Malangnya Perempuan Beranak Satu Ini, Dipaksa Suaminya “Bongkar” Rumah Tetangga

Palembang, LamanQu.com – Mungkin tak pernah dibayangkan atau diimpikan semua perempuan, bisa dikatakan motif ekonomi ia harus menerima kemalangan. Fidia (19) kini tiap malam menahan dinginnya ubin di balik jeruji besi lantaran di paksa oleh suaminya berinisial BB untuk mencuri rumah tetangganya di Jalan Bukit Baru I, Lorong Bukit awang Kecamatan Ilir Barat I (IB I) Palembang.

Saat ungkap kasus di Mapolsek Ilir Barat I Palembang, Selasa (11/12) .Wanita yang mempunyai seorang anak ini mengaku jika dirinya hanyalah seorang pengangguran. Meski demikian, tak perna terbersit di pikirannya untuk melakukan tindak pidana pencurian. Namun, karena di paksa oleh suami sehingga dia menuruti kemauan suaminya yang bejat itu.

” saya tidak ada pekerjaan. Sebenarnya saya tidak mau mencuri. Suami saya yang memaksa, kalau saya tidak mau mengikutinya saya di pukuli,” ungkapnya.

Tak hanya itu, diutarakan Fidia, Sebelum melakukan aksi pencurian suaminya sudah mengintai selama dua hari. Karena rumah korban terlihat kosong sehingga mereka melancarkan aksinya.

“suami saya masuk kerumah korban, saya cuma berjaga-jaga diluar. Setelah suami saya keluar dari rumah korban. Dia sudah bawa sejumlah barang. Lalu suaimi saya langsung pulang mengambil motor sedangkan barang tadi dikasih sama saya. Saat itulah saya di ketahui oleh warga lalu dilaporkan ke polsek,” jelasnya.

Kapolsek IB I Kompol Masnoni didampingi kanit Reskrim Iptu Azwan mengutarakan, tersangka Fidia ditangkap karena telah melakukan pencurian di rumah Sri Permata (39) pada tanggal 28 Oktober lalu. Tapi karena ada yang melihat aksinya, sehingga pelaku Fidia dapat diringkus keesokan harinya (29/10) di rumahnya sendiri.

” tersangka kita amankan di rumahnya setelah sehari usai melakukan aksinya. Sedangkan suaminya berhasil melarikan diri,” Jelas Kapolsek

Tak hanya itu, menurut kapolsek, Suami Fidia merupakan residivis atas kasus 338 dan menjalani ponis selama 10 tahun. Selain mengamankan tersangka, petugas juga menyita barang bukti berupa dua buah celengan yang sudah kosong dan linggis.

” berdasarkan laporan, korban mengalami kerugian sekitar 17 juta. Karena pelaku telah mencuri barang yakni satu laptop, dua jam tangan, tiga unit speaker, satu cincin emas, dua buah celengan. Atas perbuatannya tersangka kita kenakan pasal 363 kuhp,” tegasnya. (ari)