Dimana Dosanya Jika Bacaleg Mantan Napi Dan Daerah DPT Bermasalah Jadi Perhatian KPU Sumsel ?

Palembang, LamanQu.com -Sebagaimana diketahui di tahun 2019 kita akan mengadakan Pemilihan Umum (Pemilu) mulai dari memilih PRESIDEN, DPR RI, DPRD PROVINSI. DPRD Kabupaten/Kota. Seharusnya pihak KPU se-Sumsel  dapat melihat lebih detil lagi terhadap permasalahan fundamental dalam penyelenggaraan Pemilu akan datang, bukan hanya berpangku tangan menunggu yang pada last minute nya masalah bermunculan.

Di dalam tulisan ini ada 2 poin penting yang perlu diperhatikan oleh pihak KPU. Pertama, Bakal calon anggota DPR RI/ DPRD yang status nya nara pidana korupsi , nara pidana sexsual terhadap anak, nara pidana narkoba. Bagaimana keputusan dari KPU tarhadap nara pidana yang tercantum di atas apakah boleh mencalonkan atau tidak boleh mencalonkan sedangkan berkas dari Bacaleg sudah diterimah oleh pihak KPU tapi belum ada kejalasan secara utuh dari pihak KPU.

 

Kedua, Masalah Daftar pemilih tetap pemilihan umum 2019. Dimana penulis memperhatikan DPT yang ada di 17 kabupaten dan kota di Sumatera Selatan masih banyak ditemukan DAFTAR PEMILIH GANDA, KPU Sumsel harus memperbaiki hal tersebut dalam waktu yang secepat-cepat nya.

 

Salah satu kabupaten yang perlu di perhatikan khusus Musi Rawas Utara. Dimana dalam hal Daftar pemilih tetap jauh merosot dari DPT- DPT sebelum nya.

 

Salah satu contoh Kecamatan Rawas Ilir Daftar pemilih tetap 22, 593 sekarang timbul menjadi 21, 721 sebagai pemilih tetap untuk pemilihan umum tahun 2019. Dalam hal berkurang nya DPT tersebut perlu ditanggapi oleh pihak KPU Sumsel agar tidak terjadi suatu permasalahan di hari H 17 april 2019.

 

Penulis mengajak para masyarakat Sumatera Selatan menciptakan Demokrasi adil dan jujur untuk mewujudkan indonesia yang makmur dan sejahtera.

 

Penulis: BAHRUL ALWI, S.H

POLITISI WAJAH BARU