Timsel Bawaslu Palembang Dilaporkan, Ombudsman Akan Segera Cari Fakta

Reporter: Rahmat Septiawan | Editor: Arjeli SS

Palembang, LamanQu.com-Dugaan penyimpangan prosedur dalam seleksi komisioner membua  Panitia Seleksi Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Palembang dilaporkan ke OMBUDSMAN RI Perwakilan Sumatera Selatan (Sumsel) pada Kamis, (12/7).

Dolly Reza Pahlevi sebagai pelapor yang juga seorang calon anggota pada saat diwawancarai mengatakan bahwa ada kejanggalan yang terjadi bukan hanya saat pengumuman hasil seleksi yang tanpa diketahui peserta termasuk dirinya, melainkan pada saat sosialisasi yang dihadiri hanya 5 orang peserta saja dan itu diadakan di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda (STIHPADA) jalan Suka Bangun.

Bahkan dikatakannya bahwa semua persyaratan administrasi yang diminta oleh pihak panitia penyelenggara seleksi pun sudah terpenuhi dan dari 140 peserta yang lulus hanya 23 saja dan sistem seperti apakah yang dipakai oleh pihak panitia hingga mengatakan gagal kepada 113 lainnya yang padahal tanpa diadakannya tes seleksi dan telah memenuhi syarat administrasi, begitu pertanyaan dibenak Dolly.

“Masih banyak lagi kejanggalan dari pihak Pansel BAWASLU Kota Palembang seperti sempitnya waktu mulai dari sosialisasi hingga pendaftaran yang dalam tanggal 28 Juni hingga 4 Juli saja, sementara kan dari salah satu syarat administrasi ada surat keterangan tidak pernah dipidana dari pengadilan sementara ini saja butuh waktu 3 hari dan belum lagi syarat yang lainnya”. Pungkas Dolly

Menurut Dolly inilah alasan ia melaporkan pihak BAWASLU Kota Palembang kepada pihak yang berwenang yakni OMBUDSMAN perwakilan Sumsel karena baginya ini menyangkut sebuah keadilan yang harus ditegakkan dan tetap tranparansi dibutuhkan untuk kepentingan masyarakat yang terlebih bagi peserta yang tidak lulus padahal persyaratan administrasinya telah lengkap.

Ketua OMBUDSMAN RI Perwakilan Sumsel Muhammad Adrian Agustiansyah turut angkat bicara perihal masalah ini bahwa hal ini akan segera ditanggapinya.

” Pasti kami akan adakan tindakan penyelidikan dan dengan cepat menanggapi laporan ini dan akan sesegera mungkin memanggil pihak BAWASLU Kota Palembang”. Jelas Adrian.

Ketua OMBUDSMAN RI Perwakilan Sumsel Muhammad Adrian Agustiansyah saat memberikan tanggapan pada awak media

Dikatakan oleh Adrian bahwa pihak Ombusman telah menerimah laporan tentang  kejanggalan ini. Kami akan melakukan gerak cepat dan sesegerah mungkin kami akan memanggil para Pansel, minta klarifikasi prosedur dan SOP mereka. Serta kelayakan waktu yang diberikan oleh Pansel Bawaslu ini. Jika terbukti ada intrik yang dimainkan,  masalah ini akan kita bawa kejalur semestinya.