Pemkot Palembang Miliki Alat Tera dan Tera Ulang

Palembang, LamanQu.com – Proses pengujian alat ukur merupakan bagian penting, namun nyatanya baru dua daerah saja di Sumatera Selatan yang melayani tera yaitu Palembang dan Lubuk Linggau, seperti yang diungkapkan oleh diungkapkan Plt. Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Selatan, Yustianus. Dimana layanan tera maupun tera ulang tersebut masuk dalam salah satu fungsi Unit Pelaksana Teknis (UPT) metrologi legal. Tera sendiri merupakan tanda uji pada alat ukur, sementara tera ulang adalah pengujian kembali secara berkala terhadap UTTP dan ukuran yang dipakai dalam perdagangan.

“Pengujian ini penting untuk memastikan akurasi setiap alat ukur, alat takar dan alat timbang. Terutama alat ukur yang digunakan untuk usaha. Seperti tarif taksi, iuran seperti air PDAM, dan takaran bahan bakar di SPBU,” ujarnya, Minggu (8/7/2018). Menurutnya, pengujian keakuratan tersebut penting dilakukan dan sesuai aturan minimal dilakukan satu tahun sekali. Hal ini sebagai salah satu bentuk pelayanan yang berfungsi untuk melindungi masyarakat.

Sementara itu, bagi kabupaten/kota lainya yang belum memiliki UPT serta alat tera tersebut saat ini harus bekerjasama dengan kedua daerah tersebut. “Meski demikian, baiknya juga daerah yang belum memiliki tersebut turut mengajukan ke Pemerintah Pusat untuk dapat dibantu fasilitas alat yang dibutuhkan untuk membentuk UPT Metrologi Legal tersebut,” tutupnya.

Ada sangsi bagi para pemilik alat ukur timbang, takar, dan perlengkapan yang tidak melakukan test tera secara berkesinambungan. Dan bagi pemilik yang lalai melakukannya ancaman hukuman 5 tahun penjara atau denda maksimum Dua Milyard rupiah, hal ini sesuai dengan Undang Undang No. 8 tahun 1998 tentang perlindungan konsumen. (RM)