Residivis Curat dan Curas Bersenpi Meregang Nyawa Ditangan Satreskrim Polresta Palembang

Reporter: Rahmat Septiawan : Editor: Arjeli SS

Palembang, LamanQu.com – Petualangan Jainuri (31) warga KH Azhari lorong Nurul Huda RT 08 RW 04,Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan Seberang Ulu II (SU II) Palembang, berakhir setelah timah panas petugas Unit Ranmor Satreskrim Polresta Palembang bersarang ditubuhnya, lantaran mencoba melawan petugas dengan mengunakan senjata api (senpi) saat hendak ditangkap dan nyawanya tidak bisa tertolong sehingga meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit,Minggu (1/7).

Kapolresta Palembang,Kombes Pol Wahyu Bintono HB SIk mengatakan,penangkapan pelaku bermula pihaknya mendapat laporan Polisi Nomor : LPB / 1869 / VIII / 2015 / Sumsel / Resta, tanggal 28 Agustus 2015 tentang Perkara Curas yang terjadi pada hari Jumat  tanggal 28 Agustus 2015.Dimana,sekitar pukul 22.00 wib dijalan Padma lorong Kebon RT 31 RW 06,Kelurahan 13 Ulu Kecamatan SU-II Kota Palembang.

“Dengan modus pelaku bersama temannya (DPO) langsung masuk kedalam rumah dan menodongkan senpi ke arah korban. Lalu mengambil barang-barang milik korban berupa 1 (satu) buah Laptop Acer warna Silver dan 1 (satu) buah Handphone Merk samsung S5 warna putih,”ujarnya saat gelar perkara di RS Bhayangkara,Senin (2/7).

Dilanjutkan mantan Wadir Narkoba Polda Metro ini,selain itu pihaknya menerima laporan Polisi Nomor : LPB/ 1224 /VIII / 2015/Sumsel/Sek. IB.I tanggal 28 Agustus 2015 tentang perkara Curas di Indomaret Jl. Alamsyah Ratu Prawira Negara Kecamatan IB-I Kota Palembang.

“Modus pelaku berpura-pura belanja di Indomaret lalu langsung mengeluarkan dan menembak korban Kgs Ahmad Mustofa menggunakan senpi rakitan.Selanjutnya pelaku mengambil uang sebesar Rp. 7.400.000 dari mesin kasir Indomaret dan mengambil berbagai macam rokok sebanyak 24 (dua puluh empat) pack dengan total kerugian Rp.11.400.000,”jelasnya.

Untuk kronologis penangkapan kata Kapolresta,bermula dari petugas mendapat informasi pada hari Minggu 01 Juli 2018 sekira pukul 13.00 wib tentang keberadaan DPO Jainuri.Karena sudah sangat meresahkan sehubungan dengan aksi aksinya melakukan curas dengan menggunakan senpi.

“Akhirnya anggota kita dari Unit Ranmor langsung melakulan penyelidikan dan berhasil mengamankan tersangka di daerah Muba.Karena melawan dengan mengunakan senjata api akhirnya petugas  mengambil tindakan tegas dan terukur.

Selanjutnya Tersangka dilarikan ke RS namun setelah tiba di Rumah Sakit baru diketahui tersangka telah meninggal dunia.Untuk barang bukti dari tersangka kita mengamankan 1 (satu) pucuk senjata api rakitan jenis Revolver. 5 (lima) butir Peluru atau amunisi yang terdiri 1 butir selonsong yang telah ditembakan dan 4 (empat) butir amunisi yg
masih utuh.Serta 1 (satu) bilah senjata tajam.Untuk catatan tersangka Jainuri merupakan Residivis.ke-1. Pada tahun 2001 perkara  pembunuhan di Lampung.

Ke-2. Tahun 2012 di Tahan di LP Pakjo perkara pencurian dengan pemberatan.

Ke-3. Tahun 2013 ditahan di Lampung perkara pencurian dengan pemberatan,”tukasnya.