Macam-macam Akibat Minuman Keras Yang Perlu Anda Ketahui

LamanQu.com – Berawal dari mencoba hingga menjadi kebutuhan yang berlebihan, yaah itu awal cerita dari para pecandu miras.

Mengonsumsi ‘miras’ (minuman keras atau beralkohol) bukanlah tanpa risiko, apalagi jika sering dan secara berlebihan hingga mabuk. Simak berbagai masalah kesehatan yang bisa muncul akibat sering mabuk miras.

Di Indonesia, orang dewasa berumur 21 tahun memang diperbolehkan mengonsumsi minuman beralkohol. Ada banyak jenis minuman beralkohol, dengan kadar alkohol yang berbeda-beda. Namun secara umum, alkohol yang dikonsumsi sebaiknya tidak lebih dari 14 unit (sekitar 140 mililiter kadar alkohol murni) per minggu.

Jika dikonsumsi secara berlebihan, miras dapat menyebabkan penurunan konsentrasi dan kehilangan kendali diri, sehingga dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Sedangkan jika diminum terus-menerus dalam jangka waktu lama, miras dapat mengakibatkan berbagai penyakit kronis, bahkan kematian.

Berikut adalah penyakit-penyakit yang bisa muncul akibat sering mabuk miras dalam jangka panjang:

Penyakit hati
Ketika dikonsumsi, alkohol akan terserap ke dalam aliran darah, kemudian terkumpul di hati untuk dipecah dan dinetralkan agar dapat dibuang dari tubuh. Hanya saja, kemampuan hati dalam memproses alkohol sangat terbatas. Jika alkohol yang diminum lebih banyak dari yang bisa diolah oleh hati, maka kadar alkohol dalam darah akan meningkat. Jika terus menerus terjadi, organ hati akan mengalami gangguan, mulai dari perlemakan hati, hepatitis, sirosis, hingga kanker hati.

Penyakit jantung dan pembuluh darah
Akibat lainnya dari sering mabuk adalah gangguan detak jantung, peningkatan tekanan darah dan denyut jantung, pembesaran jantung, serta meningkatnya risiko terkena stroke dan penyakit jantung.

Kanker
Semakin sering Anda minum alkohol, semakin besar pula risiko Anda terkena kanker dan meninggal akibat penyakit tersebut. Selain kanker hati, jenis kanker lain yang juga dapat terjadi akibat sering mabuk adalah kanker mulut, kanker tenggorokan, kanker esofagus, kanker usus besar, bahkan kanker payudara.

Gangguan otak dan saraf
Terlalu banyak mengonsumsi alkohol juga dapat menyebabkan gangguan pada otak. Menurut penelitian, sering mabuk dapat membuat otak menyusut atau mengecil. Semakin banyak alkohol yang dikonsumsi, semakin besar pula penyusutannya. Selain itu, terlalu banyak minum alkohol juga dapat menurunkan kemampuan berpikir dan melemahkan daya ingat, serta membuat refleks dan koordinasi gerakan tubuh terganggu.

Depresi
Sebagian orang menganggap bahwa mabuk dapat membantu mengatasi depresi. Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Mengonsumsi minuman keras secara berlebihan justru dapat menyebabkan atau memperberat depresi. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang sering mabuk memiliki risiko lebih tinggi untuk bunuh diri dan mengalami gangguan kecemasan.
Kenapa bisa begitu? Ketika Anda minum miras terlalu banyak, fungsi zat kimia otak yang mengatur mood akan terganggu, sehingga muncul gejala depresi.

Kecanduan alkohol
Sering mengonsumsi miras hingga mabuk juga dapat menyebabkan kecanduan. Meskipun menyadari bahaya alkohol, orang yang kecanduan akan terus-menerus mengonsumsi minuman beralkohol dan sulit untuk berhenti. Pada akhirnya, kebiasaan tersebut akan berdampak pada kesehatan maupun kehidupan sosialnya.

Waspadai konsumsi minuman keras hingga mabuk. Jika Anda kecanduan alkohol dan sulit untuk menghentikannya, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Dokter dapat memberikan konseling dan pengobatan untuk membantu Anda lepas dari kecanduan alkohol serta dampak buruknya.

Gua bukan berarti sok bersih dalam hal ini sob, sekedar mengingatkan “sayangilah tubuh anda dengan menjaga kesehatan anda untuk tidak mengkonsumsi miras, semoga bermanfaat.