Faktor Ekonomi Dominasi Penyebab Perceraian, Di Bangil Statistiknya Menurun

Bangil-Pasuruan, LamanQu.com- Jumlah angka perceraian di Kabupaten Pasuruan yang masuk wilayah Hukum Pengadilan Agama (PA) Bangil terus turun setiap tahunnya. Kendati penurunannya cukup rendah, indikasi tren penurunan perceraian ada lantaran faktor masyarakat yang lebih sadar baik dari tanggung jawab ekonomi hingga pengetahuan akan adanya Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Dari data yang dimiliki PA Bangil 3 tahun terakhir, jumah gugatan istri memang masih mendominasi jumlah perceraian. Bahkan rata-rata bisa lebih dari lipat dua dari jumlah talak suami. Di tahun 2015 jumlah total perceraian yang diputus oleh PA Bangil mencapai 2.276 perceraian.

“Dari segi jumlah perceraian yang diputus memang ada tren penurunan. Dimana tahun 2015 ada 2.276 yang diputus. Di tahun 2016 turun menjadi 2.117 dan di tahun 2017 kembali turun menjadi hanya 1.955 perceraian,” terang Hadiyatullah, Wakil Panitera Pengadilan Agama (PA) Bangil.

Hadiyatullah menjelaskan bahwa untuk pengajuan cerai baik talak maupun gugat memang tidak bisa diprediksi. Ini lantaran tergantung kondisi sosial di masyarakat. Bahkan karena kondisional sangat tergantung dari permasalahan internal di rumah tangga.

Hadiyatullah menjelaskan, jumlah tersebut memang tidak bisa diprediksi. “Karena bisa naik ataupun turun. Namun dalam 3 tahun terakhir ini trennya memang terus menurun,” terangnya.

Dijelaskan Hadiyatullah, penurunan jumlah perceraian ini ada indikasi bahwa sudah banyak kesadaraan dari masyarakt terutama tanggung jawab ekonomi. Termasuk KDRT yang makin menurun sehingga permasalahan rumah tangga juga bisa ditekan.

Namun dia menjelaskan bahwa PA Bangil hanya bisa melakukan pendataan penyebab perceraian. Dari pendataannya, faktor ekonomi masih mendominasi permintaan bercerai terutama dari pihak istri. “Setelah itu faktor alasan kedua adalah adanya pihak ketiga terutama dengan makin majunya teknologi. Dan disusul tidak ada lagi keharmonisan yang menjadi alasan pasangan pengajuan cerai ke PA Bangil,” pungkasnya.