Ditangan Mahasiswa Unsri Limbah Durian Selamatkan Lingkungan

Repoter: Rahmat Septiawan | Editor: Arjeli Ss

Palembang, LamanQu.com -Ternyata kulit durian yang biasa dibuang dan menjadi pencemaran lingkungan rupanya bisa dimanfaatkan. Ditangan lima mahasiswa fakultas kedokteran jurusan pendidikan dokter Universitas Sriwijaya Palembang (Unsri) ini, kulit durian ternyata bisa dimanfaatkan menjadi karbon aktif untuk penyaring limbah.

Kelima mahasiswa Unsri semester dua ini adalah Haidar Ali, Kaima Ishmata Rianti, Muhammad Ihsan, Arini Jati dan Isiti Hasnah. Menurut mereka, awal terciptanya ide kreatif ini setelah kerap melihat tumpukan kulit durian yang sering kali dibuang dan menjadi limbah durian yang tidak termanfaatkan. padahal kota palembang adalah salah satu pasar konsumen durian terbesar di Sumatera. sehingga jumlah sampah kulit durian semakin meningkat. selain itu sebagian besar masyarakat belum dapat menikmati air bersih. air yang dikonsumsi dari sungai telah tercemar oleh limbah logam.

“ Ya kami sering melihat ada beberapa banyak tumpukkan kulit durian berada di Pasar Kuto Palembang, lantaran pasar kuto menjadi pemasok durian terbesar di Palembang,” ujar Haidar selaku ketua kelompok saat ditemui wartawan, Rabu (11/07/2018).

Dari situ, kelima mahasiswa unsri fakultas kedokteran jurusan pendidikan dokter unsri ini mencari tahu dan berdiskusi dengan kelompok dengan memanfaatkan kulit durian sebagai alternatif mengatasi pencemaran tersebut.

Tenyata kulit durian mengandung zat carboxymethylcellulose yang berpotensi menjadi karbon aktif. Karbon aktif memiliki banyak manfaat salah satunya sebagai adsorben (penyerap) limbah logam pada air.

Proses pengupasan kulit durian untuk di olah menjadi sordoku

“ Lalu kita mencetuskan produk sorkudu (adsorben kulit durian) sebagai solusi dari dua permasalahan tersebut,”katanya.

Mereka berharap, sorkudu tidak hanya menjadi solusi dari mengatasi pencemaran lingkungan, namun juga membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.” kita berharap demikian, semoga pemerintah bisa mendorong dan melihat hasil karya yang kreatif ini,”harapnya.

kegiatan ini juga termasuk dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang kewirausahaan yang difasilitasi oleh kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristekdikti). Dilaksanakan dari bulan april hingga juli 2018.