Harnojoyo Utamakan Keselamatan Masyarakat, Jam Operasional Angkutan dan Barang Akan Dialihkan Malam Hari

Palembang, LamanQu.com — Dalam meminimalisir angka kecelakaan yang diakibatkan angkutan truk dan barang yang baru-baru ini marak terjadi.
Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, menggelar rapat bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Palembang dan pengusaha jasa angkut barang, bertempat rumah dinas Walikota Palembang, Jumat (28/9/18),

Suasana saat berlangsungnya rapat

Bagi orang nomor satu di Kota Palembang ini, keselamatan masyarakat adalah yang paling penting. Untuk itu akan dibuat aturan dalam bentuk peraturan walikota (perwali).

“Usaha ini untuk menjaga keselamatan. Percuma kita usaha jika tidak dapat dinikmati,” ulas Harnojoyo.

Namun masih terdapat perbedaan pendapat di antara pihak pihak terkait.

Harno menerangkan, akan dibentuk tim kecil untuk membahas penyempurnaan Peraturan Walikota (Perwali), termasuk perubahan jam operasional angkutan truk dan barang yang bermuatan besar.

Tim kecil ini akan membahas operasional angkutan dan barang, di mana Pemkot akan lebih condong untuk mengatur jam 6 pagi (06.00 WIB) waktu siang, sampai jam 6 malam (18.00 WIB) habis Maghrib, tidak ada kendaraan truk kontainer yang melintas.

“Jadi kendaraan truk kontainer yang selama ini melewati jalur dalam kota seperti Jalan Demang Lebar Daun, Jalan Jenderal Basuki Rahmat, akan kita alihkan pada malam hari. Artinya mereka boleh melintas dari jam 9 malam sampai jam 5 subuh,” ungkapnya.

Ke depan, Harno memastikan, apa yang akan tertuang dalam Perwali harus dilaksanakan. Akan dikenakan sanksi bagi kendaraan yang berani melintas pada jam-jam yang dilarang.

“Perwali ini akan kita segera sahkan. Paling lambat 2019 awal sudah dapat dilaksanakan dan kami juga akan berkoordinasi dengan pihak Satlantas Polrestabes Palembang terkait penerapan sanksi yang akan tertuang dalam Perwali,” tandasnya. (FN)