anyaman dari daun pandan.

Penduduk Pulau Arborek memang terkenl pandai membuat kerajinan anyaman dari daun pandan. Hasil anyaman mereka beragam, mulai dari topi ikan pari manta sampai tas noken yang bentuknya mungil sekalipun untuk wadah ponsel. Kerajinan anyaman ini menjadi cenderamata khas Raja Ampat.

Satu hal yang dilarang dilakukan wisatawan di Pulau Arborek adalah memakai bikini. Jika ingin mengenakannya, harus ditambah dengan kain pantai. “Wisatawan wajib berpakaian sopan di perkampungan Pulau Arborek,” kata Hari Suroto.

Tags: anyaman dari daun pandanDermaga Kampung ArborekPenduduk Pulau ArborekPeneliti Balai Arkeologi Papua
ADVERTISEMENT
Previous Post

Cerita Taman Wisata Umbul Kesulitan Beri Pangan Satwa

Next Post

Kemana Larinya Silpa APBN 2020 Senilai Rp 234,7 Triliun?

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Terimakasih, Nisya: Sebuah Audit dari Balik Sanggul Palsu

Operasi Gaktiblin, Propam Sasar Anggota Polri

Perkuat Budaya Kerja Unggul, Kilang Pertamina Plaju Konsisten Bangun Mindset Keselamatan

Kejati Sumsel Selamatkan Keuangan Negara Rp 616 Milyar Dalam Perkara Dugaan Tipikor Fasilitas Pinjaman Kredit di Salah Satu Bank Pemerintah Kepada PT. BSS dan PT. SAL

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Launching Penerimaan Mahasiswa Baru dan RPL Tahun 2026

Meriahkan HAB ke-80, Kemenag Sumsel Gelar Bazar Kerukunan

Dibalik Toga Hitam Chairul S Matdiah Pernah Gugat Presiden Megawati Soekarnoputri

Bintang Sumsel Bersinar Nasional, Daeng Supriyanto Pimpin Urusan Umum KSMI

Marciano Norman Apresiasi Kegiatan KSMI, Arahkan Perbaikan Roda Organisasi untuk Keberlanjutan Sepak Bola Mini

Berita Populer

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Launching Penerimaan Mahasiswa Baru dan RPL Tahun 2026

UIN Raden Fatah Palembang
Reporter YN
7 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang secara resmi melaunching Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dan Rekognisi Pembelajaran...

Read more

Meriahkan HAB ke-80, Kemenag Sumsel Gelar Bazar Kerukunan

HAB ke-80
Reporter YN
7 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Sumsel menggelar kegiatan Bazar Kerukunan dalam rangka memeriahkan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80...

Read more

Dibalik Toga Hitam Chairul S Matdiah Pernah Gugat Presiden Megawati Soekarnoputri

Toga Hitam Chairul S Matdiah
Reporter YN
7 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Sosok advokat senior sekaligus legislator, Chairul S Matdiah, SH, MHKes, bersiap meluncurkan karya literatur terbarunya yang bertajuk...

Read more

Matinya Nyali Garuda : Menagih Wibawa Indonesia di Tengah Terorisme Global Washington

Terorisme Global Washington
Reporter YN
4 Januari 2026

​Oleh: Ki Edi Susilo Sekretaris Jenderal Himpunan Keluarga Tamansiswa Indonesia (HIMPKA Tamansiswa) Palembang, LamanQu.Com - ​Dunia mengawali tahun 2026 dengan...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In