• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News Otomotif

Ini Alasan Legenda Raja Diesel Isuzu Panther Tak Berani Berubah Wujud

Reporter Editor Sumsel
25 Januari 2019
Ini Alasan Legenda Raja Diesel Isuzu Panther Tak Berani Berubah Wujud
Bagikan ke Whatsapp

Bahkan di tahun 2019 ini saja, mobil yang terkenal dengan sebutan ‘rajanya diesel’ saja terancam ‘disuntik mati’ akibat terbentur regulasi pemerintah mengenai standar gas emisi buang yang harus menggunakan standar emisi Euro4.

Sebelumnya di tahun 2016 lalu, Isuzu berencana untuk membuat Panther generasi terbaru dan kabar tersebut pun sempat beredar kencang. Namun hingga berakhirnya tahun 2016, kabar tersebut pun mengendap.

Hal ini pun diungkapkan sendiri oleh General Manager Marketing Division PT IAMI, Attias Asril yang mengatakan bahwa di tahun 2016 lalu, sebenarnya telah ada konsep desain untuk pembuatan Panther baru, namun akhirnya hal tersebut belum dapat terealisasi.

“Sebenarnya waktu itu kami telah punya blue print gambar untuk desain new Panther. Bahkan dua tahun belakangan ini, infonya pun sudah beredar. Namun, dalam beberapa tahun ini, tren pasar untuk segmen mobil medium MPV mengalami penurunan dan mulai beralih ke SUV,” ucap Asril.

Selain tren pasar yang menurun, menurut Asril, regulasi Euro4 juga menjadi salah satu yang membuat Isuzu Panther terancam untuk ‘disuntik mati’. Sebab, kedua hal tersebut membuat pihaknya berpikir dua kali apakah tetap akan kembali menjual Panther atau tidak. Apalagi investasi yang dikeluarkan untuk pengembangan mesin agar dapat menyesuaikan regulasi yang dibutuhkan terbilang tidak sedikit.

“Kedua hal ini tentunya kami perhitungkan betul, apalagi kalau dengan investasi baru serta market MPV yang saat ini cenderung mengalami penurunan. Katakanlah untuk tahun 2021 nanti harus ganti engine lagi. Tentunya secara investasi bakal cukup besar sehingga membuat harganya akan sangat tinggi sekali, bahkan bisa saja harganya di atas harga SUV,” terang Asril lagi.

Faktor inilah yang akhirnya membuat Isuzu dengan sangat berat hati tidak memasukkan nama Panther ke dalam strategi bisnis jangka panjang mereka. “Sungguh sangat tidak memungkinkan, apalagi dengan situasi yang tengah kami hadapi saat ini. Bahkan hingga hari ini pun masih kami jalankan terus, dan mungkin bakal terbentur di regulasi Euro4 nantinya. Kalau kami sudah tidak punya engine lagi, baru bisa berhenti,” ungkapnya.

Page 2 of 2
Prev12
Tags: IsuzuIsuzu PantherNew PantherPantherRajanya Diesel
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tarip Muatan Udara Melambung, Akan Ada Dampak Pengurangan Karyawan Usaha Logistics

Next Post

Dengan Ratusan Paket, Belasan Relawan PSI Sumsel Menuju Korban Tsunami Lampung

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Bukan Sekadar Siaran Olahraga, TVRI Diminta Jaga Konsistensi Rating Pasca Piala Dunia U-17

Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Gabungkan Kekuatan Dengan Federasi Sepak Bola 7 Indonesia; Siap Cetar Mendunia Lewat Keanggotaan IFA7

Ketua DPRD Sumsel dan DJP Perkuat Sinergi Tingkatkan Kepatuhan Pajak

Lika Liku Kehidupan Chairul S Matdiah Menjadi Pengacara ada Dalam Bukunya Toga Hitam

Saat Tangan Emak-Emak dan Prajurit Bersatu Menghijaukan Desa

Ucapan Terima Kasih dari Pelemgadung, Jejak Hijau TMMD Tinggalkan Harapan

Buntut Polemik Penjurian, MPR RI Putuskan Gelar Ulang Final LCC Empat Pilar Kalbar

Tegakkan Perpres 57/2023, Bupati H.M. Toha Tohet Instruksikan Perusahaan di Muba Wajib Lapor Loker melalui SIAPkerja

Peluh dan Tawa Menyatu di Lokasi TMMD Kodim Sragen

Berita Populer

Erick Thohir Ajak Menteri Olahraga Se-Asia Tenggara Reformasi Tata Kelola SEA Games

Tata Kelola SEA Games
Reporter lian
5 Mei 2026

LamanQu.Com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mendorong transformasi besar-besaran dalam penyelenggaraan SEA Games. Selain itu, ia menegaskan...

Read more

Dari Senam hingga Komedi, Disdik Sumsel Peringati Hardiknas dengan Nuansa Kebersamaan

Dari Senam hingga Komedi, Disdik Sumsel Peringati Hardiknas dengan Nuansa Kebersamaan
Reporter YN
5 Mei 2026

Palembang. Lamanqu. Com Suasana Aula Handayani Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan pada Senin, 4 Mei 2026, tampak berbeda dari biasanya....

Read more

Resmi Disepakati, Deklarasi Bali Jadi Tonggak Baru Kolaborasi Olahraga Asia Tenggara

Kolaborasi Olahraga Asia Tenggara
Reporter lian
5 Mei 2026

LamanQu.Com - Pertemuan tingkat tinggi bertajuk SEA Ministerial Meeting On Youth and Sports 2026 di The Meru Hotel, Bali, resmi...

Read more

Probabilitas Resesi Indonesia di Bawah 5%, Pemerintah Perkuat Satgas Debottlenecking

Probabilitas Resesi Indonesia di Bawah 5%, Pemerintah Perkuat Satgas Debottlenecking
Reporter lian
13 Mei 2026

LamanQu.Com - Pemerintah terus memperkuat langkah strategis guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian....

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In